Prabowo Pastikan Tetap Kendalikan Kabinet Meski Kunker ke Luar Negeri, Minta Anak Buahnya Telepon

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Jum'at, 08 November 2024 | 09:32 WIB
Prabowo Pastikan Tetap Kendalikan Kabinet Meski Kunker ke Luar Negeri, Minta Anak Buahnya Telepon
Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari tujuh duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) negara-negara sahabat. (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden).

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan mengunjungi beberapa negara untuk kunjungan kenegaraan mulai besok Jumat (8/11/24).

Sebelum keberangkatannya ke luar negeri untuk beberapa hari, Prabowo menggelar rapat kabinet Rabu (6/11/24) di Kantor Presiden.

Prabowo membuka sidang kabinet paripurna tersebut dengan menjelaskan agenda-agenda yang akan dilaluinya di beberapa negara tetangga.

“Berkenaan dengan rencana saya untuk melakukan kunjungan kerja ke beberapa negara, antara lain menghadiri KTT APEC di Peru, G20 di Brazil, dan juga undangan kunjungan kenegaraan ke Pemerintah Tiongkok, kunjungan kehormatan ke Amerika Serikat, dan kunjungan kerja ke Inggris untuk menjumpai PM Inggris,” ujar Prabowo, dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (7/11/24).

“Ada undangan juga untuk KTT G7, Suatu kehormatan juga Indonesia dianggap pantas untuk diundang ke G7. Hal ini tidak bisa saya hindari,” tambahnya.

Prabowo mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan orang-orang penting tersebut tidak bisa dihindari lantaran berkaitan dengan ekonomi yang penting bagi Indonesia.

Meski demikian, Prabowo menghimbau agar para menterinya tidak bingung Ketika ditinggal tugas beberapa hari.

Ia tetap bersedia untuk dihubungi hingga diajak berdiskusi melalui telepon maupun Video Conferencing.

“Selama saya sedang berada di luar negeri, tetapi saya kira dengan teknologi sekarang ada Vicon dan sebagainya,” ucapnya.

“Jadi hal-hal yang saya anggap penting kita bisa melaksanakan suatu pertemuan melalui Video Conferencing,” tambahnya

Prabowo mengatakan bahwa dirinya tidak menutup diri dan siap dihubungi kapan saja ketika dibutuhkan dalam masalah apapun.

“Dan saya juga menyampaikan kepada saudara-saudara, jangan ragu-ragu kalau ada masalah apapun, walaupun saudara sudah sampaikan ke Menko, tapi saudara masih ingin suatu kejelasan dari saya, jangan ragu-ragu untuk menghubungi saya,” katanya.

“Jangan ragu-ragu untuk telepon saya, saya terbuka, saudara-saudara boleh telepon saya langsung ya,” tandasnya

Namun, diakhir kalimatnya Prabowo mengatakan bahwa hal-hal yang rawan tidak perlu dibicarakan melalui telepon, mengingat berbahaya jika ada yang mendengarnya.

“Silahkan gunakan teknologi, tetapi tentunya hal-hal yang rawan tidak perlu lewat telepon,” sebutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Niatus Sholihah? Ditawari Raffi Ahmad Jadi Staf Utusan Khusus Presiden usai Lulus

Siapa Niatus Sholihah? Ditawari Raffi Ahmad Jadi Staf Utusan Khusus Presiden usai Lulus

Lifestyle | Jum'at, 08 November 2024 | 06:45 WIB

Presiden Terpilih AS, Donald Trump Segera Temui Joe Biden

Presiden Terpilih AS, Donald Trump Segera Temui Joe Biden

News | Kamis, 07 November 2024 | 22:43 WIB

Akhir Ramalan The Simpsons? Kemenangan Donald Trump Gugurkan Prediksi Kamala Harris Jadi Presiden

Akhir Ramalan The Simpsons? Kemenangan Donald Trump Gugurkan Prediksi Kamala Harris Jadi Presiden

News | Jum'at, 08 November 2024 | 04:30 WIB

Terkini

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng NU, Bidik Perlindungan Pekerja Informal Skala Nasional

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:52 WIB

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:13 WIB

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel

News | Sabtu, 25 April 2026 | 13:05 WIB

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 25 April 2026 | 12:03 WIB

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:53 WIB

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:43 WIB

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:33 WIB

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:18 WIB

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:04 WIB

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi

News | Sabtu, 25 April 2026 | 11:00 WIB