Gebrakan Trump! Gandeng Elon Musk dan Vivek Ramaswamy Reformasi Birokrasi AS

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Rabu, 13 November 2024 | 11:05 WIB
Gebrakan Trump! Gandeng Elon Musk dan Vivek Ramaswamy  Reformasi Birokrasi AS
Donald Trump dan Elon Musk (instagram)

Suara.com - Presiden terpilih AS Donald Trump mengumumkan bahwa Elon Musk akan memimpin 'Departemen Efisiensi Pemerintah' - sebuah posisi yang disinggung Trump selama masa kampanyenya. Musk akan mengepalai departemen tersebut bersama pengusaha India-Amerika Vivek Ramaswamy.

"Bersama-sama, kedua warga Amerika yang luar biasa ini akan membuka jalan bagi Pemerintahan saya untuk membongkar Birokrasi Pemerintah, memangkas peraturan yang berlebihan, memangkas pengeluaran yang boros, dan merestrukturisasi Badan-Badan Federal - yang Penting bagi Gerakan 'Selamatkan Amerika'," kata Trump dalam sebuah pernyataan.

"Saya berharap Elon dan Vivek membuat perubahan pada Birokrasi Federal dengan memperhatikan efisiensi dan, pada saat yang sama, membuat kehidupan lebih baik bagi semua warga Amerika," tambahnya.

Menurut Trump, mereka akan mengusir "pemborosan dan penipuan besar-besaran" dari pemerintah.

Donald Trump memenangkan pemilihan presiden minggu lalu, mengalahkan saingan Demokrat Kamala Harris dengan 69 suara elektoral.

Selama pidato kemenangannya, Trump memuji Musk dan menggambarkannya sebagai "pria yang luar biasa dan sangat jenius". Ia juga menyebutkan bahwa miliarder itu menghabiskan dua minggu di Philadelphia dan Pennsylvania untuk berkampanye bersamanya.

"Kami memiliki bintang baru, seorang bintang telah lahir: Elon. Ia pria yang luar biasa. Kami duduk bersama malam ini. Anda tahu, ia menghabiskan dua minggu di Philadelphia, di berbagai bagian Pennsylvania, untuk berkampanye," kata Trump kepada para pendukungnya.

Musk, yang telah menjadi pendukung setia Trump, merupakan bagian penting dari kampanye Presiden Partai Republik. CEO Tesla itu menyumbangkan lebih dari 100 juta dolar untuk pertempuran pemilihan ulang Trump dan berkampanye secara agresif menggunakan platform media sosialnya X (sebelumnya Twitter).

Pada tanggal 9 November, Trump semakin memperjelas bahwa Musk akan menjadi bagian dari pemerintahannya setelah ia dilaporkan memintanya untuk bergabung dalam panggilan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Baca Juga: Israel Gagal Penuhi Tuntutan AS Terkait Akses Kemanusiaan di Gaza, Apa yang Akan Terjadi?

Menurut seorang pejabat Ukraina, Zelensky berterima kasih kepada Musk atas Starlinks dan mereka berbicara sebentar, namun, percakapan utamanya adalah dengan Trump, lapor kantor berita AFP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI