Serangan Udara Rusia dan Suriah Guncang Aleppo, Puluhan Warga Sipil Tewas Selama Dikuasi Pemberontak

Bella | Suara.com

Senin, 02 Desember 2024 | 15:01 WIB
Serangan Udara Rusia dan Suriah Guncang Aleppo, Puluhan Warga Sipil Tewas Selama Dikuasi Pemberontak
Kota Aleppo, Suriah, sebelum dilanda peperangan. [shutterstock]

Suara.com - Pesawat tempur Rusia dan Suriah telah melancarkan serangan udara yang mengguncang wilayah Aleppo, Suriah, setelah kelompok pemberontak yang dipimpin oleh kelompok jihadis Hayat Tahrir al-Sham (HTS) merebut sebagian besar kota tersebut dalam serangan mendadak pada Sabtu lalu. Kelompok pemberontak ini juga mengklaim telah memasuki kota Hama setelah mengambil alih wilayah di Aleppo.

Serangan udara yang menghantam pintu gerbang Rumah Sakit Universitas Aleppo menewaskan sedikitnya 12 warga sipil dan melukai 23 lainnya, menurut laporan dari Suriah Civil Defence atau yang lebih dikenal dengan nama White Helmets. Meskipun demikian, pihak militer Suriah dan Rusia membantah tuduhan serangan terhadap warga sipil dan mengklaim bahwa serangan tersebut ditujukan untuk menghancurkan tempat persembunyian pemberontak.

"Pesawat tempur ada di mana-mana, menyerang segala sesuatu," kata seorang relawan White Helmets yang menyaksikan langsung serangan tersebut.

Situasi semakin kompleks dengan penderitaan warga sipil yang sudah berlangsung sejak 2011, dan kini kekerasan baru kembali mengguncang.

Militer Suriah juga dilaporkan telah mengerahkan pasukan dengan peluncur roket untuk menghadapi pemberontak yang semakin maju.

Keberhasilan pemberontak merebut sebagian besar Aleppo dalam waktu singkat mengejutkan banyak pihak, termasuk sekutu Suriah, Rusia. Hal ini memunculkan pertanyaan besar tentang kesiapan pasukan pemerintah Suriah yang selama ini dianggap cukup kuat.

Sejak serangan dimulai pada hari Rabu, pemberontak yang didukung oleh Turki berhasil memasuki Aleppo dua hari kemudian. Sampai saat ini, lebih dari 327 orang, termasuk 44 warga sipil, dilaporkan tewas, sementara ribuan orang lainnya terpaksa mengungsi.

Serangan udara Rusia juga telah meluas ke provinsi Idlib, yang kini menjadi wilayah yang sangat terpengaruh oleh konflik. Di sana, kendaraan terbakar dan puing-puing memenuhi jalan-jalan kota.

Pihak militer Rusia mengklaim telah membunuh sekitar 300 pemberontak selama serangan ini, dengan target utama seperti markas pemberontak, gudang senjata, dan pos-pos komando.

Namun, meski serangan ini merupakan serangan pemberontak terbesar dalam beberapa tahun terakhir, situasi di Suriah tetap sangat tidak pasti. Perang saudara yang telah berlangsung lebih dari satu dekade ini menewaskan ratusan ribu orang dan membuat jutaan lainnya mengungsi.

Hingga kini, upaya untuk mencapai kesepakatan damai dan menghentikan kekerasan tampaknya masih jauh dari kenyataan.

Dalam pernyataannya, pemerintah Suriah menegaskan bahwa mereka akan terus mempertahankan stabilitas dan integritas teritorial negara, dengan berjanji untuk mengalahkan "teroris dan pendukung mereka". Meski begitu, situasi di lapangan menunjukkan bahwa pertempuran ini semakin melibatkan banyak pihak dengan kepentingan yang saling bertentangan.

Sementara itu, banyak pihak internasional, termasuk Amerika Serikat, mengungkapkan keprihatinan terkait kekerasan yang melibatkan warga sipil dan mendesak adanya de-eskalasi serta perlindungan terhadap kelompok minoritas yang terancam dalam konflik ini. Namun, hingga kini, tidak ada langkah signifikan yang dapat memastikan akhir dari perang yang telah berlangsung selama lebih dari sepuluh tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Pecat Jenderal Suriah Setelah Pemberontak Rebut Aleppo

Rusia Pecat Jenderal Suriah Setelah Pemberontak Rebut Aleppo

News | Senin, 02 Desember 2024 | 14:47 WIB

Perang Suriah Memanas: Pemberontak Lancarkan Serangan Kilat, Kuasai Aleppo!

Perang Suriah Memanas: Pemberontak Lancarkan Serangan Kilat, Kuasai Aleppo!

News | Senin, 02 Desember 2024 | 12:52 WIB

Kekacauan Aleppo: Pemberontak Rayakan Kemenangan, Rusia Bombardir dari Udara

Kekacauan Aleppo: Pemberontak Rayakan Kemenangan, Rusia Bombardir dari Udara

News | Sabtu, 30 November 2024 | 21:09 WIB

Dari Idlib ke Aleppo, Kebangkitan Pemberontak Suriah dan Ancaman bagi Rezim Assad

Dari Idlib ke Aleppo, Kebangkitan Pemberontak Suriah dan Ancaman bagi Rezim Assad

News | Minggu, 01 Desember 2024 | 04:15 WIB

Hoax Teroris Kuasai Aleppo: Dubes Iran Sebut 'Tentara Siber' Biang Keladi

Hoax Teroris Kuasai Aleppo: Dubes Iran Sebut 'Tentara Siber' Biang Keladi

News | Sabtu, 30 November 2024 | 15:37 WIB

Putin Khawatirkan Keselamatan Trump, Sebut Kampanye Pilpres AS Menjijikkan

Putin Khawatirkan Keselamatan Trump, Sebut Kampanye Pilpres AS Menjijikkan

News | Jum'at, 29 November 2024 | 09:58 WIB

Jenderal Iran Tewas di Suriah, Teheran Tuding Israel dan AS Dalang Serangan

Jenderal Iran Tewas di Suriah, Teheran Tuding Israel dan AS Dalang Serangan

News | Jum'at, 29 November 2024 | 09:38 WIB

Suriah Bergejolak Lagi: 200 Nyawa Melayang dalam Pertempuran Sengit, Jalan Raya Damaskus-Aleppo Jatuh ke Tangan Jihadis

Suriah Bergejolak Lagi: 200 Nyawa Melayang dalam Pertempuran Sengit, Jalan Raya Damaskus-Aleppo Jatuh ke Tangan Jihadis

News | Jum'at, 29 November 2024 | 09:10 WIB

Ingin Selesaikan Konflik Rusia-Ukraina, Donald Trump Tunjuk Jenderal Keith Kellogg

Ingin Selesaikan Konflik Rusia-Ukraina, Donald Trump Tunjuk Jenderal Keith Kellogg

News | Jum'at, 29 November 2024 | 02:01 WIB

Rusia Uji Coba Rudal Oreshnik, Presiden Ukraina Ketar-ketir

Rusia Uji Coba Rudal Oreshnik, Presiden Ukraina Ketar-ketir

News | Kamis, 28 November 2024 | 18:27 WIB

Terkini

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB

Jaksa Ungkap Total Uang yang Diterima Noel Ebenezer Mencapai Hampir Rp 4,5 Miliar

Jaksa Ungkap Total Uang yang Diterima Noel Ebenezer Mencapai Hampir Rp 4,5 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Sahroni: Tanggung Jawabnya Harus Setara Pangdam

Kapolda Metro Jaya Kini Bintang Tiga, Sahroni: Tanggung Jawabnya Harus Setara Pangdam

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:33 WIB

Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!

Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:29 WIB

Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga

Cerita Pemkot Jakarta Timur Redakan Tawuran Lewat Dialog dan Olahraga

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:18 WIB

Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya

Gercep Bangun Mobil Transparan Request Prabowo, Pindad: Tunggu Tanggal Mainya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:06 WIB