IKN Ditargetkan Beroperasional di Akhir 2024, Tapi Basuki Ungkap Kendala Ini

Chandra Iswinarno Suara.Com
Jum'at, 06 Desember 2024 | 09:20 WIB
IKN Ditargetkan Beroperasional di Akhir 2024, Tapi Basuki Ungkap Kendala Ini
Gambar dari udara ini menunjukkan Istana Kepresidenan Indonesia yang baru (tengah) di calon ibu kota Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (11/7/2024). [STRINGER / AFP]

Suara.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim) yang akan berfungsi sebagai pusat pemerintahan baru ditargetkan mulai beroperasional penuh pada akhir Desember 2024.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono saat menghadiri Kongres Persatuan Insinyur Indonesia (PII) XXIII di Yogyakarta, Kamis (5/12/2024).

"Perkantoran harus sudah siap Desember ini, dan insyaAllah semuanya akan rampung," ujar Basuki seperti dikutip Antara.

Dalam kesempatan itu, Basuki membeberkan bahwa kantor kementerian koordinator (kemenko) yang mencakup 16 tower akan selesai dibangun.

Tak hanya itu, 47 tower hunian untuk mendukung aktivitas di IKN juga ditargetkan siap ditempati.

Selain gedung perkantoran dan hunian, Basuki menjelaskan bahwa berbagai fasilitas pendukung ekosistem kehidupan di IKN, seperti restoran, kafe, laundry, hingga tempat potong rambut, telah dipersiapkan.

"Semua kebutuhan dasar masyarakat di sana sudah kami siapkan, termasuk kafe, barbershop, hingga laundry," ujarnya.

Namun, ia mengungkapkan ada persoalan teknis di IKN, yakni tanah clay shale yang memiliki daya dukung rendah.

Sementara ini, pihaknya telah melakukan penanganan khusus agar kawasan tersebut tetap fungsional.

Baca Juga: IKN Bakal Mangkrak Buntut Prabowo Stop Anggaran Infrastruktur Baru? Rocky: Pukulan Bagi Jokowi

"Di beberapa area dengan kondisi tanah seperti ini, kami memanfaatkan lokasi tersebut untuk konservasi sumber daya air. Saat ini, 60 embung telah dibangun untuk mengelola air limpasan atau run-off," jelasnya.

Secara umum, Basuki menekankan bahwa pembangunan IKN tak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga aspek nonfisik yang meliputi penataan kawasan Sepaku dengan pendekatan sosial dan rekayasa masyarakat (socio-engineering).

"Pembangunan ini bukan sekadar 'engineering', tetapi juga harus mempertimbangkan dinamika masyarakat setempat. Peran PII sangat penting dalam hal ini," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI