Merasa Tidak Dianggap, Putra Pendiri NU di Sulsel Mundur dari Mustasyar PBNU

Chandra Iswinarno

Selasa, 10 Desember 2024 | 20:11 WIB
Merasa Tidak Dianggap, Putra Pendiri NU di Sulsel Mundur dari Mustasyar PBNU
Anre Gurutta Haji (AGH) As-Syekh Sayyid Habib Abdul Rahim Assegaf Puang Makka. [Antara]

Suara.com - Anre Gurutta Haji (AGH) As-Syekh Sayyid Habib Abdul Rahim Assegaf Puang Makka menyatakan pengunduran diri sebagai Mustasyar atau Penasehat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pengunduran diri tersebut disampaikannya di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Selasa (10/12/2024).

Dalam pernyataannya, ia menyampaikan sejumlah alasan yang membuatnya mundur dari jajaran struktur PBNU.

"Saya berpikir bahwa keberadaan saya selaku Mustasyar PBNU tidak terlalu penting bagi Pengurus PBNU," ujar putra pendiri NU di Sulsel ini mengutip Antara.

Ketika ditanya hal tersebut lantaran kekecewaan tidak mendapat perhatian dari Pengurus PBNU sejak dilantik menjadi Mustasyar, ia menyampaikan ada hal lain yang membuatnya memutuskan untuk mundur.

"Saya beranggapan bahwa sebaiknya saya fokus membina, mengayomi jamaah saya di Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf al-Makassari dan fokus pada pembinaan pesantren serta melayani umat secara personal," paparnya.

Puang Makka, sapaan Habib Abdul Rahim Assegaf, melanjutkan dengan permintaan maaf bila amanah yang diserahkan kepadanya tidak dilaksanakan dengan baik.

"Saya berharap kepada semua pihak untuk dapat menjaga harapan para ulama pendahulu kita terkhusus kepada para Muassis NU," ucapnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan pesan Abahnya, sebagai salah seorang Muassis atau Pendiri NU di Sulsel, yang menyebutkan bahwa NU dibangun oleh para ulama maka lanjutkan perjuangan mereka dan jangan kecewakan mereka.

"Kita selaku anak Nahdliyin hendaknya menjaga dan melanjutkan dakwah, cita-cita perjuangan para pendahulu kita tanpa harus berada di jajaran pengurus," tuturnya menekankan.

baca juga

Lebih lanjut, ia berharap meski telah mundur dan telah menyampaikan surat secara tertulis ke pengurus PBNU di Jakarta, silaturahmi tetap berjalan dan tetap mengabdikan diri dan pikiran terhadap NU dan tidak akan meninggalkan NU.

Sementara itu, Manajemen RAS Center, Kurniawan menjelaskan lebih jauh alasan Puang Makka mundur, yakni lantaran kesehatan. Tim dokter juga meminta Puang Makka banyak istirahat karena hasil diagnosa ditemukan empedu dan batu ginjal.

"Ini dari hasil keputusan keluarga, karena Abah sering bolak balik ke Jakarta berobat. Saran dokter harus banyak istirahat. Sebab, saya kenal betul karakter Abah, biasanya hanya tidur dua jam saat malam, lalu bangun tengah malam mengurus dan menemui tamu sampai subuh," ujar Kurniawan yang juga putra Puang Makka.

"Kedua, selama di organisasi banyak jamaah datang dari jauh untuk bertemu, tapi tidak sempat bertemu, sehingga sudah tepat Abah bisa fokus istirahat dan mengurus jamaah serta pondok pesantrennya," tambahnya.

Sebelumnya, Puang Makka menyampaikan sejumlah alasan yang disampaikan Kurniawan terkait pengunduran diri tersebut, berikut beberapa poinnya:

Pertama, sebagai orang yang diamanahkan selaku Mustasyar, saya mohon maaf, karena saya tidak pernah menghadiri pertemuan-pertemuan yang dilaksanakan di tingkat PB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBNU soal Sertifikasi Juru Dakwah: Wacana Lama Sudah Dilaksanakan, Tinggal Didukung Pemerintah

PBNU soal Sertifikasi Juru Dakwah: Wacana Lama Sudah Dilaksanakan, Tinggal Didukung Pemerintah

News | Sabtu, 07 Desember 2024 | 00:05 WIB

PBNU Beri Catatan Soal Gerakan Boikot Produk Israel: Harus Cerdas

PBNU Beri Catatan Soal Gerakan Boikot Produk Israel: Harus Cerdas

News | Selasa, 03 Desember 2024 | 15:18 WIB

Desakan Muktamar Luar Biasa NU Menguat, Kader Kritik Keras Kepemimpinan Gus Yahya

Desakan Muktamar Luar Biasa NU Menguat, Kader Kritik Keras Kepemimpinan Gus Yahya

News | Minggu, 01 Desember 2024 | 16:39 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×