Terguling di Suriah, Bashar al-Assad Kabur ke Rusia Saat Damaskus Direbut Pasukan Pemberontak

Andi Ahmad S

Senin, 16 Desember 2024 | 18:11 WIB
Terguling di Suriah, Bashar al-Assad Kabur ke Rusia Saat Damaskus Direbut Pasukan Pemberontak
Presiden Suriah Bashar al-Assad. (AFP)

Suara.com - Mungkin banyak yang belum tahu tergulingnya rezim Bashar al-Assad sebagai Presiden Suriah yang kabur ke Rusia ketika Damaskus direbut pasukan pemberontak pada Minggu lalu (8/12).

Bashar al-Assad tidak menceritakan rencananya kepada siapa pun, tahu-tahu dia sudah terbang ke Rusia meninggalkan para pejabat dan kerabatnya di Suriah.

Kesaksian ini disampaikan oleh puluhan orang yang mengetahui detik-detik terakhir keberadaan Assad di Suriah kepada Reuters. Seluruh saksi yang berbicara kepada Reuters ingin agar namanya mereka dirahasiakan.

Menurut beberapa saksi, beberapa jam sebelum kabur ke Moskow, Assad pada Sabtu (7/12) mengatakan kepada sekitar 30 petinggi militer dan keamanan di kementerian pertahanan di Damaskus bahwa Rusia akan segera memberikan bantuan militer.
Dia meminta pasukan darat Suriah untuk bertahan sembari menunggu bantuan Rusia itu datang.

Kondisi ketika itu, pasukan pemberontak sudah menguasai kota-kota sekitar Damaskus dan semakin mendekat ke ibu kota.

Hadi al-Bahra, kepala kelompok oposisi Suriah di luar negeri, mengatakan bahwa Assad telah berbohong kepada para komandan militernya ketika itu.

"Dia mengatakan kepada para komandan dan pejabatnya setelah berkunjung ke Moskow bahwa bantuan militer akan datang," kata Bahra. "Dia membohongi mereka. Pesan yang diterima di Moskow justru negatif."

Rusia memang telah membantu Suriah dalam perang sipil yang telah berlangsung selama lebih dari 13 tahun di negara itu. Namun pemerintah Rusia telah mengatakan bahwa prioritas mereka saat ini adalah perang di Ukraina, bukan Suriah lagi.

Assad juga tidak memberitahukan rencananya kepada para staf sipil di pemerintahannya.

baca juga

Kepada kepala kantor kepresidenan, pada Sabtu pekan lalu Assad mengatakan akan langsung pulang ke kediamannya selepas dari kantor. Tapi bukannya pulang, berdasarkan pengakuan beberapa ajudan di lingkaran kepresidenan, Assad malah bertolak ke bandara.

Dia disebut terbang dari Damaskus ke pangkalan udara Hmeimim milik Rusia di kota Latakia, lalu dari situ berangkat ke Moskow. Istri dan ketiga anaknya telah tiba lebih dulu di Moskow, seperti yang disampaikan tiga mantan ajudan Assad.

Menurut sumber Reuters, pemerintah Rusia telah berkoordinasi dengan negara-negara tetangga Suriah agar pesawat yang ditumpangi Assad bisa terbang mulus tanpa diincar atau diserang.

Tidak hanya pejabatnya, rencana Assad untuk kabur juga tidak diketahui oleh kerabatnya, termasuk adiknya yang paling kecil, Maher, komandan pasukan elite Divisi Kendaraan Baja Ke-4. Menurut sumber Reuters, Maher juga kabur ke Rusia setelah sebelumnya menggunakan helikopter menuju Irak. [CNA].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru

Suriah Pasca-Assad: Negara Asing Berlomba Jalin Hubungan dengan Penguasa Baru

News | Senin, 16 Desember 2024 | 10:21 WIB

Rezim Bashar al-Assad Terguling, Israel Mulai Duduki Tiga Desa di Suriah

Rezim Bashar al-Assad Terguling, Israel Mulai Duduki Tiga Desa di Suriah

News | Senin, 16 Desember 2024 | 01:35 WIB

Yoon Suk Yeol Abaikan Panggilan Tim Jaksa Korea Selatan

Yoon Suk Yeol Abaikan Panggilan Tim Jaksa Korea Selatan

News | Senin, 16 Desember 2024 | 00:45 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

×