Pakar Tak Setuju Wacana Pilkada Lewat DPRD: Kalau Ada Tikus di Lumbung, Jangan Padinya Dibakar

Bangun Santoso

Kamis, 19 Desember 2024 | 17:34 WIB
Pakar Tak Setuju Wacana Pilkada Lewat DPRD: Kalau Ada Tikus di Lumbung, Jangan Padinya Dibakar
Ilustrasi Pilkada lewat DPRD. [Ist]

Suara.com - Pakar politik Nyarwi Ahmad menanggapi wacana yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto terkait kemungkinan mengembalikan Pilkada ke sistem pemilihan oleh DPRD. Baginya, mekanisme pemilihan langsung adalah bentuk demokrasi terbaik di Indonesia.

Hal itu ia sampaikan dalam diskusinya bersama Rio Prayogo, Arie Putra dan Budi Adiputri dalam video yang diunggah di akun Youtube Total Politik pada Rabu (18/12/2024).

"Pasal 18 ayat 4 konstitusi kita menyebutkan kepala daerah dipilih secara demokratis. Mekanisme demokratis itu seperti apa? Salah satunya adalah Pilkada langsung," kata Nyarwi.

Ia menyebutkan bahwa pemilihan langsung memberikan kompetisi yang demokratis dibandingkan pemilihan oleh segelintir elite.

"Kalau ini hanya ada di DPRD, berarti kan terjadi reduksi. Pemilihan oleh segelintir elite malah tidak lebih demokratis," katanya.

Nyarwi juga menekankan bahwa masalah politik uang atau high cost dalam Pilkada tidak seharusnya menjadi alasan untuk membatasi demokrasi.

"Butuh semangat kolektif dari elite untuk mereduksi cost (biaya) yang merusak demokrasi. Bukan kemudian membakar lumbungnya. Kalau di lumbung ada tikus, bukan padinya yang dibakar, tapi masalahnya yang merusak," kata dia.

Menyinggung persoalan isu money politic dalam Pilkada, Nyarwi Ahmad mengatakan, fenomena ini tidak terlepas dari budaya yang diwariskan sejak lama, seperti tradisi "botoh" di Jawa.

Botoh adalah istilah untuk orang yang mengumpulkan massa dan sering kali menjadi aktor penting dalam keberhasilan kampanye calon kepala daerah.

baca juga

"Bahkan kemarin di beberapa Pilkada, saya lihat banyak calon yang lebih percaya botoh daripada lembaga survei," ungkap Nyarwi.

Ia menambahkan, bahwa transformasi budaya seperti botoh ke tingkat Pilkada dan Pileg menunjukkan bahwa money politic masih menjadi tantangan besar dalam demokrasi Indonesia.
"Proses transformasi budaya Pilkades masuk ke gelanggang pemilu yang lebih besar, seperti Pilkada dan Pileg, bahkan sampai Pilpres. Ini yang harus kita atasi," katanya.

Nyarwi kemudian menekankan, demokrasi tidak boleh tercemar oleh praktik-praktik seperti ini.
"Masalahnya bukan Pilkada yang brutal, tapi budaya politik yang merusak. Sebaiknya yang dirusak itu budaya money politics-nya, bukan sistem demokrasi langsungnya," tambah dia. (Kayla Nathaniel)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Konsultan Jadi Bupati Situbondo, Ini Rahasia Kemenangan Pilkada Ala Rio Prayogo

Dari Konsultan Jadi Bupati Situbondo, Ini Rahasia Kemenangan Pilkada Ala Rio Prayogo

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 17:07 WIB

Kaleidoskop 2024: Jungkir Balik Politik Jelang Pilkada, Aksi Peringatan Darurat Bikin Kaesang Gagal Jadi Cakada

Kaleidoskop 2024: Jungkir Balik Politik Jelang Pilkada, Aksi Peringatan Darurat Bikin Kaesang Gagal Jadi Cakada

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 15:35 WIB

Dukung Ide Prabowo, PKS Ungkit Kecurangan Pilkada: Politisasi Bansos hingga Cawe-cawe Aparat

Dukung Ide Prabowo, PKS Ungkit Kecurangan Pilkada: Politisasi Bansos hingga Cawe-cawe Aparat

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 13:43 WIB

Dari PSN Hingga Pilkada, Komnas HAM Ungkap Sederet Masalah HAM di Papua

Dari PSN Hingga Pilkada, Komnas HAM Ungkap Sederet Masalah HAM di Papua

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 09:49 WIB

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Menang Pilkada Papua Tengah, Pendukung MeGe Konvoi Keliling Kota Nabire

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:51 WIB

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Pasangan WAGI Tempati Posisi Kedua Pilkada Papua Tengah, Siap Tempuh Jalur Hukum ke MK

Kotak Suara | Rabu, 18 Desember 2024 | 20:27 WIB

Klaim Masih Kaji Usulan Prabowo soal Pilkada Dipilih DPRD, PKS: Semua Ada Plus-Minusnya

Klaim Masih Kaji Usulan Prabowo soal Pilkada Dipilih DPRD, PKS: Semua Ada Plus-Minusnya

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 14:42 WIB

Terkini

Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH

Misteri Kematian Mantan Istri Polisi di Medan, Propam Dalami Peran Brigadir IH

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Sidang Perdana Eks Menag Yaqut Digelar 11 Agustus, Termasuk Tiga Orang Lainnya

Sidang Perdana Eks Menag Yaqut Digelar 11 Agustus, Termasuk Tiga Orang Lainnya

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Serahkan Konsep PPHN, MPR Ungkap Keprihatinan Prabowo soal 'Demokrasi Mahal' dan Korupsi di Daerah

Serahkan Konsep PPHN, MPR Ungkap Keprihatinan Prabowo soal 'Demokrasi Mahal' dan Korupsi di Daerah

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya

Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya

Banten | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:53 WIB

Bukan Cuma Minyak, Pusat Data AI Jadi Sasaran Empuk Rudal Perang AS - Iran

Bukan Cuma Minyak, Pusat Data AI Jadi Sasaran Empuk Rudal Perang AS - Iran

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel

Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel

Banten | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:44 WIB

Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya

Sebut Jokowi Master yang Merusak, Anthony Budiawan: Dia 'Beli' Orang untuk Mendukungnya

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:43 WIB

Menemukan Cinta di Jalur Pendakian

Menemukan Cinta di Jalur Pendakian

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:41 WIB

Ekonom Senior Sebut Program Andalan Prabowo Jauh Panggang dari Api: Tak Ada Nilainya

Ekonom Senior Sebut Program Andalan Prabowo Jauh Panggang dari Api: Tak Ada Nilainya

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Promo BRImo di Pameran IKM Kemenperin, Jajan Skincare Langsung Dapat Diskon!

Promo BRImo di Pameran IKM Kemenperin, Jajan Skincare Langsung Dapat Diskon!

Bri | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:37 WIB

×