Perang Bayangan di Laut Merah, AS Serang Yaman, Houthi Balas Dendam

Andi Ahmad S | Suara.com

Minggu, 22 Desember 2024 | 17:32 WIB
Perang Bayangan di Laut Merah, AS Serang Yaman, Houthi Balas Dendam
Ilustrasi tentara Amerika Serikat. (AFP)

Suara.com - Situasi di Laut Merah saat ini tengah panas antara Amerika Serikat (AS) dengan Yaman-Houthi, apalagi baru-baru ini AS melakukan serangan udara ke wilayah aibu Kota Sana'a.

Serangan udara itu diluncurkan pada Sabtu (21/12/2024) malam oleh Pasukan Komando Pusat AS.

Bahkan kabar serangan AS ke Yaman itu dibenarkan Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan dilansir dari media Antara.

Pasukan Komando Pusat AS melakukan serangan udara presisi terhadap fasilitas penyimpanan rudal dan pusat komando dan kendali Houthi (Ansarullah) di Sana'a, menurut pernyataan CENTCOM.

Pernyataan tersebut berlanjut dengan mengemukakan bahwa serangan tersebut dilakukan dengan tujuan menghentikan dan mengurangi operasi terhadap kapal perang di Laut Merah.

CENTCOM juga menyatakan bahwa pasukan AS berhasil menembak jatuh beberapa pesawat nirawak dan rudal jelajah antikapal di atas Laut Merah selama operasi tersebut.

Sumber berita sebelumnya melaporkan ledakan hebat di beberapa wilayah Sana'a di tengah laporan yang saling bertentangan bahwa Israel telah melakukan serangan baru di kota tersebut.

IRNA mengutip beberapa laporan media yang menunjukkan pada Sabtu malam bahwa wilayah Atan di barat daya Sana'a menjadi sasaran pengeboman.

Menurut gerai media Yaman, pesawat tempur Zionis terlihat terbang di langit Sana'a. Namun, radio militer Israel mengeklaim bahwa serangan itu bukanlah ulah pemerintahnya.

Beberapa sumber juga mengatakan bahwa serangan itu bisa saja dilakukan oleh Amerika Serikat.

Sejauh ini, belum ada laporan yang dipublikasikan tentang target pasti dan tingkat kerusakan serta kemungkinan korban.

Seorang analis militer untuk saluran televisi Israel Kan sebelumnya mengatakan bahwa rezim Israel sedang mempersiapkan serangan lain terhadap Yaman.

Sebelumnya, media Israel melaporkan serangan rudal Yaman terhadap target militer di Jaffa (Tel Aviv) dan bunyi sirene peringatan di Tel Aviv, dengan layanan darurat mengumumkan 18 orang Zionis cedera. Pertahanan udara Israel tidak mampu melawan rudal hipersonik yang ditembakkan dari Yaman.

Surat kabar Zionis Ma'ariv menulis bahwa tentara Yaman telah menembakkan lebih dari 200 rudal dan lebih dari 170 pesawat nirawak ke target Israel sejak dimulainya perang rezim di Gaza pada Oktober 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sanaa Digempur dari Udara, Houthi Tuding AS dan Inggris Bertanggung Jawab

Sanaa Digempur dari Udara, Houthi Tuding AS dan Inggris Bertanggung Jawab

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 14:36 WIB

Negara Pertama Akui Kemerdekaan Indonesia, Prabowo: Bangsa Mesir Sangat Dekat di Hati Kami

Negara Pertama Akui Kemerdekaan Indonesia, Prabowo: Bangsa Mesir Sangat Dekat di Hati Kami

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 03:16 WIB

Tragedi Natal di Jerman: Ratusan Luka, Pelaku Dokter Sebar Pesan anti Islam

Tragedi Natal di Jerman: Ratusan Luka, Pelaku Dokter Sebar Pesan anti Islam

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 03:25 WIB

Terkini

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

BAIS TNI Terlibat Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Sukamta PKS: Usut Hingga ke Akar!

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:05 WIB

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

Donald Trump Ancam Keluar dari NATO, Politisi Republik: Bisa Hancurkan Partai Sendiri

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:54 WIB

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

Studi: 58 Persen Orang Lebih Utamakan Lingkungan daripada Pertumbuhan Ekonomi

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:35 WIB

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

Gratis! Jalur Fungsional Japek II Selatan Dibuka untuk Urai Kepadatan Arah Jakarta

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:32 WIB

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

AS Mulai Seret China dan Rusia di Perang Lawan Iran, Direktur CIA Ungkap Fakta Ini

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:27 WIB

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

Seberapa Berbahaya Teror Air Keras? Ini Dampak Mengerikan dan Risiko Permanennya

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:15 WIB

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

Api Lalap Satu Rumah di Cipinang Muara, 5 Orang Alami Luka Bakar

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:11 WIB

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

Ali Larijani Mati Syahid, Mojtaba Khamenei Kirim Pesan Menggetarkan buat Musuh-musuh Iran

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 12:06 WIB

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

Iran Eksekusi Mati Warga Swedia yang Dituduh Mata-mata Mossad

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 11:51 WIB