Gaza Kelaparan: Hanya 12 Truk Bantuan Berhasil Tembus Blokade Israel

Bella

Senin, 23 Desember 2024 | 20:35 WIB
Gaza Kelaparan: Hanya 12 Truk Bantuan Berhasil Tembus Blokade Israel
Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, pada Senin (7/10/2024) menggambarkan situasi di Gaza sebagai "terjun bebas ke dalam barbarisme," menyoroti kebutuhan mendesak akan diplomasi dan penghentian kekerasan. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - Dalam dua setengah bulan terakhir, hanya 12 truk yang berhasil mendistribusikan makanan dan air di Gaza Utara, menurut laporan Oxfam yang dirilis Minggu (23/12). Organisasi kemanusiaan tersebut menyoroti semakin parahnya situasi di wilayah yang terkepung, dengan menyebut adanya hambatan sistematis yang dilakukan militer Israel.

"Dari 34 truk makanan dan air yang diizinkan masuk ke Gaza Utara selama dua setengah bulan terakhir, hanya 12 yang benar-benar dapat mendistribusikan bantuan kepada warga Palestina yang kelaparan akibat keterlambatan dan hambatan sistematis dari militer Israel," ungkap Oxfam dalam pernyataannya.

Ancaman di Tempat Penampungan
Bahkan, dalam tiga kasus, sekolah-sekolah yang digunakan sebagai tempat penampungan dan menerima bantuan makanan serta air, dihancurkan beberapa jam setelah distribusi selesai. Situasi ini memperparah penderitaan ribuan warga yang sudah sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Israel yang telah memperketat kontrol terhadap masuknya bantuan sejak perang dimulai, menyalahkan organisasi kemanusiaan atas dugaan ketidakmampuan mereka menangani dan mendistribusikan bantuan dalam jumlah besar. Namun, laporan Human Rights Watch pada Kamis (21/12) menuduh adanya upaya sistematis oleh otoritas Israel untuk menghalangi akses air di Gaza, yang diduga telah menyebabkan ribuan kematian.

Konflik yang Berkepanjangan
Perang ini dipicu oleh serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan lebih dari 1.200 orang, sebagian besar warga sipil. Sejak itu, serangan balasan Israel telah merenggut lebih dari 45.000 nyawa di Gaza, mayoritas warga sipil, menurut data Kementerian Kesehatan Gaza yang diakui PBB.

Oxfam menyatakan, mereka dan organisasi kemanusiaan lainnya terus-menerus dicegah memberikan bantuan yang menyelamatkan nyawa sejak 6 Oktober, ketika serangan intensif Israel di Gaza dimulai.

Akses yang Terblokir
"Ribuan orang masih terjebak, tetapi dengan akses kemanusiaan yang terblokir, jumlah pasti tidak dapat diketahui," ungkap Oxfam. Pada awal Desember, organisasi kemanusiaan menerima panggilan dari warga rentan yang terperangkap di rumah dan tempat penampungan tanpa makanan dan air sama sekali.

Sebuah insiden pada November menunjukkan bagaimana militer Israel menghalangi distribusi bantuan. Sebelas truk yang membawa makanan ditahan di titik pemeriksaan militer di Jabalia, di mana sebagian makanan diambil oleh warga yang kelaparan. Setelah mendapat izin untuk melanjutkan perjalanan, truk-truk tersebut kembali dihentikan di pos pemeriksaan lain dan dipaksa membongkar muatan di zona militer yang tidak dapat diakses oleh warga.

Resolusi Internasional
Pada Kamis (21/12), Majelis Umum PBB dengan suara mayoritas besar menyetujui resolusi yang meminta Mahkamah Internasional (ICJ) menilai kewajiban Israel dalam memberikan bantuan kepada warga Palestina. Resolusi ini mencerminkan tekanan internasional untuk mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza yang terus memburuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keamanan Warga Semakin Terancam, Israel Bangun Pos Pemukiman di Area Kontrol Palestina

Keamanan Warga Semakin Terancam, Israel Bangun Pos Pemukiman di Area Kontrol Palestina

News | Senin, 23 Desember 2024 | 17:09 WIB

Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Lancarkan Serangan Baru ke Lebanon

Gencatan Senjata Dilanggar, Israel Lancarkan Serangan Baru ke Lebanon

News | Senin, 23 Desember 2024 | 16:36 WIB

Bansos Cuma Sesaat, Skill dan Pekerjaan Selamanya: Perlukah Ubah Prioritas?

Bansos Cuma Sesaat, Skill dan Pekerjaan Selamanya: Perlukah Ubah Prioritas?

Your Say | Senin, 23 Desember 2024 | 14:53 WIB

Agresi Udara Israel di Lebanon: Eskalasi Terbaru Pasca Gencatan Senjata?

Agresi Udara Israel di Lebanon: Eskalasi Terbaru Pasca Gencatan Senjata?

News | Senin, 23 Desember 2024 | 14:11 WIB

Habib Zaidan Yahya Terang-terangan Gunakan Produk Pro Israel, Publik: Jual Beli Agama

Habib Zaidan Yahya Terang-terangan Gunakan Produk Pro Israel, Publik: Jual Beli Agama

Tekno | Senin, 23 Desember 2024 | 09:34 WIB

Serangan Brutal Israel ke RS Gaza: Netanyahu Terancam Perintah Penangkapan

Serangan Brutal Israel ke RS Gaza: Netanyahu Terancam Perintah Penangkapan

News | Senin, 23 Desember 2024 | 08:52 WIB

F-18 Ditembak Jatuh, Yaman Kirim Pesan Keras ke AS dan Israel!

F-18 Ditembak Jatuh, Yaman Kirim Pesan Keras ke AS dan Israel!

News | Senin, 23 Desember 2024 | 07:43 WIB

Gaza Darurat: 17 Warga Palestina Tewas, Gencatan Senjata Masih Buntu

Gaza Darurat: 17 Warga Palestina Tewas, Gencatan Senjata Masih Buntu

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 21:25 WIB

Lebanon Mulai Pelucutan Senjata Faksi Palestina di Luar Kamp Pengungsi

Lebanon Mulai Pelucutan Senjata Faksi Palestina di Luar Kamp Pengungsi

News | Senin, 23 Desember 2024 | 03:35 WIB

Menlu Turki: Iran Hindari Perang Besar dengan Israel

Menlu Turki: Iran Hindari Perang Besar dengan Israel

News | Senin, 23 Desember 2024 | 02:10 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB