Kaleidoskop 2024: Transisi Mulus Jokowi-Prabowo Meski Sempat Diisukan Hubungan Retak

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Senin, 30 Desember 2024 | 11:10 WIB
Kaleidoskop 2024: Transisi Mulus Jokowi-Prabowo Meski Sempat Diisukan Hubungan Retak
Ilustrasai Jokowi dan Presiden Prabowo Subianto. [Suara.com/Ema]

“Tidak menggunakan fasilitas dalam jabatan, kecuali fasilitas pengamanan dan menjalani cuti diluar tanggungan negara,” kata Jokowi.

Jokowi minta masyarakat dan seluruh pihak untuk tidak membuat interpretasi yang berbeda terkait pernyataannya beberapa waktu yang lalu. Presiden menegaskan bahwa pernyataanya terkait Presiden boleh memihak adalah ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Sudah jelas semuanya kok, sekali lagi jangan ditarik ke mana-mana. Jangan diinterpretasikan ke mana-mana. Saya hanya menyampaikan ketentuan aturan perundang-undangan karena ditanya,” ucapnya.

Kendati menyatakan presiden boleh memihak dan berkampanye, Jokowi diketahui tidak pernah turun gunung untuk berkampanye baik untuk Prabowo maupun untuk calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka hingga pada hari pencoblosan 14 Febuari 2024.

  • Siapkan Proses Transisi

Pemerintah sudah ancang-ancang mempersiapkan proses transisi sejak Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak gugatan sengketa Pilpres yang diajukan kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, menyampaikan pemerintah segera menyiapkan dan mendukung proses transisi, menyusul putusan MK tersebut.

Ari berujar pemerintah mendukung penuh proses transisi kepada presiden dan wakil presiden terpilih.

"Pemerintah akan segera menyiapkan dan mendukung penuh proses transisi pemerintahan kepada presiden dan wakil presiden terpilih," kata Ari kepada wartawan, Senin (22/4/2024).

Menanggpi putusan MK, Jokowi menegaskan bahwa pemerintah menghormati putusan MK yang bersifat final dan mengikat.

baca juga

Menurut Jokowi putusan MK tersebut juga menegaskan apa yang selama ini dituduhkan kepada pemerintah tidak terbukti.

"Dan pertimbangan hukum dari putusan MK yang juga menyatakan bahwa tuduhan-tuduhan kepada pemerintah seperti kecurangan, intervensi aparat, kemudian apalagi? Politisasi bansos, kemudian mobilisasi aparat, ketidaknetralan kepala daerah telah dinyatakan tidak terbukti," kata Jokowi di Sulawesi Barat, Selasa (23/4/2024).

Jokowi sekaligus menegaskan bahwa ia dan jajaran pemerintahan bakal mendukung penuh proses transisi kepada presiden dan wakil presiden terpilih, menyusul putusan MK terkait sengketa Pilpres 2024.

"Dan pemerintah mendukung proses transisi dari pemerintahan sekarang ke nanti pemerintahan baru, akan kita siapkan karena sudah sekarang MK sudah, tinggal nanti penetapan oleh KPU besok ya. saya rasa itu," kata Jokowi.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerima presiden terpilih yang juga Menhan Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Jumat (5/4/2024). (foto dok. Prabowo)
Joko Widodo atau Jokowi saat menerima presiden terpilih yang juga Menhan Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Jumat (5/4/2024). (foto dok. Prabowo)
  • Tak Bentuk Tim Transisi

Jokowi mengatakan tidak membentuk tim transisi untuk menyiapkan proses pergantian pemerintahan di bawah Prabowo seiring Ketua Umum Partai Gerindra itu yang resmi ditetapkan sebagai presiden terpilih.

Meski tidak membentuk tim transisi, Jokowi memastikan proses transisi terus dilakukan agar presiden dan wakil presiden terpilih bisa langsung bekerja usai dilantik pada 20 Oktobwr 2024.

"Kita itu menyiapkan agar transisinya itu bisa berjalan mulus dan baik sehingga presiden dan wakil presiden terpilih bisa langsung bekerja setelah dilantik. Kalau itu juga diminta dari presiden dan wakil presiden terpilih," kata Jokowi ICE BSD, Tangerang, Rabu (24/4/2024).

Secara khusus, Jokowi memberikan pesan untuk Prabowo dan Gibran untuk mempersipakan diri dengan perencanaan-perencanaan yang sudah mereka kampanyekan.

  • Program Prabowo Masuk RAPBN 2025

Demi mendukung penuh proses transiai pemerintahan berjalan mulus, Jokowi memasukan program-program unggulan Prabowo di dalam RKP dan RAPBN 2025. Langkah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program presiden terpilih agar bisa segera dijalankan.

Dukungan penuh Jokowi terhadap transisi pemerintahan kepada Prabowo itu bukan tanpa sebab. Hal itu dilakukan untuk mengawal keberlanjutan pembangunan.

"Presiden Jokowi akan mendukung dan menyiapkan masuknya program-program unggulan presiden dan wakil presiden terpilih dalam RKP dan RAPBN 2025, termasuk yang bisa segera dieksekusi pasca 20 Oktober 2024, setelah presiden-wakil presiden terpilih dilantik," kata Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana kepada wartawan, Kamis (25/4/2024).

  • Isu Jokowi-Prabowo Retak

Isu tidak sedap sempat membayangi hubungan Jokowi dan Prabowo di tengah proses transisi pemerintahan yang tengah berjalan. Menanggapi gejolak tersebut, Staf Khusus Presiden, Juri Ardiantoro menilai isu keretakan di antara Jokowi dan Prabowo merupakan upaya adu domba yang sengaja dihembuskan pihak tidak bertanggung jawab.

Menurut Juri tujuan adu domba lewat isu keretakan Jokowi dan Prabowo dilakukan untuk menganggu jalannya keberlanjutan pemerintahan.

“Jika ada mengadu domba dengan nyata-nyata mengatakan hubungan Presiden Joko Widodo dan presiden terpilih saat ini retak adalah upaya menganggu agenda keberlanjutan pemerintahan,” kata Juri dalam keterangannya, Senin (26/8/2024).

Juri menyampaikan upaya adu domba dilakukan pihak-pihak dengan cara merangkai berbagai informasi dan peristiwa yang terjadi belakangan ini. Rangkaian informasi dan peristiwa diutak-atik sehingga memberikan kesan perostiwa tersebut saling terkait, kemudian disimpulkan dengan nada telah terjadi keretakan.

Bantah isu tersebut. Juri justru menegaskan bahwa Jokowi memberikan tempat dan kesempatan yang luas bagi presiden terpilih untuk memulai menyusun agenda-agenda strategis untuk menjalankan visi dan misinya demi keberlanjutan pemerintahan.

“Di mana letak keretakannya? Itulah yang menjadi menjadi pertanyaan Pak Prabowo. Presiden terpilih tegas menampik berbagai spekulasi, rumor bahkan upaya-upaya politik yang bertujuan mengadu domba dengan Presiden Joko Widodo,’ kata Juri.

Juri menegaskan upaya adu domba sudah usang dan masyarakat tidak suka. Ia lantas meminta agar upaya adu domba tersebut dihentikan.

Presiden terpilih Prabowo Subianto saat berkunjung ke kediaman Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (13/10/2024) siang. (tangkapan layar/Instagram)
Presiden terpilih Prabowo Subianto saat berkunjung ke kediaman Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Minggu (13/10/2024) siang. (tangkapan layar/Instagram)
  • Transisi Mulus, Tak Makan Waktu Lama

12 hari menjelang purnatugas sebagai kepala negara, Jokowi mengungkapkan perasaan senang lantaran proses transisi yang ia siapkan untuk pemerintahan berikutnya berjalan mulus, tidak membutuhkan waktu lama," kata dalam sambutannya di BNI Investor Daily Summit di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2024).

"Karena itu saya sangat senang sekali proses transisi kepemerintahan ini kita harapkan tinggal 12 hari berjalan baik dan berjalan mulus. Karena transisi ke pemerintahan berjalan baik dan mulus itu penting untuk menjaga optimisme kita semua, untuk menjaga stabilitas, baik itu politik maupun ekonomi," tutur Jokowi.

Jokowi membandingkan kala ia menjabat presiden pada periode pertama. Banyak waktu yang dibutuhkan untuk melakukam konsolidasi pada tahun pertama ia menjabat presiden. Jokowi merasa kehilangan waktu selama 1 tahun sampai 1,5 tahun untuk melakukan konsolidasi.

Konsolidasi tersebut berkaitan dengan transisi pemerintahan dari Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY kepada Jokowi pada 2014.

"Saya 2014 butuh waktu 1-1,5 tahun untuk mengkonsolidasi. Artinya 1 - 1,5 tahun waktu kita hilang," kata Jokowi.

  • Prabowo Sering Ikut Rapat di istana

Jokowi mengungkapkan bahwa Prabowo kerap hadir dalam setiap rapat terbatas maupun rapat paripurna di Istana. Kebiasaan Prabowo hadir di hampir semua rapat dilakukan usai dirinya resmi menjadi presiden terpilih.

Mulanya, Prabowo sebagai Menteri Pertahanan hanya hadir dalam ratas yang berkaitan dengan pembahasan pertahanan. Kekinian Prabowo hadir dalam pembahasan semua isu.

"Hampir di setiap rapat paripurna, rapat terbatas apapun topiknya Pak Prabowo selalu hadir. Kalau sebelumnya hanya untuk urusan pertahanan tapi setelah jadi presiden terpilih di semua rapat terbatas, rapat paripurna selalu hadir sehingga rencana-rencana untuk program unggulan yang akan dilaksanakan oleh presiden prabowo itu betul betul disiapkan dengan baik dengan menteri-menteir yang sekarang," kata Jokowi dalam sambutannya di BNI Investor Daily Summit di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2024).

Jokowi mengaku senang transisi pemerintahan dari dirinya kepada Prabowo berjalan baik. Ia merasa semua sudah dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi transisi pemerintahan.

"Yang saya senang sejak beliau terpilih sebagai presiden terpilih persiapan menuju ke pelantikan itu betul-betul secara rencana kerja, program, dan lain-lain transisinya berjalan dengan baik," kata Jokowi.

  • Rutin Bertemu Menkeu

Sepanjang proses transisi, selain rajin ikut dan hadir di hampir semua rapat di Istana, Prabowo ternyata juga kerap bertemu Menteri Keuangan Sri Mulyani. Pertemuan Prabowo dengan bendahara negara kala itu dilakukan untuk mempersiapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025.

Pertemuan Prabowo dan Sri Mulyani yang mulai sering dilakukan itu diungkapkan Presiden Jokowi saat berbicara mengenai transisi pemerintahan dalam sambutannya di BNI Investor Daily Summit di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2024).

"Sebagai contoh RAPBN 2025, saya nggak tahu berapa kali Pak Prabowo dengan bu menkeu, hampir tiap Minggu, tiap hari bertemu mempersiapkan itu," kata Jokowi.

Jokowi menekankan hal itu mengartikan bahwa transisi kepemimpinan berjalan baik.

"Transisi kepemimpinan ini akan berjalan lancar insyaallah mulus sehingga setelah dilantik presiden, kabinet bisa langsung bekerja dengan cepat melaksanakan program-program yang ada tanpa ada jeda," kata Jokowi.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto makan bersama di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/6/2023). (Instagram @/prabowo)
Joko Widodo atau Jokowi dan Prabowo Subianto saat makan bersama di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (18/6/2023). (Instagram @/prabowo)
  • Makan Malam Bersama

Jokowi dan Prabowo melakukan pertemuan dalam agenda makan malam bersama di Hutan Kota by Platatan, kawasan Gelora Bung Karno, Selasa (8/10) malam.

Momen makan malam tersebut diunggah Jokowi dan Prabowo di akun Instagram masing-masing.

Jokowi mengunggah dua foto. Ia menuliskan bahwa ia dan Prabowo tengah berdikusi santai sembari menyantap makan malam bersama.

"Diskusi santai sambil santap malam bersama Presiden Terpilih Pak @prabowo," tulis Jokowi dilihat Selasa (8/10/2024).

Jokowi menyampaikan bahwa diskusi dan santap malam tersebut berlangsung selama dua jam lebih.

"Tidak terasa dua jam lebih," tulis Jokowi.

Sementara itu, ada tiga foto yang diunggah Prabowo. Prabowo mengatakan ia dan Jokowi tengah makan malam sambil berdiskusi.

Adapun dalam diskusi pada Selasa (8/10) malam, Prabowo dan Jokowi bertukar pikiran mengenai kepentingan negara, bangsa, dan rakyat.

"Makan malam dan diskusi bersama Presiden @jokowi, kami saling bertukar pikiran berkaitan dengan kepentingan negara, bangsa dan rakyat Indonesia," tulis Prabowo dilihat Rabu (9/10/2024).

Sebelumnya, agenda makan malam Jokowi dan Prabowo dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Pratikno menegaskan agenda makan malam keduanya tersebut merupakan agenda private.

Pratikno menyampaikan Jokowi dan Prabowo membahas perihal kebersamaan dan keberlanjutan dalam momen makan malam bersama.

"Kebersamaan dan keberlanjutan," kata Pratikno kepada wartawan, Selasa (8/10/2024).

  • Kumpul Terakhir Kabinet di Istana

Dua Hari menjelang acara pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Presiden Jokowi mengumpulkan anggota Kabinet Indonesia Maju 2019-2024 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/10/2024) siang. Agenda tersebut menjadi agenda terakhir Jokowi mengumpulkan jajaran kabinet.

Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana menyampaikan pertemuan dengan para penghuni kabinet akan dilakukan dalam agenda makan siang bersama.

"Jadi ini semacam pertemuan terakhir antara bapak Presiden dengan anggota kabinet dan itu dilakukan lebih rileks melalui makan siang bersama," kata Ari di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (18/10/2024).

Sementara itu, menjelang purnatugas sebagai kepala negara, Jokowi tetap beraktivitas seperti biasa. Ia menerima sejumlah tamu berkaitan dengan proses transisi ke pemerintahan berikutnya di bawah presiden terpilih Prabowo Subianto.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tampak merapat ke Istana pada Jumat siang. Airlangga mengatakan kehadiran ia bersama para menteri dan anggota kabinet untuk melakukan makan siang bersama Jokowi.

Airlangga mengatakan semua menteri akan hadir dalam agenda makan siang bersama dengan kepala negara.

"Makan siang bersama. Iya (terakhir). Hari ini kam hari kerja terakhir," kata Airlangga.

Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo mengatakan hal serupa. Ia menegaskan kegiatan bersama presiden sebatas makan siang, tidak ada perpisahan.

"Makan siang di sana sama bapak sebagai presiden. Kalau perpisahan nggak ada," kata Dito.

Acara pisah sambut digelar di Istana Merdeka, selepas acara pelantikan Prabowo sebagai Presiden RI di Gedung MPR/DPR, Senayan Jakarta, 20 Oktober 2024.

Jokowi yang hadir dalam acara pelantikan, kembali menuju ke Istana Merdeka terlebih dahulu, disusul Prabowo kemudian. Diketahui, Jokowi sebelumnya berangkat dari Istana Negara menuju ke Senayan. Kini ia kembali ke Istana usai melepas jabatan sebagai kepala negara.

Tampak Jokowi dan Iriana yang menunggu kehadiran Prabowo dan Wakil Presiden Gibran di Istana Merdeka untuk selanjutnya menggelar upacara pisah sambut di halaman Istana Merdeka. Prabowo dan Jokowi tampak melakukan inspeksi pasukan bersama.

Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Presiden ketujuh RI Joko Widodo (kanan) memberikan penghormatan kepada pasukan dalam upacara pisah sambut di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/Spt]
Presiden Prabowo Subianto (kiri) bersama Presiden ketujuh RI Joko Widodo (kanan) memberikan penghormatan kepada pasukan dalam upacara pisah sambut di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/Spt]
  • Prabowo Antar Jokowi ke Bandara

Setelah upacara pisah sambut, Jokowi segera bertolak menuju Lanud Halim Perdanakusuma untuk kemudian menumpangi pesawat TNI AU berangkat menuju ke kampung halamannya di Solo. Jokowi ingin langsung pulang ke kediamannya setelah purna tugas.

Tampak Jokowi menyapa warga yang melepas keberangkatannya di Istana Merdeka, sebelum memasuki Maung MV3 Garuda Limousine warna putih berpelat Indonesia 1. Jokowi diantar Prabowo langsung dengan mobil kepresidenan.

Sesampainya di Lanud Halim, sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju turut mengantar keberangkatan Jokowi menuju Solo. Tidak terkecuali Prabowo yang turut mengantar hingga Jokowi dan Iriana masuk ke pesawat Boeing 737-800 NG dengan tail number A-7309.

Sebelumnya, Jokowi menitip impian dan harapan rakyat Indonesia kepada Prabowo yang akan memimpin negara dan pemerintahan lima tahun ke depan.

"Saya sampaikan kepada Bapak Presiden (Prabowo), saya serahkan seutuhnya impian, harapan cita-cita besar dari 280 juta rakyat Indonesia pada Bapak Jenderal Purnawirawan Prabowo Subianto," kata Jokowi.

Jokowi mendoakan agar Prabowo senantiasa diberikan kekuatan selama memimpin Indonesia.

"Semoga beliau diberikan kekuatan untuk memimpin negara yang sangat besar ini," ucap Jokowi.

Di tempat yang sama, Prabowo turut menyampaikan doa terbaik untuk Presiden ke-7 RI.

"Kita mendoakan yang terbaik," kata Prabowo.

  • Saling Sowan

Kendati Jokowi sudah purnatugas dan Prabowo tengah fokus memimpin negara, silaturahmi di antara mereka tidak pernah putus. Prabowo bahkan sampai sowan ke Solo, Jawa Tengah untuk bersilaturahmi ke kediaman pribadi Jokowi pada Minggu malam, 3 November 2024.

Prabowo dan Jokowi kemudian bersama-sama menuju salah satu rumah makan di Kota Surakarta untuk melanjutkan obrolan sambil menikmati santap malam. Hidangan yang disajikan meliputi bakmie jowo, nasi goreng jowo, pisang goreng, tempe mendoan, hingga bakwan jagung.

Sambil menikmati sajian sederhana namun lezat, keduanya terlihat berbicara dengan santai, tertawa, dan sesekali berbagi cerita, menunjukkan keakraban yang menghangatkan suasana.

Sebulan setelahnya, giliran Jokowi yang kini berkunjung ke kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara Nomor IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat, 6 Desember 2024. Prabowo mengajak Jokowi untuk menikmati santap malam bersama di kediaman.

"Jadi saya dengar Pak Jokowi ada di Jakarta saya undang makan begitu. Jadi saya pernah ke rumah beliau di Solo, saya undang sekarang ke Kertanegara,” kata Prabowo.

Prabowo menegaskan tidak ada agenda khusus dalam pertemuan dengan Jokowi, Jumat malam. Prabowo hanya menyampaikan dalam pertemuan itu mereka makan malam dengan salah satu lauknya ayam goreng.

Sementara itu, Jokowi menyampaikan bahwa pertemuan ia dengan Prabowo merupakan kunjungan balasan.

“Beliau Bapak Presiden waktu ke Merauke kemudian mampir ke Solo. Ini saya pas ke Jakarta kayak kunjungan balasan gitu lo karena kangen,” kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Video Keluarga Jokowi Diduga Joget Jelang Kabar PPN Naik, Dokter Tifa Beri Respons Keras

Beredar Video Keluarga Jokowi Diduga Joget Jelang Kabar PPN Naik, Dokter Tifa Beri Respons Keras

Lifestyle | Senin, 30 Desember 2024 | 09:11 WIB

Gubris Kabar Putrinya Disuruh Bunuh Anak Kaesang, Ortu Felicia Tissue: Sangat Keji dan Tak Bermoral!

Gubris Kabar Putrinya Disuruh Bunuh Anak Kaesang, Ortu Felicia Tissue: Sangat Keji dan Tak Bermoral!

News | Minggu, 29 Desember 2024 | 21:00 WIB

Dokumen yang Dipegang Connie Bakrie Bisa Bongkar Skandal Jokowi? Rocky Gerung: Hasto Siap Perang Apa Saja

Dokumen yang Dipegang Connie Bakrie Bisa Bongkar Skandal Jokowi? Rocky Gerung: Hasto Siap Perang Apa Saja

News | Minggu, 29 Desember 2024 | 20:10 WIB

Sarungan Sehabis Nyiram, Jokowi Ajak Bocah Masuk ke Rumahnya dan Diberi Hadiah, Netizen: Seperti Cucu Sendiri

Sarungan Sehabis Nyiram, Jokowi Ajak Bocah Masuk ke Rumahnya dan Diberi Hadiah, Netizen: Seperti Cucu Sendiri

Lifestyle | Minggu, 29 Desember 2024 | 18:42 WIB

Terkini

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

Iran vs Barat: Skema Asuransi Selat Hormuz Bisa Lumpuhkan Perdagangan Dunia

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 04:50 WIB

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:52 WIB

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB