PDIP Sebut KPK Mengada-ada, Penetapan Tersangka Hasto Cuma Kriminalisasi

Eviera Paramita Sandi

Selasa, 31 Desember 2024 | 10:14 WIB
PDIP Sebut KPK Mengada-ada, Penetapan Tersangka Hasto Cuma Kriminalisasi
Potret Guntur Romli (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Juru Bicara PDIP, Guntur Romli menyebut bahwa penetapan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto sebagai tersangka kasus Harun Masiku bermotif politik.

Guntur sontak menguraikan soal masalah penyuapan dengan penempatan calon legislatif (Caleg).

Pihaknya membandingkan kasus tersebut dengan kasus Harun Masiku yang kini turut menyeret Hasto sebagai tersangka.

“KPK menyebut ada hubungan kasus penyuapan dengan penempatan Harun Masiku orang Toraja sebagai caleg di Sumatera Selatan, inikan bikin ketawa, apa hubungannya penempatan caleg dengan kasus suap,” urainya.

Guntur mengungkapkan bahwa alasan-alasan yang disampaikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal kasus Harun ini hanyalah mengada-ada.

“Ada juga orang Batak jadi caleg di Bogor, Fadli Zon orang Minang jadi caleg di Bogor, apa di situ ada masalah suap? Jadi ini jadi bahan tertawaan publik. Alasan-alasan yang disampaikan KPK itu hanya mengada-ada, tujuannya untuk melakukan kriminalisasi terhadap Sekjen PDI Perjuangan,” tandasnya.

Guntur merasa bahwa pemerintahan era Prabowo Subianto saat ini masih terus dicampur tangani oleh Joko Widodo (Jokowi).

Pihaknya bahkan menyebut jika kini orang-orang Jokowi masih terus berkuasa di era pemerintahan Prabowo.

“Meskipun presidennya berganti ternyata orang-orang Jokowi itu masih berkuasa hingga saat ini,” ucap Guntur.

baca juga

“Dan yang kami dengar juga Presiden Prabowo juga tidak mengetahui terkait status tersangka Sekjen PDI Perjuangan,” tambahnya.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Penetapan Hasto Kristiyanto Sebagai Tersangka: Benarkah Ada Pertarungan Jokowi vs PDIP?

Di Balik Penetapan Hasto Kristiyanto Sebagai Tersangka: Benarkah Ada Pertarungan Jokowi vs PDIP?

Liks | Selasa, 31 Desember 2024 | 10:08 WIB

Ekspresi Tak Biasa Jokowi Respons Hasto Soal Tiga Periode, Kerutkan Dahi dengan Intonasi Tegas

Ekspresi Tak Biasa Jokowi Respons Hasto Soal Tiga Periode, Kerutkan Dahi dengan Intonasi Tegas

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 09:30 WIB

Prabowo: Sawit Aset Negara, Lahan Harus Dijaga dan Dikembangkan!

Prabowo: Sawit Aset Negara, Lahan Harus Dijaga dan Dikembangkan!

Video | Selasa, 31 Desember 2024 | 09:05 WIB

Terkini

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Golf dan Staycation Mewah Gratis dari BRI, Nasabah Bisa Langsung Klaim

Bri | Senin, 28 September 2026 | 21:18 WIB

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

Aktivis HAM Ungkap Ada Belasan Pelanggaran Kemananusiaan Saat Rezim Soeharto

News | Senin, 28 September 2026 | 21:17 WIB

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

Polemik Lahan Teuku Umar 2, Temasra Jaya Bantah Klaim Aset BMN Mabes TNI

News | Senin, 28 September 2026 | 21:12 WIB

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Video | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

News | Senin, 28 September 2026 | 20:55 WIB

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:43 WIB

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 20:39 WIB

×