Pemkab Bogor ujug-ujug Sebut Lima Kandidat Bersaing Rebut Kursi Dewas PDAM di Akhir Tahun, Ada Apa?

Andi Ahmad S

Selasa, 31 Desember 2024 | 16:04 WIB
Pemkab Bogor ujug-ujug Sebut Lima Kandidat Bersaing Rebut Kursi Dewas PDAM di Akhir Tahun, Ada Apa?
Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor (HO/PDAM/Suara).

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat ujug-ujug (Tiba-tiba) mengumumkan ada lima kandidat bersaing dalam perebutan kursi dewan pengawas (Dewas) untuk PDAM Tirta Kahuripan di akhir tahun ini.

Pasalnya, informasi seleksi ataupun pendaftaran untuk menjadi calon dewas tidak ada pengumuman sebelumnya, namun ujug-ujug Pemkab Bogor mengumumkan ada lima kandidat yang bersaing.

"Lembaga yang melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan dari Universitas Indonesia yang pelaksanaannya dari tanggal 24 Desember 2024 sampai dengan 2 Januari 2025," ujar Ketua Panitia Seleksi Dewas Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Suryanto Putra, dilansir dari Antara.

Ia menyebutkan sebanyak lima peserta yang masuk ke tahap uji kelayakan dan kepatutan yaitu Eka Bhinekas, Bambang Pria Kusuma, Nugraha Andwiwinarno, Jatnika, serta Yuli Iriyani.

Terdapat dua pelamar lainnya yang tidak lolos di tahap pemberkasan yaitu Nunung Toyibah dan Bambang setiawan.

Suryanto menjelaskan, hasil uji kelayakan dan kepatutan seleksi Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Kahuripan akan diumumkan pada 6 Januari 2025.

"Dalam uji kelayakan dan kepatutan, pelamar harus menyampaikan/memaparkan visi, misi, dan strategi yang berkaitan dengan pengawasan Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor," kata Suryanto yang juga merupakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemkab Bogor.

Pendaftaran seleksi dewan pengawas perusahaan plat merah milik Pemerintah Kabupaten Bogor ini dibuka sejak 11-17 Desember 2024.

Keluhan Konsumen PDAM Tirta Kahuripan

baca juga

Salah satu warga di Desa Cibadak, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang enggan disebutkan namanya mengeluhkan soal air dari perusahaan milik pemerintah daerah tersebut.

Dalam satu tahun ini kata dia ada sekitar kurang lebih 30 kali air tidak mengalir ke rumah warga, bahkan tidak ada informasi terlebih dahulu.

Seperti pada November 2024 kata dia, air PDAM tidak mengalir selama 2-3 hari dan tidak ada pemberitahuan dari perusahaan daerah itu.

"Pas November itu 2 sampai 3 hari gak ngalir, gak ada informasi ke warga, pengumunan gitu, ini mah tiba-tiba mati, pas ditanya ke pihak PDAM bilangnya sudah diinformasikan. Saya sampai kesusahan untuk mandi waktu itu," keluh pria yang punya anak satu itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Bird Strike? Jadi Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Apa Itu Bird Strike? Jadi Penyebab Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Lifestyle | Selasa, 31 Desember 2024 | 15:27 WIB

Liburan Impian Berujung Tragedi, 5 Rekan Kerja Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Liburan Impian Berujung Tragedi, 5 Rekan Kerja Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 15:06 WIB

Proses Pengembalian Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Jeju Air Dilakukan Hari Ini

Proses Pengembalian Jenazah Korban Kecelakaan Pesawat Jeju Air Dilakukan Hari Ini

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 14:56 WIB

Terkini

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

Mundur dari Polri, Netty Rosdiana Siapkan Langkah Baru: Mengajar di Kampus hingga Kegiatan Sosial

News | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Samsung Sindir Layar Lipat iPhone Duo yang Retak, Singgung Ketahanan Galaxy Fold8

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:41 WIB

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Cara Mengecek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat WA, Catat Nomor Resminya!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 08:40 WIB

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Bocah 11 Tahun Terperosok Palung Laut 2 Meter di Pantai Mutun, Begini Kondisinya

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:39 WIB

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Kejar Tayang Sebelum Musim Hujan: Dua Sungai Kritis di Bandar Lampung Dikeruk Maraton

Lampung | Senin, 02 November 2026 | 08:25 WIB

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 08:11 WIB

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Indonesia Negara Maritim, tetapi Makan Lobster Harus Menunggu Kaya

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 08:10 WIB

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Kisah Darwati, Agen BRILink yang Dekatkan Layanan Perbankan hingga Pelosok Kabupaten Semarang

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 08:06 WIB

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

Belajar dari Kasus Madiun: Mengapa Orang 'Pintar' Seperti Dwi Bagus Bisa Berbuat Sadis?

News | Senin, 02 November 2026 | 08:05 WIB

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Banjir Luapan Dua Sungai Rendam 17 Desa di Aceh Barat

Foto | Senin, 02 November 2026 | 08:00 WIB

×