Dari Binaragawan Jadi Kurus Kering: Kisah Tragis Tahanan Palestina di Penjara Israel

Bella

Selasa, 31 Desember 2024 | 17:18 WIB
Dari Binaragawan Jadi Kurus Kering: Kisah Tragis Tahanan Palestina di Penjara Israel
Ilustrasi napi (Antara)

Suara.com - Moazaz Obaiyat, seorang mantan binaragawan Palestina berusia 37 tahun, dulunya dikenal dengan fisiknya yang kekar dan berotot. Namun, nasib tragis mengubah segalanya. Setelah sembilan bulan berada dalam tahanan Israel di penjara Ktz’iot, ia dibebaskan pada Juli dalam kondisi yang sangat lemah, bahkan tak mampu berjalan tanpa bantuan. Namun kebebasan itu tak berlangsung lama. Pada Oktober dini hari, tentara Israel kembali menangkapnya dalam sebuah penggerebekan.

Sebelum penangkapan kedua, Obaiyat didiagnosis menderita gangguan stres pascatrauma (PTSD) yang parah oleh Rumah Sakit Jiwa Betlehem. Catatan medis menunjukkan bahwa selama di penjara, ia mengalami kekerasan fisik dan psikologis yang menyebabkan kecemasan hebat, penarikan diri dari keluarga, hingga trauma mendalam yang membuatnya menghindari percakapan tentang kejadian traumatis.

Realita Suram di Balik Tembok Penjara

Kasus Obaiyat hanyalah satu dari ribuan cerita kelam tahanan Palestina. Menurut laporan kelompok hak asasi manusia, kondisi penahanan di penjara Israel kerap diwarnai dengan kekerasan, mulai dari pemukulan, kurangnya makanan, hingga penyiksaan. Investigasi PBB pada Agustus lalu bahkan melaporkan adanya kasus penyiksaan, pelecehan seksual, dan kondisi tak manusiawi di fasilitas penahanan.

Selama perang yang berlangsung pasca-serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, jumlah tahanan Palestina di penjara Israel meningkat drastis menjadi lebih dari 10.000. Sebagian besar ditahan tanpa dakwaan di bawah penahanan administratif. Bentuk penahanan ini memungkinkan pihak berwenang menahan individu tanpa proses pengadilan atau tuduhan yang jelas.

Trauma yang Menghantui

Organisasi hak asasi manusia memperingatkan dampak jangka panjang dari perlakuan buruk ini. Menurut Qadoura Fares, kepala Komisi Urusan Tahanan Palestina, banyak tahanan yang akan membutuhkan perawatan medis jangka panjang untuk memulihkan luka fisik dan psikis yang mereka alami.

Sementara itu, mantan tahanan lain seperti Fadi Radi, seorang mahasiswa teknik asal Gaza, mengungkapkan bagaimana ia disiksa di kamp penahanan militer Sde Teiman. Radi menggambarkan pengalaman traumatis seperti dirantai selama berbulan-bulan, dipaksa duduk dalam posisi stres, hingga tak diberi kesempatan untuk tidur selama lima hari berturut-turut. Ia bahkan menyebut dirinya merasa “dihancurkan” selama berada di sana.

Seruan untuk Keadilan

Kasus-kasus ini memicu perhatian internasional. Kelompok-kelompok hak asasi manusia dan mediator internasional mendesak adanya gencatan senjata yang juga mencakup pembebasan tahanan Palestina. Namun, upaya ini masih diwarnai tantangan besar, termasuk penolakan pihak Israel atas tuduhan sistematis yang diarahkan pada mereka.

Obaiyat, yang kini kembali mendekam di tahanan Etzion di selatan Betlehem, menjadi simbol perjuangan para tahanan Palestina yang tak pernah menyerah meski tubuh dan jiwa mereka direnggut oleh kejamnya konflik.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tahanan Palestina Tewas di Penjara Israel, Hamas Serukan Pemberontakan

5 Tahanan Palestina Tewas di Penjara Israel, Hamas Serukan Pemberontakan

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 16:43 WIB

Hamas Rebut Kembali Wilayah Strategis di Gaza, Israel Terdesak?

Hamas Rebut Kembali Wilayah Strategis di Gaza, Israel Terdesak?

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 16:28 WIB

Houthi Lancarkan Serangan Rudal ke Israel dan Kapal Induk AS

Houthi Lancarkan Serangan Rudal ke Israel dan Kapal Induk AS

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 14:58 WIB

Suhu Dingin Ekstrem Renggut Nyawa Bayi 1 Bulan, Krisis Kemanusiaan Gaza Makin Parah

Suhu Dingin Ekstrem Renggut Nyawa Bayi 1 Bulan, Krisis Kemanusiaan Gaza Makin Parah

News | Senin, 30 Desember 2024 | 20:43 WIB

Drama Pasca-Gencatan Senjata: Pemukim Israel Bingung, Tuding Pemerintah Ciptakan Kekacauan

Drama Pasca-Gencatan Senjata: Pemukim Israel Bingung, Tuding Pemerintah Ciptakan Kekacauan

News | Selasa, 31 Desember 2024 | 02:30 WIB

Al Aqsa Diserbu, Hamas Serukan Dunia Islam Bersatu Lawan Israel

Al Aqsa Diserbu, Hamas Serukan Dunia Islam Bersatu Lawan Israel

News | Senin, 30 Desember 2024 | 18:31 WIB

WHO Pesimis soal Sistem Kesehatan Gaza Kolaps Akibat Serangan Israel, Fasilitas Medis Hancur

WHO Pesimis soal Sistem Kesehatan Gaza Kolaps Akibat Serangan Israel, Fasilitas Medis Hancur

News | Senin, 30 Desember 2024 | 16:15 WIB

Vladimir Putin Kutuk Serangan Israel di Jalur Gaza, Hamas: Rusia Sahabat Rakyat Palestina

Vladimir Putin Kutuk Serangan Israel di Jalur Gaza, Hamas: Rusia Sahabat Rakyat Palestina

News | Minggu, 29 Desember 2024 | 19:41 WIB

Rumah Sakit Terakhir di Gaza Utara Hancur Diserang Israel, Direktur Ditahan

Rumah Sakit Terakhir di Gaza Utara Hancur Diserang Israel, Direktur Ditahan

News | Sabtu, 28 Desember 2024 | 20:01 WIB

Serangan Israel Pasca Gencatan Senjata Tewaskan Puluhan Warga Lebanon

Serangan Israel Pasca Gencatan Senjata Tewaskan Puluhan Warga Lebanon

News | Minggu, 29 Desember 2024 | 02:20 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×