Menteri Transportasi Korea Selatan Siap Mundur sebagai Tanggung Jawab Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Bella

Selasa, 07 Januari 2025 | 16:22 WIB
Menteri Transportasi Korea Selatan Siap Mundur sebagai Tanggung Jawab Kecelakaan Pesawat Jeju Air
Jeju Air (x.com)

Suara.com - Menteri Transportasi Korea Selatan mengumumkan niatnya untuk mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas kecelakaan fatal pesawat Boeing milik Jeju Air yang terjadi pada 29 Desember.

Pesawat Jeju Air dengan nomor penerbangan 7C2216 yang berangkat dari Bangkok, Thailand, menuju Muan di barat daya Korea Selatan mengalami pendaratan darurat dengan bagian bawah badan pesawat menyentuh landasan. Pesawat kemudian tergelincir hingga melampaui landasan pacu bandara regional sebelum terbakar hebat setelah menabrak tanggul.

"Saya merasa memiliki tanggung jawab besar atas tragedi ini," ujar Menteri Transportasi Park Sang-woo dalam konferensi pers. Ia menambahkan bahwa dirinya akan mencari waktu yang tepat untuk mengundurkan diri setelah menangani situasi saat ini.

Kementerian Transportasi juga menyatakan akan segera meningkatkan sistem keselamatan pendaratan di bandara, yang menurut para ahli turut berkontribusi pada kecelakaan yang menewaskan 179 orang di dalam pesawat.

Para ahli keselamatan penerbangan mengungkapkan bahwa tanggul yang menopang antena "localizer"—alat bantu navigasi pendaratan dalam kondisi cuaca buruk—terlalu kaku dan letaknya terlalu dekat dengan ujung landasan.

Wakil Menteri Transportasi untuk penerbangan sipil, Joo Jong-wan, mengakui bahwa langkah-langkah keselamatan saat pembangunan tanggul masih kurang memadai. Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan tersebut telah sesuai dengan regulasi baik di Korea maupun internasional.

Saat ini, pihak kepolisian sedang menyelidiki proses pembangunan tanggul tersebut. Pekan lalu, polisi menggeledah kantor Jeju Air dan operator Bandara Internasional Muan sebagai bagian dari investigasi kecelakaan.

Penyelidik utama, Lee Seung-yeol, mengungkapkan bahwa bulu burung ditemukan pada salah satu mesin yang diambil dari lokasi kecelakaan. Rekaman video juga menunjukkan adanya tabrakan burung (bird strike) dengan salah satu mesin pesawat.

Dua penyelidik dari Korea Selatan telah berangkat ke Amerika Serikat untuk mengambil dan menganalisis perekam data penerbangan (flight data recorder) yang mengalami kerusakan dalam kecelakaan tersebut. Investigasi ini dilakukan bersama dengan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB).

baca juga

Perekam data penerbangan, bersama dengan perekam suara kokpit (cockpit voice recorder), merupakan dua kotak hitam yang berisi informasi penting terkait kecelakaan. Lee menjelaskan bahwa dibutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk mengekstrak data dari perekam penerbangan, serta dua hari tambahan untuk analisis awal guna menentukan apakah salah satu atau kedua mesin pesawat mengalami kegagalan.

Hingga saat ini, masih belum diketahui alasan mengapa pesawat tidak mengaktifkan roda pendaratan serta mengapa pilot tampaknya terburu-buru melakukan upaya pendaratan kedua setelah melaporkan adanya tabrakan burung dan menyatakan keadaan darurat kepada pengontrol lalu lintas udara.

Para ahli menegaskan bahwa tabrakan burung umumnya tidak menyebabkan malfungsi pada roda pendaratan.

Pada Sabtu lalu, tim penyelidik telah menyelesaikan transkrip lengkap dari perekam suara kokpit yang ditemukan di lokasi kecelakaan dan sedang mempertimbangkan apakah akan mempublikasikannya atau tidak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Drama Korea Selatan Memanas: Presiden yang Dimazulkan Yoon Suk Yeol Dikepung, Warga Tuntut Penangkapan!

Drama Korea Selatan Memanas: Presiden yang Dimazulkan Yoon Suk Yeol Dikepung, Warga Tuntut Penangkapan!

News | Selasa, 07 Januari 2025 | 07:05 WIB

Tragedi Jeju Air: Bandara Muan Tetap Ditutup, 179 Jenazah Dikembalikan ke Keluarga

Tragedi Jeju Air: Bandara Muan Tetap Ditutup, 179 Jenazah Dikembalikan ke Keluarga

News | Senin, 06 Januari 2025 | 13:30 WIB

Tim Investigasi Fokus Ungkap Penyebab Jatuhnya Pesawat Jeju Air

Tim Investigasi Fokus Ungkap Penyebab Jatuhnya Pesawat Jeju Air

News | Senin, 06 Januari 2025 | 05:05 WIB

Misteri Jatuhnya Jeju Air: Pencarian Dihentikan, Investigasi Berlanjut

Misteri Jatuhnya Jeju Air: Pencarian Dihentikan, Investigasi Berlanjut

News | Minggu, 05 Januari 2025 | 15:21 WIB

Misteri Kecelakaan Pesawat Jeju Air Terungkap? Transkrip Kokpit Segera Dirilis

Misteri Kecelakaan Pesawat Jeju Air Terungkap? Transkrip Kokpit Segera Dirilis

News | Sabtu, 04 Januari 2025 | 19:50 WIB

Menlu Sugiono Sampaikan Dukacita atas Tragedi Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Menlu Sugiono Sampaikan Dukacita atas Tragedi Kecelakaan Pesawat Jeju Air

Video | Sabtu, 04 Januari 2025 | 17:00 WIB

SBS Entertainment Awards 2024 Umumkan Jadwal Baru, Tayang Saat Tahun Baru Imlek

SBS Entertainment Awards 2024 Umumkan Jadwal Baru, Tayang Saat Tahun Baru Imlek

Your Say | Jum'at, 03 Januari 2025 | 12:35 WIB

Imbas Kecelakaan Jeju Air, Garuda Indonesia Buka Potensi Pakai Pesawat China COMAC

Imbas Kecelakaan Jeju Air, Garuda Indonesia Buka Potensi Pakai Pesawat China COMAC

Bisnis | Jum'at, 03 Januari 2025 | 08:24 WIB

Erick Thohir Soroti Kecelakaan Pesawat: Kelelahan Kru dan Kondisi Pesawat Jadi Fokus Utama

Erick Thohir Soroti Kecelakaan Pesawat: Kelelahan Kru dan Kondisi Pesawat Jadi Fokus Utama

News | Jum'at, 03 Januari 2025 | 07:25 WIB

Gerebek Kantor Maskapai dan Bandara, Polisi Korsel Usut Tuntas Kecelakaan Jeju Air

Gerebek Kantor Maskapai dan Bandara, Polisi Korsel Usut Tuntas Kecelakaan Jeju Air

News | Kamis, 02 Januari 2025 | 17:38 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×