- PM Thailand Anutin Charnvirakul dan Menlu China Wang Yi bertemu di Bangkok pada 24 April untuk kunjungan resmi.
- Kedua pejabat saling memuji ketampanan saat berjabat tangan untuk mencairkan suasana sebelum memulai pembahasan agenda kerja sama.
- Kedua negara sepakat mempererat kemitraan strategis, keamanan kawasan, serta penanganan kejahatan lintas negara demi menjaga stabilitas regional.
Suara.com - Pertemuan antara PM Thailand Anutin Charnvirakul dengan Menlu China, Wang Yi di Bangkok diwarnai momen tak biasa.
Kedua pejabat tinggi pemerintahan itu saling melontarkan pujian soal ketampanan masing-masing dan penampilan saat tengah berjabat tangan.
Dilansir dari Tuoi Tre, momen itu disebut encairkan suasana sebelum pembahasan serius dimulai.
Menurut laporan media lokal, pertemuan yang berlangsung di Thailand itu menjadi bagian dari kunjungan resmi Wang Yi pada 24 April.
"Anda terlihat sangat tampan,” ujar Wang Yi, yang langsung dibalas Anutin dengan candaan serupa.
"Anda juga terlihat tampan" balas PM Thailand yang langsung membuat keduanya tertawa.

Sontak saja saling lempar pujian antara dua pejabat tinggi pemerintahan ini pun jadi viral dan sorotan publik.
Terlepas dari momen tak biasa itu, kedua negara membahas agenda strategis penting.
Thailand dan China sepakat meningkatkan hubungan menjadi kemitraan yang lebih mendalam serta menyusun rencana aksi bersama untuk memperkuat kerja sama jangka panjang.
Fokus pembahasan mencakup peningkatan keamanan kawasan, termasuk penanganan kejahatan lintas negara dan penipuan daring yang semakin marak.
Kedua pihak menilai kerja sama ini krusial untuk melindungi masyarakat di kawasan.
Selain itu, Wang Yi juga menyoroti hubungan antara Thailand dan Kamboja yang dinilai semakin positif.
Wang Yi berharap kedua negara dapat terus memperkuat hubungan bertetangga demi stabilitas regional.
Sebagai bentuk keramahan, pemerintah Thailand menyajikan hidangan favorit tamu seperti durian dan makanan tradisional lokal.
Bahkan setelah pertemuan, Anutin secara langsung mengemudikan kendaraan listrik untuk mengantar Wang Yi makan siang di luar kompleks kantor perdana menteri.