Xi Jinping dan Putin Perkuat Aliansi: Tantang Ketidakpastian Global di Era Trump

Aprilo Ade Wismoyo

Selasa, 21 Januari 2025 | 23:38 WIB
Xi Jinping dan Putin Perkuat Aliansi: Tantang Ketidakpastian Global di Era Trump
Presiden Rusia Vladimir Putin bersalaman dengan Presiden China Xi Jinping [Foto: Antara]

Suara.com - Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pertemuan virtual untuk membahas berbagai masalah bilateral, termasuk upaya kedua negara dalam menghadapi ketidakpastian eksternal.

Dalam keterangan resmi yang diambil dari situs Kementerian Luar Negeri China, Presiden Xi menegaskan kesiapannya untuk bekerja sama dengan Presiden Putin dan mengangkat hubungan China-Rusia pada tingkat yang lebih tinggi pada tahun 2025.

Presiden Xi juga mengungkapkan komitmennya untuk bekerja sama dengan Putin dalam menghadapi tantangan eksternal dengan menjaga stabilitas dan ketahanan hubungan kedua negara.

Pertemuan virtual tersebut diadakan pada sore hari 21 Januari 2025 di Beijing, di mana Presiden Xi didampingi oleh Menteri Luar Negeri China, Wang Yi.

Sebelumnya, pada 20 Januari, Donald Trump resmi diambil sumpah sebagai Presiden Amerika Serikat yang ke-47.

Pada tahun 2024, kedua negara diharapkan dapat mengembangkan hubungan yang didasari oleh semangat tetangga baik, persahabatan jangka panjang, dan kerja sama yang saling menguntungkan, untuk menciptakan vitalitas baru.

Presiden China Xi Jinping (Instagram)
Presiden China Xi Jinping (Instagram)

Perdagangan antara kedua negara juga diharapkan tetap menunjukkan pertumbuhan, dan kerja sama di forum multilateral seperti PBB, SCO, dan BRICS diharapkan dapat memberikan lebih banyak energi positif bagi reformasi sistem tata kelola global.

Menurut keterangan tersebut, "Presiden Xi dan Presiden Putin akan bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan kedua negara serta menegakkan keadilan dan kesetaraan di tingkat internasional."

Selain itu, keterangan itu juga menyatakan bahwa Presiden Xi menekankan perlunya memperdalam koordinasi strategis dan saling mendukung dalam mempertahankan kepentingan sah masing-masing negara.

baca juga

Dalam rangka peringatan 80 tahun PBB, China dan Rusia diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bersama-sama menjaga sistem internasional yang berpusat pada PBB dan hasil-hasil kemenangan Perang Dunia II.

Kedua negara juga menyerukan kepada semua pihak untuk mematuhi tujuan dan prinsip Piagam PBB, menegakkan norma dasar hubungan internasional yang diakui secara universal, serta mendukung semangat multilateralisme sejati.

Sebagai ketua bergilir SCO, China bertekad untuk bekerja sama dengan Rusia dan negara-negara anggota lainnya untuk membawa organisasi tersebut menuju tahapan baru dengan kualitas pembangunan yang lebih baik dan kontribusi yang signifikan.

Presiden Xi juga mendorong agar China dan Rusia bekerja sama untuk memperkuat kolaborasi BRICS dan memajukan kepentingan negara-negara di Global South melalui persatuan.

Presiden Putin menyoroti bahwa Rusia dan China selalu saling percaya, mendukung, dan menganggap satu sama lain sebagai mitra setara, sehingga hubungan bilateral tetap solid meskipun situasi internasional berubah.

Putin juga menyatakan kepuasannya atas kemajuan dalam kerja sama perdagangan dan energi, peningkatan kunjungan wisatawan, serta kolaborasi yang erat di arena multilateral antara kedua negara.

 Vladimir Putin [Xinhua]
Vladimir Putin [Xinhua]

Putin menegaskan dukungannya terhadap posisi China mengenai Taiwan, menyebutkan bahwa Taiwan adalah bagian tak terpisahkan dari wilayah China dan menolak segala bentuk kemerdekaan Taiwan.

"80 tahun yang lalu," kata Putin, Rusia dan China berjuang melawan agresi dengan mengorbankan banyak nyawa untuk menjaga kedaulatan dan martabat nasional.

Tahun ini, kedua negara akan merayakan bersama ulang tahun ke-80 kemenangan Perang Anti-Fasis Dunia dan mempertahankan hasil Perang Dunia II.

"Rusia berkomitmen untuk bersama China dalam memperkuat kerja sama di ranah multilateral dan berkontribusi positif untuk perdamaian dan pembangunan global," tegas Presiden Putin.

Kedua pemimpin juga membahas isu internasional dan regional yang menjadi kepentingan bersama serta sepakat untuk menjaga komunikasi strategis hingga tahun 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Tarik AS dari WHO! Salahkan Penanganan COVID-19

Trump Tarik AS dari WHO! Salahkan Penanganan COVID-19

Video | Selasa, 21 Januari 2025 | 20:00 WIB

21 Warga Palestina Terluka akibat Trump Cabut Sanksi Pemukim Israel?

21 Warga Palestina Terluka akibat Trump Cabut Sanksi Pemukim Israel?

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 20:28 WIB

Gestur Tangan Elon Musk di Pidato Pelantikan Trump Picu Kontroversi, Dituduh Mirip Hormat ala Nazi

Gestur Tangan Elon Musk di Pidato Pelantikan Trump Picu Kontroversi, Dituduh Mirip Hormat ala Nazi

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 20:12 WIB

Utusan Trump Bikin Gaduh Soal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu Tegaskan Ini

Utusan Trump Bikin Gaduh Soal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu Tegaskan Ini

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 23:30 WIB

Trump vs. WHO: AS Resmi Mundur, Apa Dampaknya bagi Indonesia?

Trump vs. WHO: AS Resmi Mundur, Apa Dampaknya bagi Indonesia?

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 18:50 WIB

75 Hari Penangguhan, Trump Buka Jalan Baru untuk TikTok dan ByteDance

75 Hari Penangguhan, Trump Buka Jalan Baru untuk TikTok dan ByteDance

Tekno | Selasa, 21 Januari 2025 | 18:37 WIB

Terkini

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

Suyudi: Polisi Kuat Bukan karena Ditakuti, tapi Dipercaya

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

Efisiensi dan Asas Keadilan Jadi Alasan BGN Ubah Insentif Dapur MBG jadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

Dikabarkan Jadi KSP Gantikan Dudung, Listyo: Ya Mudah-mudahan Tak Meleset

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Crying in H Mart, Ketika Makanan Menjadi Cara untuk Mengingat

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

Komjen Suyudi Minta Dukungan Warga Indonesia Usai Disetujui DPR Jadi Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Lapor Polisi Malah Rumah Diserang! Aksi Brutal Perusakan di Bekasi Viral di Medsos

Bekaci | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:57 WIB

Tangis di Balik Pintu Kelas

Tangis di Balik Pintu Kelas

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:55 WIB

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

Tiba di Istana, Sekjen Golkar Sarmuji Ngaku Diminta Prabowo Urus Sektor Industri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Warga Temukan Mortir saat Cari Tiram di Sungai Krueng Aceh

Sumut | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:52 WIB

×