Kekayaan Gibran Huzaifah, Diduga Manipulasi Pendapatan eFishery untuk Kelabuhi Investor

Baehaqi Almutoif

Minggu, 02 Februari 2025 | 14:28 WIB
Kekayaan Gibran Huzaifah, Diduga Manipulasi Pendapatan eFishery untuk Kelabuhi Investor
Gibran Huzaifah.

Suara.com - Nama Gibran Huzaifah sedang hangat dibicarakan publik dalam beberapa hari terakhir. Dia diduga melakukan manipulasi laporan keuangan perusahaan teknologi akuakultur eFishery.

Belum lama ini Tech in Asia membebeberkan fakta mengenai upaya dugaan manipulasi yang dilakukan Gibran untuk mengelebuhi investor, auditor, dan juga bank.

Berdasarkan catatan dalam draf laporan FTI Consulting, manipulasi dilakukan terhadap penggelembungan pendapatan. Gibran disebutkan melibatkan sejumlah karyawan untuk memenipulasinya. Dia memberikan sejumlah angka pendapatan bulanan dan laba kotor yang harus dicantumkan di laporan keuangan eksternal.

Pemalsuan laporan keuangan eksternal tersebut untuk menggalang dana atau audit.

Tidak hanya sampai di situ, eFishery di bawah kepemimpinan Gibran Huzaifah juga disebutkan menggunakan angka yang telah digelembungkan untuk menghitung bonus. Perusahaan ini tetap memberikan reward kinerja pada periode 2022 dan 2024, meskipun perusahaan tidak meraih keuntungan.

Selain itu, eFishery membagikan US$1,3 juta dalam bonus untuk putaran penggalangan dana yang sukses yang tidak disebutkan dalam laporan.

Kekayaan Gibran Huzaifah

Gibran mendirikan eFishery dikisaran Tahun 2013. Dia mendapatkan ide mendirikan perusahaan ini saat masih berkuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Pengalamannya sebagai peternak lele dan ilmu yang didapatkan dari kuliah di jurusan Teknologi Hayati ITB melatarbelakanginya untuk menciptakan perangkat teknologi smart feeder yang diberi nama eFishery. Alat pemberi makan otomatisnya itu diklaim mampu menghemat biaya pakan mencapai 28 persen, yang membuat peternak ikan bisa lebih untung.

baca juga

Dia lalu mendirikan eFishery. Perusahaan ini menarik perhatian investor Patrick Walujo.

Dalam perkembangannya, eFishery terus berkembang pesat. Gibran masuk dalam Forbes 30 Under 30 Asia 2017, Ernst & Young Entrepreneur of the Year (kategori Inovasi) 2018, MIT Tech Review Innovator Under 35 pada tahun 2019, dan Fortune 40 Under 40 Indonesia pada tahun 2022.

Pada 2023, eFishery meningkat statusnya menjadi Unicorn, setelah mendapat dengan pendanaan Seri D sebesar 200 juta dolar AS (sekitar Rp3 triliun) dari sejumlah perusahaan.

Putaran pendanaan terakhir itu disebutkan dalam beberapa sumber, saham Gibran dan salah satu pendiri lainnya bernilai US$ 100 juta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fraud eFishery Berbuntut Panjang, Wamenaker Sampai Turun Gunung

Fraud eFishery Berbuntut Panjang, Wamenaker Sampai Turun Gunung

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 17:52 WIB

Cofounder eFishery Diduga Buat Dokumen Palsu dan Paksa Karyawan Terlibat untuk Kelabui Investor

Cofounder eFishery Diduga Buat Dokumen Palsu dan Paksa Karyawan Terlibat untuk Kelabui Investor

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 11:28 WIB

Publik Bandingkan Investasi DeepSeek dengan eFishery, Nilainya Beda Jauh

Publik Bandingkan Investasi DeepSeek dengan eFishery, Nilainya Beda Jauh

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2025 | 17:32 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×