Publik Bandingkan Investasi DeepSeek dengan eFishery, Nilainya Beda Jauh

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 28 Januari 2025 | 17:32 WIB
Publik Bandingkan Investasi DeepSeek dengan eFishery, Nilainya Beda Jauh
Kolase eepseek vs eFishery [IST]

Suara.com - Netizen Indonesia belakangan ini ramai membandingkan investasi pada dua startup yang bernasib sangat berbeda, dua startup yang mencolok itu adalah DeepSeek dari China dan eFishery dari Indonesia.

Keduanya memiliki pendekatan yang berbeda dalam pengembangan dan pengelolaan dana investasi, dengan DeepSeek menunjukkan kemajuan signifikan dalam teknologi AI, sementara eFishery menghadapi dugaan penyelewengan dana.

DeepSeek: Inovasi AI yang Efisien

DeepSeek, startup asal China, baru-baru ini meluncurkan dua model AI, yaitu DeepSeek-V3 dan DeepSeek-R1. Model-model ini diklaim lebih hemat biaya dan efisien dibandingkan dengan produk sejenis di pasar.

Dalam pengembangannya, DeepSeek hanya memerlukan waktu dua bulan dan biaya sekitar 6 juta dolar AS (sekitar Rp 97 miliar). Keberhasilan ini sebagian besar dipicu oleh pembatasan ekspor chip canggih oleh Amerika Serikat, yang memaksa perusahaan-perusahaan China untuk berinovasi dan menciptakan solusi yang lebih efisien menggunakan chip Nvidia H800 yang performanya lebih rendah.

Metode "distillation" yang digunakan oleh DeepSeek memungkinkan model AI untuk lebih fokus pada tugas-tugas spesifik, menjadikannya lebih efisien. Chetan Puttagunta dari Benchmark General Partner menyatakan bahwa pendekatan ini membuat model AI dapat mengerjakan hal-hal kecil dengan lebih baik. Aravind Srinivas, CEO Perplexity, menekankan bahwa efisiensi ini memberikan tantangan baru bagi perusahaan-perusahaan AI di AS untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kompetisi global.

eFishery: Dugaan Penyelewengan Dana

Di sisi lain, eFishery, sebuah startup perikanan Indonesia, sedang dalam sorotan karena dugaan penyelewengan dana yang signifikan. Laporan investigasi menunjukkan bahwa manajemen eFishery diduga menggelembungkan angka keuntungan dan pendapatan kepada investor.

Selama periode Januari hingga September 2024, eFishery dilaporkan mengklaim keuntungan sebesar 16 juta dolar AS (Rp 261,3 miliar) padahal sebenarnya mengalami kerugian sebesar 35,4 juta dolar AS (Rp 578 miliar). Total dugaan kerugian mencapai hampir 600 juta dolar AS (Rp 9,8 triliun).

Penyimpangan ini menyebabkan dampak besar pada reputasi eFishery sebagai unicorn dengan valuasi mencapai 1,4 miliar dolar AS. Investigasi ini juga berujung pada pemecatan sementara CEO Gibran Huzaifah dan Chief Product Officer Chrisna Aditya terkait dugaan penyelewengan uang perusahaan.

Dari segi investasi, DeepSeek menunjukkan pendekatan yang inovatif dan efisien dalam pengembangan teknologi AI dengan biaya rendah dan waktu singkat. Sebaliknya, eFishery menghadapi masalah serius dalam transparansi keuangan dan akuntabilitas yang dapat merugikan investor dan stakeholder lainnya.

Sedangkan situasi di eFishery menunjukkan betapa pentingnya pengelolaan dana yang transparan dan akuntabel untuk menjaga kepercayaan investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DeepSeek Startup AI Murah China Guncang Pasar Saham Global

DeepSeek Startup AI Murah China Guncang Pasar Saham Global

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2025 | 15:02 WIB

Cara Menggunakan DeepSeek R1 secara Benar

Cara Menggunakan DeepSeek R1 secara Benar

Tekno | Selasa, 28 Januari 2025 | 15:45 WIB

Modus Baru, Aplikasi Kencan Jadi Ajang Tipu-tipu Investasi Bodong, Sasar WNA Kaya

Modus Baru, Aplikasi Kencan Jadi Ajang Tipu-tipu Investasi Bodong, Sasar WNA Kaya

News | Selasa, 28 Januari 2025 | 14:27 WIB

Tahun Ular Kayu, Sucor Group dan Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan Investasi di Pasar Modal

Tahun Ular Kayu, Sucor Group dan Bank Mandiri Bidik Pertumbuhan Investasi di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2025 | 09:37 WIB

Bos BI Lirik Penggunaan AI untuk Tarik Investor Global

Bos BI Lirik Penggunaan AI untuk Tarik Investor Global

Bisnis | Selasa, 28 Januari 2025 | 08:35 WIB

Polemik iPhone 16, Kemenperin Akhirnya Sanksi Apple Buntut Tak Kunjung Bangun Pabrik di Indonesia

Polemik iPhone 16, Kemenperin Akhirnya Sanksi Apple Buntut Tak Kunjung Bangun Pabrik di Indonesia

Tekno | Senin, 27 Januari 2025 | 20:30 WIB

Terkini

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

PLN Berhasil Amankan Pasokan Listrik Nasional Saat Salat Idulfitri 1447 H

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:37 WIB

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

KB Bank Gelontorkan Rp500 Miliar untuk Akses Pembiayaan UMKM

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:33 WIB

Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta - Cikampek Siang Ini

Contraflow Diterapkan di Tol Jakarta - Cikampek Siang Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:17 WIB

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:23 WIB

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:42 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB