Google Salah Tampilkan Nilai Tukar, Rocky Gerung: Bukti Ekonomi Rapuh

Chandra Iswinarno

Selasa, 04 Februari 2025 | 12:34 WIB
Google Salah Tampilkan Nilai Tukar, Rocky Gerung: Bukti Ekonomi Rapuh
Rocky Gerung. [Tangkap Layar]

Suara.com - Tampilan nilai tukar rupiah di Google yang sempat menunjukkan Rp8.170,65 per dolar AS menjadi sorotan publik.

Pengamat politik Rocky Gerung menilai situasi tersebut mencerminkan kerentanan ekonomi Indonesia, yang diperparah oleh kebijakan fiskal yang rapuh meski ada upaya pemangkasan anggaran proyek besar seperti Ibu Kota Nusantara (IKN).

Meskipun informasi nilai tukar tersebut keliru, hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait stabilitas ekonomi Indonesia.

Rocky Gerung melihat kejadian tersebut menjadi sinyal bahwa fundamental ekonomi Indonesia saat ini tengah rapuh.

Ia menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran proyek besar seperti IKN oleh Presiden Prabowo Subianto memang diperlukan untuk investasi sumber daya manusia.

Namun, kebijakan fiskal yang tidak diimbangi dengan penguatan ekonomi fundamental dapat menimbulkan ketidakpercayaan pasar terhadap rupiah.

"Kesulitan kita hari ini adalah menjaga harga rupiah yang makin lama makin merosot. Tetapi kita juga mau lihat bagaimana kebijakan untuk menjaga rupiah itu sebetulnya dihasilkan untuk menekan jangan sampai rupiah naik ke Rp16.000," ujarnya yang dikutip dari Youtube Rocky Gerung Official.

Rocky juga menjelaskan bahwa penguatan nilai tukar bukan karena perbaikan ekonomi yang mendasar, melainkan karena intervensi Bank Indonesia melalui penerbitan surat utang.

“Kalau rupiah menguat sedikit, itu artinya Bank Indonesia minta utang dolar. Tetapi penguatan itu bukan penguatan yang sifatnya fundamental, melainkan karena dinfus oleh surat utang Bank Indonesia, dan itu selalu berbahaya," tegasnya.

baca juga

Selain itu, Rocky menyoroti bahwa selama dua tahun terakhir Indonesia mengalami defisit transaksi berjalan, yang mengindikasikan lemahnya daya saing ekonomi.

Menurutnya, situasi ini berpotensi memicu "gempa bumi ekonomi" yang dapat merembet menjadi krisis politik jika tidak segera diantisipasi.

"Kalau masih begini, pasti akan ada gempa bumi ekonomi yang bisa mengakibatkan gempa bumi politik," tutup Rocky.

Reporter : Kayla Nathaniel Bilbina

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hashim Sebut Program Jokowi 'Konyol', Rocky Gerung: IKN Pemborosan!

Hashim Sebut Program Jokowi 'Konyol', Rocky Gerung: IKN Pemborosan!

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 12:25 WIB

Rocky Gerung: Retorika Antikorupsi Prabowo Perlu Dibuktikan dengan Langkah Nyata

Rocky Gerung: Retorika Antikorupsi Prabowo Perlu Dibuktikan dengan Langkah Nyata

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 04:10 WIB

Soroti Kabinet 'Obesitas', Rocky Gerung: Publik Tunggu Perampingan demi Efisiensi Anggaran

Soroti Kabinet 'Obesitas', Rocky Gerung: Publik Tunggu Perampingan demi Efisiensi Anggaran

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 03:19 WIB

Terkini

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

Cak Imin Digoda Zulhas di Depan Prabowo soal Nyapres, Langsung Angkat Tangan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:53 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah,  BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM

Kalbar | Jum'at, 18 September 2026 | 20:51 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

Diare Anak di Pontianak Meningkat, 40 Kasus Tercatat dalam Dua Pekan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:46 WIB

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Sebanyak 1.619 Debitur Telah Memperoleh Penyaluran KPP Bernilai Rp427,5 Miliar dari BRI

Batam | Jum'at, 18 September 2026 | 20:43 WIB

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

AI Makin Dipakai Cari Informasi, Tapi Benarkah Hasilnya Bisa Dipercaya?

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 20:42 WIB

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

BPJS Bakal Ubah Sistem JKN Jadi Value Based, Apa yang Bakal Berubah bagi Pasien?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:39 WIB

Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah

Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah

Bali | Jum'at, 18 September 2026 | 20:37 WIB

Kembalikan Rp5 Miliar Tak Hapus Pidana! Ferry Boboho Tetap Berpeluang Jadi Tersangka?

Kembalikan Rp5 Miliar Tak Hapus Pidana! Ferry Boboho Tetap Berpeluang Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:33 WIB

BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat

BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat

Jakarta | Jum'at, 18 September 2026 | 20:32 WIB

×