Perang Sudan Memanas: Tentara Rebut Kembali Wilayah, RSF Balas Dendam

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Selasa, 04 Februari 2025 | 11:56 WIB
Perang Sudan Memanas: Tentara Rebut Kembali Wilayah, RSF Balas Dendam
Rakyat Sudan menggelar protes di jalan menuntut Dewan Peralihan Militer (MTC) menyerahkan kekuasaan kepada pemerintah sipil. [Dok.Antara]

Suara.com - Pertempuran sengit di Sudan selatan dan barat menewaskan sedikitnya 65 orang dan melukai lebih dari 130 orang pada hari Senin, kata petugas medis, sementara perang yang menghancurkan antara tentara dan pasukan paramiliter terus berkecamuk.

Di Kordofan Selatan, tembakan artileri di ibu kota negara bagian Kadugli menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai 70 orang, menurut dua sumber medis.

Kota tersebut, yang dikuasai oleh tentara Sudan, menjadi sasaran serangan yang menurut Gubernur Mohamed Ibrahim dilakukan oleh sebuah faksi Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan-Utara (SPLM-N), yang dipimpin oleh Abdel Aziz al-Hilu, yang juga memiliki pengaruh di negara bagian tersebut.

"Serangan Hilu terhadap warga sipil di Kadugli bertujuan untuk mengacaukan" wilayah tersebut, kata Ibrahim dalam sebuah pernyataan kepada AFP, dan bersumpah untuk "membersihkan pegunungan di sekitar Kadugli" dari pasukan pemberontak.

Gubernur mengatakan bahwa penembakan tersebut menargetkan pasar lokal.

SPLM-N telah bentrok dengan tentara dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter di berbagai wilayah Kordofan Selatan selama perang mereka.

Sudan telah terperosok dalam konflik sejak April 2023, dengan pertempuran antara tentara reguler dan RSF meningkat dalam beberapa minggu terakhir.

Di wilayah barat Darfur yang luas, serangan udara militer di ibu kota Darfur Selatan, Nyala, menewaskan 25 orang dan melukai 63 orang pada hari Senin, sumber medis mengatakan kepada AFP.

Serangan itu menghantam "Distrik Sinema di Nyala", sebuah wilayah di bawah kendali RSF, sumber itu mengatakan kepada AFP, dengan syarat anonim karena masalah keamanan.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, RSF menuduh tentara menggunakan "bom barel" terhadap warga sipil di beberapa lingkungan di Nyala.

RSF menguasai sebagian besar wilayah Darfur, termasuk Nyala, yang terletak 195 kilometer (121 mil) dari El-Fasher, ibu kota Darfur Utara yang terkepung yang merupakan satu-satunya negara bagian di wilayah tersebut yang masih di bawah kendali tentara.

El-Fasher adalah rumah bagi sekitar dua juta orang yang telah dikepung RSF sejak Mei.

Kota ini telah menyaksikan beberapa pertempuran terburuk dalam perang tersebut saat tentara berjuang untuk mempertahankan pijakan terakhirnya di wilayah tersebut.

Badan migrasi PBB mengatakan pada hari Senin bahwa lebih dari 600.000 orang telah mengungsi dari Darfur Utara hanya antara April 2024 dan Januari 2025.

Organisasi Internasional untuk Migrasi melaporkan 95 insiden di Darfur Utara, lebih dari separuhnya terjadi di El-Fasher, selama periode ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peduli Nasib Anak-anak Korban Perang Palestina dan Ukraina, Megawati: Mereka Harapan Masa Depan Peradaban Dunia

Peduli Nasib Anak-anak Korban Perang Palestina dan Ukraina, Megawati: Mereka Harapan Masa Depan Peradaban Dunia

News | Senin, 03 Februari 2025 | 09:35 WIB

Semangati Anak-anak Korban Perang Palestina dan Ukraina di Roma, Megawati: Be Strong, Be Careful!

Semangati Anak-anak Korban Perang Palestina dan Ukraina di Roma, Megawati: Be Strong, Be Careful!

News | Senin, 03 Februari 2025 | 09:11 WIB

Trump Picu Perang Dagang, Masa Depan Rupiah Masih Suram

Trump Picu Perang Dagang, Masa Depan Rupiah Masih Suram

Bisnis | Minggu, 02 Februari 2025 | 14:24 WIB

Penampakan Pesawat Tempur Rafale yang Baru Saja Dibeli Indonesia

Penampakan Pesawat Tempur Rafale yang Baru Saja Dibeli Indonesia

Foto | Minggu, 02 Februari 2025 | 13:30 WIB

Rusia Tuduh Pasukan Ukraina Bunuh 22 Warga Sipil di Desa yang Diduduki

Rusia Tuduh Pasukan Ukraina Bunuh 22 Warga Sipil di Desa yang Diduduki

News | Jum'at, 31 Januari 2025 | 19:16 WIB

Melihat Lebih Dekat Kapal Perang Charles de Gaull Milik Prancis

Melihat Lebih Dekat Kapal Perang Charles de Gaull Milik Prancis

Foto | Jum'at, 31 Januari 2025 | 18:16 WIB

Terkini

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

Amien Rais Desak Reshuffle Total: Akui Kesalahan Tak Bikin Prabowo Jadi Pemimpin Tempe

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:18 WIB

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

AS Rencanakan Serangan Baru ke Iran? Puluhan Pesawat Amunisi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:16 WIB

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

Awas Ancaman Hantavirus! Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus, Ini Tips Amannya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:10 WIB

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

Operasi Pencarian Kapal Migran WNI yang Tenggelam di Malaysia Resmi Dihentikan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 14:00 WIB

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

Saling Terhubung via HT, 21 'Sniper' Pasang Badan Jaga Kampung Narkoba di Samarinda Selama 4 Tahun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:51 WIB

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

Dibanding Era Habibie, Tekanan Rupiah Kini Dinilai Lebih Berat karena Utang Luar Negeri Membengkak

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:50 WIB

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

Perang AS - Iran Makin Parah, Donald Trump Lakukan Hal Tak Terduga Ini

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:42 WIB

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB