Dinas Gulkarmat Minta Tambahan Personel, Petugas Kelelahan Tangani Kebakaran

Andi Ahmad S, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 05 Februari 2025 | 05:05 WIB
Dinas Gulkarmat Minta Tambahan Personel, Petugas Kelelahan Tangani Kebakaran
Ilustrasi kebakaran gudang atau Dinas Gulkarmat Minta Tambahan Personel, Petugas Kelelahan Tangani Kebakaran. [Ist]

Suara.com - Dinas Gulkarmat Minta Tambahan Personel, Petugas Kelelahan Tangani KebakaranPelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengakui bahwa jumlah personel pemadam kebakaran (damkar) di Jakarta masih minim. Ia menilai kondisi ini dapat menyulitkan dan memperlambat kinerja petugas di lapangan.

Saat ini, jumlah petugas damkar di Jakarta sebanyak 3.700 orang, sedangkan idealnya dibutuhkan 11.000 personel untuk menangani angka kebakaran yang masih tinggi. Setiap pos pemadam seharusnya memiliki 18 personel yang dibagi dalam tiga unit dengan masing-masing enam orang. Namun, saat ini satu pos hanya diisi sembilan orang dengan pembagian tiga orang per unit.

"Satu unit itu seharusnya diawaki enam orang. Sekarang hanya tiga orang, sehingga ada dobel fungsi. Kondisi ini bisa membahayakan mereka saat bertugas," ujar Satriadi kepada wartawan, Selasa (4/2/2025).

Ia juga menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi ini, yang menyebabkan beban kerja petugas menjadi lebih berat.

"Faktanya, kami kekurangan personel. Saya kasihan dengan anggota saya, mereka kelelahan dan sangat capek," ungkapnya.

Selain kekurangan personel, jumlah pos pemadam kebakaran di Jakarta juga belum mencukupi. Saat ini, terdapat 170 pos, sedangkan idealnya setiap kelurahan memiliki satu pos pemadam. Dengan total 267 kelurahan di Jakarta, masih ada kekurangan signifikan.

Menurut Satriadi, kekurangan pos dan personel ini berdampak pada kecepatan penanganan kebakaran (response time) setelah menerima laporan dari masyarakat.

"Semakin banyak pos pemadam kebakaran, semakin cepat responsnya. Apalagi dengan kondisi Jakarta yang macet dan padat. Dengan penyebaran pos yang lebih banyak, saya yakin kita bisa menekan angka kebakaran dan kerugiannya," imbuhnya.

Untuk mengatasi keterbatasan ini, Satriadi menginisiasi pembentukan relawan kebakaran dari unsur masyarakat. Mereka membantu dalam berbagai tugas, seperti menggulung dan menarik selang saat terjadi kebakaran serta menyosialisasikan pencegahan kebakaran kepada masyarakat.

baca juga

"Tahun lalu, angka kebakaran turun 13,4 persen. Hal ini berkat program kami yang mencakup pengadaan APAR, pembentukan relawan kebakaran, dan berbagai langkah lainnya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nasib AKBP Bintoro Cs Diputuskan Pekan Ini, Sidang Etik Dugaan Pemerasan Anak Bos Prodia Dimulai

Nasib AKBP Bintoro Cs Diputuskan Pekan Ini, Sidang Etik Dugaan Pemerasan Anak Bos Prodia Dimulai

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 03:01 WIB

Marak Coretan 'Adili Jokowi' di Sudut-sudut Kota, Bentuk Ekspresi Ketidakpuasan Publik?

Marak Coretan 'Adili Jokowi' di Sudut-sudut Kota, Bentuk Ekspresi Ketidakpuasan Publik?

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 02:32 WIB

Disdik DKI Klaim Sudah Sampaikan Syarat Nilai 70 untuk KJP, Pramono: Saya Baru Tahu

Disdik DKI Klaim Sudah Sampaikan Syarat Nilai 70 untuk KJP, Pramono: Saya Baru Tahu

News | Rabu, 05 Februari 2025 | 02:16 WIB

Terkini

Ekspansi LRT ke JIS dan Halim, Pramono Minta Dukungan Danantara

Ekspansi LRT ke JIS dan Halim, Pramono Minta Dukungan Danantara

Video | Minggu, 20 September 2026 | 18:22 WIB

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:20 WIB

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB

Andre Taulany Nikahi Amanda Rigby, Ungkap Pernikahan Direstui Orang Tua dan Anak

Andre Taulany Nikahi Amanda Rigby, Ungkap Pernikahan Direstui Orang Tua dan Anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 18:14 WIB

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

5 Sunscreen Mengandung TXA untuk Memudarkan Flek Hitam Wanita

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:08 WIB

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Andre Taulany Akhirnya Buka Suara soal Pernikahan dengan Amanda Rigby

Entertainment | Minggu, 20 September 2026 | 18:00 WIB

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:52 WIB

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:50 WIB

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Dilema Atlet Pelajar: Saat Generasi Emas Dipaksa Memilih Antara Lapangan atau Kelas

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:39 WIB

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

Boni Hargens Soroti Polri di Era Digital: Citizen Journalism Bisa Jadi Early Warning System

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:33 WIB

×