KTT Darurat Liga Arab: Solusi Tandingan Rencana Kontroversial Trump untuk Palestina

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 12 Februari 2025 | 17:18 WIB
KTT Darurat Liga Arab: Solusi Tandingan Rencana Kontroversial Trump untuk Palestina
Ilustrasi pertemuan Liga Arab. /ANTARA/Anadolu/py

Suara.com - KTT darurat Liga Arab, yang akan diselenggarakan di Mesir pada akhir bulan ini, akan membahas usulan Arab yang bertujuan untuk memastikan warga Palestina tetap tinggal di tanah mereka. Inisiatif ini secara langsung menentang rencana Presiden AS Donald Trump yang menganjurkan pemindahan warga Palestina dari Gaza.

Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengatakan KTT tersebut akan menghadirkan sikap Arab yang bersatu sebagai alternatif terhadap Trump. Ia menekankan bahwa rencana tersebut akan didasarkan pada konsensus Palestina dan didukung oleh dukungan luas dari Arab dan internasional.

Menurut juru bicara Liga Arab Gamal Roshdy, KTT tersebut akan berfokus pada rencana rekonstruksi untuk Gaza sambil memastikan warga Palestina tetap tinggal di tanah air mereka.

Kementerian Luar Negeri Mesir mengonfirmasi bahwa Kairo akan menjadi tuan rumah KTT darurat pada tanggal 27 Februari untuk membahas perkembangan serius terbaru mengenai Palestina. Pertemuan tersebut terjadi di tengah dorongan Trump yang terus berlanjut untuk merelokasi warga Palestina dari Gaza ke negara lain, termasuk Mesir dan Yordania.

Aboul Gheit dengan tegas menolak konsesi Arab apa pun mengenai tanah Palestina, menegaskan kembali komitmen dunia Arab terhadap solusi dua negara. Ia mengecam Trump karena berupaya merampas hak-hak warga Palestina, seraya menambahkan: "Baik dia maupun orang lain tidak dapat membeli Gaza."

Pada akhir Januari, Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengecam pemindahan paksa warga Palestina, menyebutnya sebagai "ketidakadilan" yang tidak akan diterima Mesir.

Liga Arab juga mengeluarkan pernyataan minggu lalu yang menolak rencana Trump, dengan mengatakan rencana itu melanggar hukum internasional dan merusak solusi dua negara yang dipandang sebagai satu-satunya jalan yang layak menuju perdamaian dan keamanan abadi antara warga Palestina dan Israel.

Proposal Arab dalam pertemuan puncak mendatang berkisar pada tiga tujuan utama: menolak pemindahan paksa warga Palestina, meluncurkan inisiatif rekonstruksi skala besar untuk Gaza, dan memulihkan pemerintahan Otoritas Palestina (PA) atas wilayah tersebut, yang mengarah pada pemilihan umum setelah masa transisi.

Menurut sumber diplomatik Arab, Mesir dan negara-negara Arab lainnya sedang menggodok kerangka kerja untuk memungkinkan PA melanjutkan pemerintahannya di Gaza dengan perlawanan minimal dari Hamas, yang saat ini menguasai daerah kantong pantai tersebut.

Mesir juga telah mengumumkan rencana untuk menyelenggarakan konferensi internasional, bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa, untuk memfasilitasi pembangunan kembali Gaza.

Dalam sambutannya di Asharq Al-Awsat, analis politik Ashraf Al-Ashry mencatat bahwa usulan tersebut bertujuan untuk mencegah pemindahan paksa, sekaligus memungkinkan PA untuk membangun kembali kendali atas Gaza, yang pada akhirnya membuka jalan bagi pemilihan umum Palestina.

Analis politik Palestina Shafiq Al-Talouli menyuarakan sentimen ini, menekankan bahwa negara-negara Arab mengambil langkah serius untuk mewujudkan visi mereka bagi Palestina dengan memastikan berdirinya negara Palestina yang merdeka.

“Cara paling efektif untuk melawan upaya pemindahan paksa adalah persatuan Arab,” tegasnya.

Selain itu, ia mengatakan perencanaan pascaperang harus difokuskan pada pengalihan kendali Gaza kembali ke PA mengingat beberapa negara Eropa mendukung pendekatan ini.

Langkah seperti itu membutuhkan rekonsiliasi Palestina yang mendesak, terutama antara Fatah dan Hamas, katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Houthi Ancam Serang Israel Jika Gaza Diserang Lagi!

Houthi Ancam Serang Israel Jika Gaza Diserang Lagi!

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 16:34 WIB

Arab Peringatkan Trump, Rencananya untuk Gaza Bisa Picu Konflik di Timur Tengah

Arab Peringatkan Trump, Rencananya untuk Gaza Bisa Picu Konflik di Timur Tengah

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 16:28 WIB

AS: Hamas Tak Boleh Kuasai Gaza Lagi!

AS: Hamas Tak Boleh Kuasai Gaza Lagi!

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 16:26 WIB

Kritik Kebijakan Trump, Inspektur Jenderal USAID Dipecat: Ada Apa di Baliknya?

Kritik Kebijakan Trump, Inspektur Jenderal USAID Dipecat: Ada Apa di Baliknya?

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 15:57 WIB

Korea Utara Kecam Usulan Trump untuk Gaza, Sebut AS sebagai Pemeras

Korea Utara Kecam Usulan Trump untuk Gaza, Sebut AS sebagai Pemeras

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 10:58 WIB

Mesir Tawarkan Rencana Rekonstruksi Gaza, Tolak Pemindahan Warga Palestina

Mesir Tawarkan Rencana Rekonstruksi Gaza, Tolak Pemindahan Warga Palestina

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 10:36 WIB

Terkini

Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta

Geledah Rumah Bupati Tulungagung di Surabaya, KPK Temukan Uang Tunai Puluhan Juta

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:03 WIB

Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya

Pramono Anung Bakal Pangkas Pajak Warga Jakarta, Ini Bocoran Kebijakan Barunya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:57 WIB

Apa Tugas Ombudsman? Ketua Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi

Apa Tugas Ombudsman? Ketua Hery Susanto Jadi Tersangka Korupsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:51 WIB

Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu

Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:37 WIB

Menaker Dorong Itjen Bertransformasi: dari Pencari Temuan Menjadi Mitra Pencegah Risiko

Menaker Dorong Itjen Bertransformasi: dari Pencari Temuan Menjadi Mitra Pencegah Risiko

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:32 WIB

Berapa Gaji Ketua Ombudsman? Baru Dilantik Seminggu, Kini Jadi Tersangka Korupsi

Berapa Gaji Ketua Ombudsman? Baru Dilantik Seminggu, Kini Jadi Tersangka Korupsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:30 WIB

Polda Metro Jaya Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi untuk 3 Tersangka, Ini Alasannya

Polda Metro Jaya Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi untuk 3 Tersangka, Ini Alasannya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:29 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Adalah Mitra, Bukan Lawan Perusahaan

Menaker: Serikat Pekerja Adalah Mitra, Bukan Lawan Perusahaan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:27 WIB

Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027

Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:20 WIB

Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme

Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:17 WIB