Elon Musk Umumkan Grok 3 Akan Segera Dirilis, Klaim Lebih Unggul dari ChatGPT

Bella | Suara.com

Kamis, 13 Februari 2025 | 14:43 WIB
Elon Musk Umumkan Grok 3 Akan Segera Dirilis, Klaim Lebih Unggul dari ChatGPT
elon musk (Instagram @elonrmuskk)

Suara.com - Elon Musk mengungkapkan bahwa chatbot AI terbarunya, Grok 3, telah memasuki tahap akhir pengembangan dan akan segera dirilis dalam satu hingga dua minggu ke depan. Dalam pernyataannya di World Governments Summit di Dubai pada hari Kamis, Musk menyebut Grok 3 memiliki kemampuan penalaran yang sangat kuat dan dalam pengujian internalnya, AI tersebut mampu mengungguli semua model yang telah dirilis sejauh ini.

"Grok 3 memiliki kemampuan penalaran yang sangat kuat, jadi dalam pengujian yang telah kami lakukan sejauh ini, Grok 3 mengungguli apa pun yang telah dirilis, yang kami ketahui, jadi itu pertanda baik," ujar Musk melalui panggilan video dalam acara tersebut.

xAI vs OpenAI: Persaingan Semakin Memanas

Musk mendirikan xAI sebagai pesaing OpenAI, perusahaan yang pernah ia dirikan dan kini mendapat dukungan dari Microsoft serta Alphabet (induk perusahaan Google). Persaingan antara Musk dan OpenAI semakin memanas setelah pada hari Senin, sebuah konsorsium investor yang dipimpin oleh Musk menawarkan $97,4 miliar untuk membeli aset OpenAI. Tawaran ini dianggap sebagai langkah agresif dalam upaya merebut dominasi di bidang kecerdasan buatan.

OpenAI sendiri didirikan sebagai organisasi nirlaba dengan tujuan mengembangkan model AI terbaik dengan dukungan modal yang cukup. Namun, Musk menggugat CEO OpenAI, Sam Altman, pada bulan Agustus dan meminta hakim distrik AS untuk menghalangi perubahan OpenAI menjadi entitas nirlaba. OpenAI menanggapi bahwa tawaran pembelian Musk bertentangan dengan gugatannya tersebut.

"Saya pikir buktinya ada di sana bahwa OpenAI telah mencapai sejauh ini meski memiliki setidaknya semacam peran ganda, yaitu peran nirlaba. Apa yang mereka coba lakukan sekarang adalah menghapus sepenuhnya peran nirlaba, dan itu tampaknya sudah keterlaluan," kata Musk.

Musk dan Pandangan Ekonomi Global

Selain membahas perkembangan AI, Musk juga menyoroti kebijakan ekonomi Amerika Serikat. Ia mengklaim bahwa pengeluaran pemerintah dapat dikurangi sebesar $1 triliun atau lebih, yang menurutnya akan membantu mengendalikan inflasi tanpa mengorbankan pertumbuhan ekonomi.

"Mungkin ekonomi bisa tumbuh pada angka 4 atau 5% secara potensial, dalam hal produksi barang dan jasa riil yang bermanfaat, dan belanja pemerintah bisa dikurangi sekitar 3 atau 4 persen dari ekonomi, mungkin sekitar satu triliun dolar atau lebih, dan efek bersihnya adalah tidak ada inflasi dari tahun 2025 hingga 2026, jadi itu akan sangat luar biasa," jelasnya.

Kritik terhadap Kebijakan Luar Negeri AS

Dalam forum yang sama, Musk juga mengomentari kebijakan luar negeri Amerika Serikat yang menurutnya terlalu agresif. Ia menegaskan bahwa AS seharusnya lebih fokus pada urusan dalam negeri dan tidak terlalu ikut campur dalam konflik internasional.

"Menurut saya, secara umum kita harus membiarkan negara lain mengurus urusan mereka sendiri," katanya.

Pernyataan Musk ini muncul di tengah kontroversi yang dipicu oleh mantan Presiden AS, Donald Trump, yang menyarankan agar AS mengambil alih Jalur Gaza, merelokasi penduduk Palestina, dan mengubahnya menjadi "Riviera Timur Tengah". Komentar tersebut memicu reaksi keras dari komunitas internasional, termasuk dari dunia Arab.

Dengan rencana peluncuran Grok 3 dan perseteruannya dengan OpenAI, Elon Musk kembali menjadi sorotan dalam perkembangan teknologi dan geopolitik dunia. Menarik untuk ditunggu bagaimana persaingan di dunia AI dan sikapnya terhadap berbagai isu global akan berkembang di masa mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arab Saudi Sambut Baik Pembangunan Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina

Arab Saudi Sambut Baik Pembangunan Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 09:04 WIB

200.000 Orang Dukung Denmark Beli California, Mickey Mouse Pakai Helm Viking?

200.000 Orang Dukung Denmark Beli California, Mickey Mouse Pakai Helm Viking?

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 19:23 WIB

Peringatan Keras Liga Arab: Rencana Trump soal Gaza Ancam Picu Perang Regional Baru

Peringatan Keras Liga Arab: Rencana Trump soal Gaza Ancam Picu Perang Regional Baru

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 18:18 WIB

Telur Jadi Barang Mewah di AS, Harga Naik 2 Kali Lipat karena Flu Burung?

Telur Jadi Barang Mewah di AS, Harga Naik 2 Kali Lipat karena Flu Burung?

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 18:05 WIB

China Kecam Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza: Pemindahan Paksa!

China Kecam Rencana Trump Pindahkan Warga Gaza: Pemindahan Paksa!

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 17:37 WIB

KTT Darurat Liga Arab: Solusi Tandingan Rencana Kontroversial Trump untuk Palestina

KTT Darurat Liga Arab: Solusi Tandingan Rencana Kontroversial Trump untuk Palestina

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 17:18 WIB

Houthi Ancam Serang Israel Jika Gaza Diserang Lagi!

Houthi Ancam Serang Israel Jika Gaza Diserang Lagi!

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 16:34 WIB

AS: Hamas Tak Boleh Kuasai Gaza Lagi!

AS: Hamas Tak Boleh Kuasai Gaza Lagi!

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 16:26 WIB

Kritik Kebijakan Trump, Inspektur Jenderal USAID Dipecat: Ada Apa di Baliknya?

Kritik Kebijakan Trump, Inspektur Jenderal USAID Dipecat: Ada Apa di Baliknya?

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 15:57 WIB

Mesir Tawarkan Rencana Rekonstruksi Gaza, Tolak Pemindahan Warga Palestina

Mesir Tawarkan Rencana Rekonstruksi Gaza, Tolak Pemindahan Warga Palestina

News | Rabu, 12 Februari 2025 | 10:36 WIB

Terkini

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:34 WIB

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:25 WIB

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

Kelakuan Donald Trump Ubah Selat Hormuz Jadi Selat Trump, Harga Minyak Dunia Meledak

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:18 WIB

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

Perang Iran Berakhir? USS Gerald Ford Pulang Kandang Setelah 300 Hari di Laut

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:07 WIB

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

1.793 Personel Dikerahkan Amankan May Day 2026, 200 Ribu Buruh Diprediksi Padati Monas

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:04 WIB

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

Usai Insiden di Rel Bekasi, Korlantas Kumpulkan Pengusaha Taksi Listrik

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:59 WIB

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

Hilirisasi Tahap II Dimulai, Pengamat INDEF: Peluang Besar Transformasi Industri Berkelanjutan

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:36 WIB

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

Banding Ditolak Pengadilan, Pelaku Penembakan Masjid Christchurch Tetap Dipenjara Seumur Hidup

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:33 WIB

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

Tak Terluka, Korban KRL Bekasi Meninggal Diduga Syok di Ambulans: Ini Kesaksian Sang Anak

News | Kamis, 30 April 2026 | 15:24 WIB