Disediakan Bus, Istri Kepala Daerah Tak Ikut Jalan Kaki Panas-panasan dari Monas ke Istana

Kamis, 20 Februari 2025 | 10:29 WIB
Disediakan Bus, Istri Kepala Daerah Tak Ikut Jalan Kaki Panas-panasan dari Monas ke Istana
Bus Transjakarta untuk istri dan tamu undangan pelantikan kepala daerah di Monas. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Para pendamping seperti istri dan keluarga kepala daerah terpilih beserta wakilnya tak ikut panas-panasan saat dikumpulkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, jelang pelantikan. Mereka disediakan fasilitas yang menghalangi teriknya panas matahari.

Saat menunggu di lapangan silang Monas misalnya, terdapat tenda besar warna putih yang disediakan untuk para kepala daerah terpilih, wakilnya, pendamping, dan ketua DPRD. Tersedia pula kursi dan cemilan selama menunggu.

Kemudian, para pendamping kepala daerah juga akan menumpangi puluhan bus listrik Transjakarta saat menuju ke Istana Kepresidenan.

Sementara, para kepala daerah terpilih akan berjalan kaki dari Monas ke Istana Mereka sambil diiringi drum band.

Pengamanan ketat juga diberlakukan jelang acara pelantikan. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) turut melakukan penjagaan di lapangan silang Monumen Nasional (Monas).

Sesuai rencana rangkaian acara pelantikan, para kepala daerah terpilih beserta wakilnya dikumpulkan lebih dulu di silang Monas tepat di seberang Istana Negara. Terdapat satu tenda besar warna putih yang menjadi tempat dibariskannya para kepala daerah.

Sebelum masuk tenda ini, petugas Paspampres melakukan pengamanan ketat. Mereka bahkan membatasi barang bawaan para kepala daerah dan pendampingnya.

Barang yang tak boleh dibawa seperti korek api, ponsel, hingga tas. Petugas paspampres terlihat aktif memberitahu larangan bawaan ini di depan tenda.

"Korek, tas, ponsel tolong ditinggal. Jangan dibawa," ujar salah satu petugas Paspampres.

Baca Juga: Foto Bareng Warga di Monas, 961 Kepala Daerah Bersiap Ikuti Pelantikan Historis

Beberapa kepala daerah terpilih terlihat masih ada yang membawa barang-barang itu saat hendak masuk. Karena dilarang, mereka sempat kembali untuk menitipkan bawaannya ke staf, kerabat atau kerabat yang ada di luar tenda.

Selain itu, tiap kepala daerah atau wakilnya hanya boleh membawa satu pendamping. Petugas Paspampres juga mengecek undangan yang dipegang pendamping.

"Satu saja pak. Undangannya saya lihat dulu," kata petugas Paspampres itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI