Waspada! BNPT Ungkap Keresahan Sosial Jadi Celah Rekrutmen Teroris

Chandra Iswinarno | Suara.com

Jum'at, 21 Februari 2025 | 20:00 WIB
Waspada! BNPT Ungkap Keresahan Sosial Jadi Celah Rekrutmen Teroris
Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bidang Politik, Irine Gayatri. [Suara.com/Kayla]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggandeng kementerian, lembaga, dan organisasi masyarakat sipil untuk menekan faktor pendorong yang dapat meningkatkan kerentanan terhadap paham radikal.

Hal tersebut nantinya dituangkan dalam Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE).

Penasihat Preventing and Countering Violent Extremism (PCVE) Wahid Foundation, Mujtaba Hamdi, menegaskan bahwa penanggulangan terorisme harus dilakukan secara holistik.

Ia menyoroti pentingnya memahami faktor-faktor yang melatarbelakangi seseorang terlibat dalam aksi terorisme, termasuk faktor pendorong, penarik, dan faktor personal.

"Terorisme bukan hanya kejadian, penangkapan, dan eksekusi, tetapi masalah terorisme itu didekati secara holistik. Mulai dari permulaannya, bagaimana orang bisa mulai terlibat dalam terorisme, bagaimana persiapan, kemudian setelahnya," ujar Mujtaba di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025).

Ia menjelaskan bahwa faktor pendorong utama yang menjustifikasi kekerasan teror di Indonesia, sebagian besar berasal dari ekstremisme keagamaan yang memiliki akar sejarah panjang.

Faktor ini tersebar luas melalui berbagai media dan masih menjadi tantangan besar meskipun narasi kekerasan mulai berkurang di era digital.

Oleh karena itu, dalam RAN PE, terdapat 135 aksi rencana yang sebagian besar diarahkan untuk mengatasi faktor pendorong tersebut, termasuk melalui pendidikan dan peran aktif pemerintah daerah.

Mujtaba juga menyoroti bahwa isu terorisme kerap dianggap hanya sebagai masalah keamanan, padahal sifatnya multidimensi.

“Kita sendiri sudah melibatkan lebih dari 30 masyarakat sipil. Namun, banyak problem yang belum beres soal faktor pendorong. Faktor ini berkaitan dengan faktor eksternal yang membuat orang resah, sehingga harus dicari akar keresahannya,” tambahnya.

Kondisi sosial yang ada saat ini juga menjadi perhatian utama.

Meski dalam dua tahun terakhir Indonesia tidak mengalami serangan teror, keresahan sosial terus meningkat, terutama di kalangan masyarakat miskin dan anak muda yang tidak memiliki pekerjaan.

Menurutnya, hal tersebut bisa menjadi celah yang dimanfaatkan oleh kelompok ekstremis.

“Jika keresahan tidak ditangani dengan bijak, kelompok tertentu dapat memanfaatkan ini untuk kepentingan mereka. Ini mengkhawatirkan, karena kondisi ini bisa menjadi pemicu rekrutmen kelompok radikal,” kata Mujtaba.

Ia menegaskan bahwa kebijakan yang diambil harus mencermati setiap potensi yang dapat digunakan sebagai arena penyebaran ideologi ekstrem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggaran BNPT Kena Efisiensi, Legislator PDIP Protes: Kalau Ada Serangan Bom, Kita Kalang Kabut

Anggaran BNPT Kena Efisiensi, Legislator PDIP Protes: Kalau Ada Serangan Bom, Kita Kalang Kabut

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 18:52 WIB

Anggaran LPSK Dipotong 62 Persen, Korban Terorisme Protes ke Presiden Prabowo

Anggaran LPSK Dipotong 62 Persen, Korban Terorisme Protes ke Presiden Prabowo

News | Selasa, 11 Februari 2025 | 10:51 WIB

Punya Kenangan Masa Lalu saat Masih Dinas di Densus, Kepala BNPT Ngaku Merinding Dengar Eks Anggota JI Ikrar Setia NKRI

Punya Kenangan Masa Lalu saat Masih Dinas di Densus, Kepala BNPT Ngaku Merinding Dengar Eks Anggota JI Ikrar Setia NKRI

News | Sabtu, 21 Desember 2024 | 21:57 WIB

Terkini

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

Bayar atau Babak Belur: Mengapa Premanisme Tanah Abang Tak Pernah Benar-Benar Hilang?

News | Rabu, 15 April 2026 | 07:00 WIB

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

Izin ke Amerika Serikat, Negara Tetangga Ingin Beli Lebih Banyak Minyak dari Rusia

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:50 WIB

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

AS dan Iran Dikabarkan Akan Kembali ke Meja Perundingan di Pakistan Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:47 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:42 WIB

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:33 WIB

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV

News | Rabu, 15 April 2026 | 06:30 WIB

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB