Pasukan Ukraina Ragukan Perundingan Damai Rusia-AS, Siap Terus Bertempur

Bella | Suara.com

Sabtu, 22 Februari 2025 | 05:05 WIB
Pasukan Ukraina Ragukan Perundingan Damai Rusia-AS, Siap Terus Bertempur
Ilustrasi - Seorang tentara Ukraina berjalan di posisi tempur dekat garis pemisahan dari pemberontak yang didukung Rusia di dekat Horlivka di wilayah Donetsk, Ukraina, 22 Januari 2022. (ANTARA/Reyuters/Anna Kudriavtseva/as)

Suara.com - Pembicaraan damai antara Rusia dan Amerika Serikat yang bertujuan untuk mengakhiri perang tiga tahun di Ukraina tidak memberikan harapan bagi pasukan garis depan Ukraina. Mereka tidak melihat adanya kemungkinan pertempuran berakhir dengan cepat jika Kyiv tidak diikutsertakan dalam negosiasi.

Seorang prajurit infanteri dengan tanda panggilan "Rugbyist" menegaskan bahwa Ukraina telah menunjukkan perlawanan sengit sejak awal invasi Rusia pada Februari 2022, bahkan sebelum dukungan Barat mengalir masuk. Menurutnya, negaranya mampu bertahan lagi jika diperlukan.

"Mungkin mereka memutuskan sesuatu di sana - tetapi itu pendapat mereka," ujar prajurit berusia 21 tahun yang memiliki tanda panggilan "musim semi" ini di sebuah pangkalan pelatihan di Ukraina tenggara.

"Orang Ukraina tidak akan percaya semua itu," katanya lagi.

Dorongan mantan Presiden AS Donald Trump untuk mencapai perdamaian cepat dengan Rusia tanpa melibatkan Ukraina semakin menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga dan sekutu Kyiv. Namun, pasukan garis depan tetap bertekad untuk melanjutkan perjuangan mereka, mengingat pengorbanan besar yang telah terjadi selama tiga tahun terakhir.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dengan tegas menolak segala kesepakatan yang dibuat tanpa melibatkan negaranya. Ia juga menekankan pentingnya jaminan keamanan dari mitra internasional sebelum menyetujui penyelesaian apa pun.

Di sisi lain, utusan Trump, Keith Kellogg, mengungkapkan bahwa ia telah melakukan pembicaraan yang luas dan positif dengan Zelenskyy dalam kunjungannya ke Kyiv, meskipun tidak memberikan rincian lebih lanjut. Sementara itu, Kremlin memberi isyarat kemungkinan pertemuan antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, meskipun detailnya masih dalam tahap pembahasan.

Di medan perang, pasukan Ukraina menghadapi tantangan berat dalam mempertahankan posisi mereka di garis depan timur yang luas, terutama di sekitar pusat logistik Pokrovsk. Kota yang menjadi titik strategis ini terus menghadapi tekanan dari serangan Rusia.

Di tengah ketidakpastian perundingan damai, pasukan Ukraina tetap bersiap untuk bertempur hingga akhir. "Ada banyak patriot di antara kita - kita adalah keturunan bangsa Cossack," ujar seorang prajurit dengan tanda panggilan "Alladin" yang bertugas melatih pasukan.

"Kita akan berjuang sampai akhir," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rusia Klaim Kuasai Dua Desa di Ukraina Timur

Rusia Klaim Kuasai Dua Desa di Ukraina Timur

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 21:21 WIB

Donald Trump Klaim BRICS Telah Berantakan Setelah Ancaman Tarif Dagang AS

Donald Trump Klaim BRICS Telah Berantakan Setelah Ancaman Tarif Dagang AS

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 19:10 WIB

Zelensky Semprot Trump: Anda Terjebak Disinformasi Rusia!

Zelensky Semprot Trump: Anda Terjebak Disinformasi Rusia!

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 06:37 WIB

Macron ke Trump: Jangan Lemah Terhadap Putin!

Macron ke Trump: Jangan Lemah Terhadap Putin!

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 06:29 WIB

Wapres AS: Ukraina Mustahil Menang Lawan Rusia, Perang Takkan Terjadi di Era Trump

Wapres AS: Ukraina Mustahil Menang Lawan Rusia, Perang Takkan Terjadi di Era Trump

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 06:05 WIB

Prancis Tegaskan Hak Ukraina dalam Kesepakatan Perdamaian dengan Rusia

Prancis Tegaskan Hak Ukraina dalam Kesepakatan Perdamaian dengan Rusia

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 21:24 WIB

Yunani Desak Eropa Bangun Pertahanan Mandiri, Lepas dari AS!

Yunani Desak Eropa Bangun Pertahanan Mandiri, Lepas dari AS!

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 21:00 WIB

Trump Puji Arab Saudi, Kecam Zelenskyy di Forum Investasi Miami

Trump Puji Arab Saudi, Kecam Zelenskyy di Forum Investasi Miami

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 05:05 WIB

Pasukan Rusia Rebut Kembali 800 Km Persegi Wilayah dari Ukraina

Pasukan Rusia Rebut Kembali 800 Km Persegi Wilayah dari Ukraina

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 04:05 WIB

Trump Bela Rusia, Sebut Punya Posisi Kuat Akhiri Perang Ukraina

Trump Bela Rusia, Sebut Punya Posisi Kuat Akhiri Perang Ukraina

News | Kamis, 20 Februari 2025 | 20:28 WIB

Terkini

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

Kelelahan Ekstrem Berujung Maut, Kisah Brigadir Fajar Permana Gugur Kawal Arus Mudik 2026

News | Senin, 23 Maret 2026 | 14:25 WIB

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

Libur Lebaran 2026: Ragunan Diserbu Wisatawan, Targetkan 400 Ribu Pengunjung

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:38 WIB

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

Duduk Perkara Benjamin Netanyahu Bandingkan Yesus vs Genghis Khan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:25 WIB

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

Kepadatan Kendaraan Menuju Puncak Bogor Meningkat 50 Persen, Satu Arah Diberlakukan Sejak Pagi

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:17 WIB

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

Lalu Lintas Kendaraan di Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Masih Tinggi Pasca Lebaran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:13 WIB

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

Seberapa Penting Selat Hormuz untuk Dunia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 13:04 WIB

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

Strategi Mengerikan Perang Iran, Makin Ganas Hingga Diprediksi Akan Kalahkan AS - Israel

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:52 WIB

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

Preseden Buruk Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, ICW Sebut Dewas Harus Periksa Pimpinan KPK

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:39 WIB

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

4 Anggota BAIS TNI Terlibat Teror Air Keras, DPR Desak Pengusutan Transparan

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:30 WIB

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

Jet Siluman Amerika Serikat Seperti Pesawat Mainan, Dipecundangi Iran Sampai Rontok

News | Senin, 23 Maret 2026 | 12:25 WIB