Putin: Perundingan Damai Ukraina Butuh Kepercayaan AS-Rusia, Eropa Akan Dilibatkan Kemudian

Bella Suara.Com
Selasa, 25 Februari 2025 | 15:03 WIB
Putin: Perundingan Damai Ukraina Butuh Kepercayaan AS-Rusia, Eropa Akan Dilibatkan Kemudian
Donald Trump dan Vladimir Putin (REUTERS/Kevin Lamarque)

Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa partisipasi negara-negara Eropa dalam perundingan damai Ukraina akan dibutuhkan di tahap tertentu. Namun, ia menekankan bahwa langkah pertama dalam mencapai penyelesaian konflik adalah membangun kepercayaan antara Rusia dan Amerika Serikat.

Dalam wawancara dengan televisi pemerintah Rusia pada Senin (25/2), Putin mengatakan bahwa ia melihat Presiden AS Donald Trump mendekati konflik Rusia-Ukraina secara rasional dan tidak emosional. Meski demikian, ia memberi kesan bahwa perang mungkin tidak akan berakhir secepat yang diisyaratkan oleh Trump.

"Kami hanya sepakat bahwa kami akan bergerak ke arah penyelesaian konflik. Dan dalam hal ini, tentu saja, kami tidak menolak partisipasi negara-negara Eropa," kata Putin.

Pernyataan ini muncul di tengah peringatan tahun ketiga invasi Rusia ke Ukraina, yang telah menyebabkan ribuan korban jiwa dan jutaan orang mengungsi. Sementara itu, Trump mengisyaratkan bahwa perang bisa berakhir dalam beberapa minggu, meskipun tanpa penjelasan lebih lanjut.

Putin mengungkapkan bahwa pembicaraan awal antara AS dan Rusia di Riyadh membahas upaya membangun kepercayaan antara kedua negara. Menurutnya, penyelesaian konflik Ukraina bergantung pada langkah pertama yang diambil oleh Moskow dan Washington.

"Untuk menyelesaikan masalah yang rumit dan akut seperti Ukraina, baik Rusia maupun Amerika Serikat harus mengambil langkah pertama," tegas Putin.

"Tapi apa hubungannya orang Eropa dengan hal ini?" katanya lagi.

Ketidakhadiran Ukraina dan sekutu Eropa dalam pembicaraan awal di Arab Saudi pekan lalu telah memicu keberatan dari Kyiv. Namun, Putin menekankan bahwa fokus utama dari pertemuan tersebut adalah membangun kepercayaan antara Moskow dan Washington sebelum mengikutsertakan negara-negara Eropa dalam perundingan yang lebih luas.

Lebih lanjut, Putin juga menyatakan kesiapannya untuk mendiskusikan pengurangan besar-besaran dalam pengeluaran militer dengan Amerika Serikat. Ia bahkan menyebut kemungkinan pengurangan anggaran pertahanan hingga 50 persen.

Baca Juga: Sirine Meraung-raung! Serangan Rudal Rusia Guncang Ukraina

"Kita bisa mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat. Kami tidak menentangnya," ujar Putin.

"Jika AS mengurangi anggaran pertahanan mereka hingga 50 persen, kami juga akan melakukan hal yang sama. Tiongkok bisa bergabung nanti jika mereka menginginkannya," ujarnya.

Putin juga menepis anggapan bahwa Trump akan mengambil keputusan berdasarkan emosi dalam kebijakan AS terhadap Ukraina. Menurutnya, Trump lebih bebas dalam bertindak dibandingkan para pemimpin Eropa yang terikat dengan janji-janji sebelumnya kepada Ukraina.

"Dia bergerak dengan cara yang lugas dan tanpa batasan tertentu. Dia berada dalam posisi unik: dia tidak hanya mengatakan apa yang dia pikirkan, tetapi juga apa yang dia inginkan. Ini adalah hak istimewa pemimpin salah satu negara adikuasa," tutup Putin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI