Korban Skandal IT Kantor Pos Menanti Keadilan, Harapan Tipis di Pengadilan Tinggi

Andi Ahmad S

Rabu, 26 Februari 2025 | 17:56 WIB
Korban Skandal IT Kantor Pos Menanti Keadilan, Harapan Tipis di Pengadilan Tinggi
Ilustrasi pengadilan.(Pexels/Sora Shimazaki)

Suara.com - Jumlah kasus yang berkaitan dengan skandal IT Kantor Pos terus bertambah, dengan penyelidikan atas kegagalan sistem hukum kini semakin meluas. Berdasarkan laporan dilansir dari Sky News, jumlah kasus yang sedang diperiksa telah meningkat lebih dari dua kali lipat.

Sebanyak 21 kasus kini telah diajukan ke Komisi Peninjauan Kasus Pidana (CCRC) untuk dievaluasi lebih lanjut.

Kasus-kasus ini terkait dengan perangkat lunak akuntansi Capture, yang digunakan di cabang-cabang Kantor Pos pada tahun 1990-an, sebelum sistem kontroversial Horizon mulai diterapkan. Ratusan sub-postmaster sebelumnya dituduh melakukan pencurian akibat kesalahan sistem Horizon yang menyebabkan laporan keuangan palsu antara tahun 1999 hingga 2015.

Sebuah laporan yang dirilis tahun lalu mengungkapkan bahwa perangkat lunak Capture, yang digunakan sejak awal 1990-an hingga 1999, juga berpotensi menjadi penyebab utama kesalahan perhitungan keuangan. Jika CCRC menemukan bukti baru yang signifikan atau ada aspek hukum yang belum dipertimbangkan sebelumnya, kasus-kasus tersebut dapat diajukan kembali ke Pengadilan Tinggi.

Harapan untuk Keadilan

Neil Hudgell, pengacara dari Hudgell Solicitors yang mewakili para korban, menyatakan bahwa masih diperlukan waktu beberapa bulan sebelum ada perkembangan signifikan dalam kasus ini. Namun, ia optimistis bahwa kasus pertama bisa dirujuk ke Pengadilan Tinggi sebelum tahun ini berakhir.

"Kami pasti akan mendorong agar proses ini berjalan lebih cepat," ujarnya. "Para korban sudah berusia lanjut dan berhak mendapatkan kepastian hukum secepatnya."

Tragedi di Balik Kasus Pat Owen

Salah satu kasus yang telah diajukan ke CCRC adalah kasus Pat Owen, yang dihukum pada tahun 1998 atas tuduhan pencurian dari cabang Kantor Pos tempatnya bekerja selama lebih dari dua dekade.

baca juga

Keluarganya sebelumnya menyembunyikan kenyataan pahit ini, tetapi kini untuk pertama kalinya mereka berbicara secara terbuka.

Pat, yang pernah menjabat sebagai kepala kantor pos, divonis bersalah dan dijatuhi hukuman percobaan dua tahun. Dia meninggal pada tahun 2003 akibat gagal jantung, dengan luka emosional yang mendalam akibat dakwaan yang membayangi hidupnya.

Putrinya, Juliet Shardlow, mengenang perubahan drastis pada ibunya setelah vonis dijatuhkan.

"Ia pulang dari pengadilan sebagai sosok yang benar-benar berbeda," kata Juliet. "Kami tidak pernah membicarakan kasus ini, bahkan di dalam keluarga. Kami merahasiakannya dari keluarga besar kami."

Dengan semakin banyaknya kasus yang diangkat kembali, ada harapan bahwa mereka yang telah menjadi korban dari sistem yang cacat ini akhirnya bisa mendapatkan keadilan yang telah lama tertunda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Pennywise hingga Nosferatu: 4 Film Bill Skarsgard yang Wajib Ditonton

Dari Pennywise hingga Nosferatu: 4 Film Bill Skarsgard yang Wajib Ditonton

Your Say | Rabu, 26 Februari 2025 | 08:40 WIB

PosIND dan Bank Sinarmas Hadirkan Layanan Setor dan Tarik Tunai di Kantor Pos Seluruh Indonesia

PosIND dan Bank Sinarmas Hadirkan Layanan Setor dan Tarik Tunai di Kantor Pos Seluruh Indonesia

Bisnis | Selasa, 18 Februari 2025 | 11:40 WIB

Tak Sudi Hukuman Diperberat 20 Tahun Bui, Harvey Moeis Siap-siap Ajukan Kasasi

Tak Sudi Hukuman Diperberat 20 Tahun Bui, Harvey Moeis Siap-siap Ajukan Kasasi

News | Senin, 17 Februari 2025 | 14:53 WIB

Belum Terima Surat Resmi, Razman Arif Nasution Pertanyakan Pembekuan Izin Advokatnya!

Belum Terima Surat Resmi, Razman Arif Nasution Pertanyakan Pembekuan Izin Advokatnya!

Video | Kamis, 13 Februari 2025 | 22:00 WIB

Hukuman Harvey Moeis Diperberat Jadi 20 Tahun, Begini Respons Kejagung

Hukuman Harvey Moeis Diperberat Jadi 20 Tahun, Begini Respons Kejagung

News | Kamis, 13 Februari 2025 | 15:54 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×