Tragis! Bocah 10 Tahun Tewas Terpenggal di Perosotan Tertinggi Dunia

Bella

Kamis, 27 Februari 2025 | 09:58 WIB
Tragis! Bocah 10 Tahun Tewas Terpenggal di Perosotan Tertinggi Dunia
Ilustrasi perosotan air. (Pixabay/jarmoluk)

Suara.com - Hari yang seharusnya penuh kesenangan berubah menjadi tragedi bagi Caleb Schwab, bocah berusia 10 tahun yang meninggal secara mengenaskan saat menaiki perosotan air tertinggi di dunia, Verrückt, di taman air Schlitterbahn, Kansas City, pada tahun 2016.

Caleb mengalami cedera fatal ketika perahu yang ditumpanginya terangkat di udara saat melintasi gundukan kedua lintasan. Bocah itu terpental dan menghantam struktur logam pada jaring pengaman, yang menyebabkan dirinya terpenggal di tempat.

Verrückt, yang berarti "gila" dalam bahasa Jerman, dibuka pada 2014 sebagai perosotan air tertinggi di dunia, dengan tinggi 168 kaki (sekitar 51 meter) dan kecepatan luncur mencapai 70 mph (112 km/jam). Wahana ini didesain menggunakan perahu berkapasitas tiga orang yang meluncur menuruni turunan curam, naik ke gundukan kedua, lalu turun kembali ke kolam.

Namun, desainnya yang berisiko tinggi mengundang banyak pertanyaan sejak awal. Para insinyur yang menyelidiki insiden ini menemukan bahwa jaring pengaman di sepanjang lintasan justru membahayakan, karena pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi bisa kehilangan anggota tubuh jika mengenai jaring tersebut.

Dalam insiden naas itu, dua wanita lain yang menaiki perahu bersama Caleb juga mengalami cedera serius. Salah satunya mengalami patah rahang, sementara yang lain mengalami retak tulang wajah dan harus mendapatkan jahitan.

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap bahwa distribusi berat yang tidak seimbang di dalam perahu kemungkinan besar menjadi faktor penyebab kecelakaan. Caleb, yang memiliki berat sekitar 34 kg, duduk di bagian depan perahu, sementara dua wanita lainnya memiliki berat 125 kg dan 89 kg, sehingga total berat mereka mencapai 248 kg—hanya sedikit di bawah batas rekomendasi 250 kg.

Tragedi ini mengungkap kurangnya regulasi keselamatan di Kansas, di mana taman air diperbolehkan melakukan inspeksi sendiri tanpa pengawasan independen. Bahkan, seorang mantan karyawan Schlitterbahn mengungkapkan bahwa pelatihan staf yang mengoperasikan wahana sangat minim.

“Satu-satunya inspeksi yang kami lakukan adalah dengan mencoba meluncur sekali dan jika tidak ada masalah, wahana dianggap aman sepanjang hari,” ungkap seorang pegawai taman air tersebut.

Jeff Henry, sang desainer Verrückt, adalah anak dari pendiri Schlitterbahn dan dikenal terobsesi dengan rekor dunia, meski tidak memiliki kualifikasi teknik sama sekali. Saat menguji wahana ini untuk pertama kalinya, rekaman dokumenter "The Water Slide" menunjukkan bahwa sebuah perahu uji terbalik dan menghancurkan semua karung pasir yang digunakan sebagai simulasi berat penumpang.

baca juga

Meski sudah menghadapi berbagai masalah keamanan, Verrückt akhirnya dibuka untuk umum pada 10 Juli 2014 setelah beberapa kali penundaan.

Setelah kematian Caleb, orang tuanya, Scott dan Michelle Schwab, memperjuangkan perubahan undang-undang agar taman air tidak lagi diperbolehkan melakukan inspeksi keselamatan sendiri.

Pada November 2016, Schlitterbahn mengumumkan bahwa Verrückt akan dibongkar setelah penyelidikan kriminal selesai. Keluarga Schwab mencapai kesepakatan hukum senilai $20 juta (sekitar Rp315 miliar) dengan pihak taman air dan beberapa pihak lain yang terlibat. Jumlah kompensasi bagi dua wanita yang terluka tidak diungkapkan.

Pada 23 Maret 2018, dewan juri mendakwa Schlitterbahn dan mantan direktur operasionalnya, Tyler Austin Miles, atas tuduhan pembunuhan tidak disengaja, penganiayaan berat, membahayakan anak, serta menghalangi penegakan hukum. Tuduhan juga diajukan terhadap Jeff Henry dan insinyur John Schooley, dengan dakwaan bahwa mereka tidak memiliki keahlian teknis untuk mendesain perosotan yang aman.

Namun, pada 22 Februari 2019, semua dakwaan terhadap Henry dan Schooley dibatalkan karena bukti yang diajukan kepada dewan juri dianggap tidak sah.

Meskipun taman air Schlitterbahn masih beroperasi hingga saat ini, manajemennya telah berubah sepenuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Pilu Pria yang Diperkosa Bocah Laki-laki saat Mereka Masih Anak-anak: Saya Merasa Terisolasi

Kisah Pilu Pria yang Diperkosa Bocah Laki-laki saat Mereka Masih Anak-anak: Saya Merasa Terisolasi

News | Rabu, 29 Januari 2025 | 17:02 WIB

Sulit Bernapas Selama 7 Tahun, Ternyata Ada Earphone Nyangkut di Hidungnya Bocah Ini

Sulit Bernapas Selama 7 Tahun, Ternyata Ada Earphone Nyangkut di Hidungnya Bocah Ini

News | Minggu, 22 Desember 2024 | 01:05 WIB

Baru Dilantik, Wali Kota di Meksiko Tewas dengan Jasad Terpenggal

Baru Dilantik, Wali Kota di Meksiko Tewas dengan Jasad Terpenggal

News | Senin, 07 Oktober 2024 | 21:08 WIB

Miris! Bocah 14 Tahun Bunuh Pria Asal India, Keluarga Minta Keadilan

Miris! Bocah 14 Tahun Bunuh Pria Asal India, Keluarga Minta Keadilan

News | Kamis, 05 September 2024 | 19:53 WIB

Terjebak 9 Jam di Lift, Bocah 11 Tahun Selamat Berkat Jajanan Favorit

Terjebak 9 Jam di Lift, Bocah 11 Tahun Selamat Berkat Jajanan Favorit

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 16:44 WIB

Tragis! Anak 12 Tahun Ditemukan Meninggal Karena Kelaparan Akibat Disiksa Ayah dan Ibu Tirinya

Tragis! Anak 12 Tahun Ditemukan Meninggal Karena Kelaparan Akibat Disiksa Ayah dan Ibu Tirinya

News | Rabu, 31 Juli 2024 | 05:50 WIB

Detik-detik Megawati Beri Tanda Tangan di Kaus Bocah Laki-Laki, Warganet: Lihatnya Kayak Tertekan

Detik-detik Megawati Beri Tanda Tangan di Kaus Bocah Laki-Laki, Warganet: Lihatnya Kayak Tertekan

Video | Selasa, 07 November 2023 | 10:00 WIB

Viral Pasangan Lagi Pacaran di Pantai, Gagal Romantis karena Panik Selamatkan Bocah Terseret Ombak: Bikin Trauma

Viral Pasangan Lagi Pacaran di Pantai, Gagal Romantis karena Panik Selamatkan Bocah Terseret Ombak: Bikin Trauma

Lifestyle | Rabu, 23 Agustus 2023 | 19:20 WIB

Bocah 11 Tahun di Tambora Tewas Dilindas Mobil, Pelakunya Wanita

Bocah 11 Tahun di Tambora Tewas Dilindas Mobil, Pelakunya Wanita

News | Jum'at, 05 Mei 2023 | 11:25 WIB

Berawal Bau Amis, Bocah Laki-laki Ditemukan Tewas Mengambang di Dekat Dermaga Bebek-bebekan Danau Sunter

Berawal Bau Amis, Bocah Laki-laki Ditemukan Tewas Mengambang di Dekat Dermaga Bebek-bebekan Danau Sunter

News | Kamis, 30 Maret 2023 | 00:00 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×