KPK Didesak Lacak Harta Kekayaan Kapolda Kalsel Seperti Rafael Alun

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Sabtu, 01 Maret 2025 | 12:00 WIB
KPK Didesak Lacak Harta Kekayaan Kapolda Kalsel Seperti Rafael Alun
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman usai sidang praperadilan penyidikan kasus korupsi Harun Masiku di PN Jaksel, Rabu (21/2/2024). [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Nama Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Rosyanto Yudha Hermawan menjadi sorotan setelah putranya, Ghazyendha Aditya Pratama membagikan foto syukuran di tengah efisiensi anggaran serta memamerkan kekayaan atau flexing di media sosial.

Hal itu membuat publik mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus menelusuri harta kekayaan Rosyanto.

Apalagi, informasi mengenai kekayaan Rosyanto tidak bisa ditemukan pada laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN). Padahal, kapolda seharusnya menyampaikan laporan harta kekayaannya kepada KPK melalui LHKPN.

Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menilai fenomena ini hampir serupa dengan kasus mantan pejabat Ditjen Pajak Kementerian Keuangan Rafael Alun Trisambodo.

"Kalau soal dia syukuran ulang tahun mewah dan anaknya flexing ya itu kan mengingatkan kita pada kasusnya Rafael Alun misalnya anaknya gaya mewah, orang tuanya kena akibatnya," kata Boyamin kepada Suara.com, Sabtu (1/3/2025).

Boyamin mendesak KPK mengambil langkah dengan menelusuri harta kekayaan Rosyanto untuk memastikan tidak ada dugaan gratifikasi seperti pada kasus Rafael Alun.

"Saya kira boleh saja KPK juga memulai dari pelacakan harta kekayaan. Jadi, bukan hanya pada yang lapor LHKPN terus kemudian didalami, yang tidak lapor justru harus didalami padahal dia punya kewajiban kan," ujar Boyamin.

Sekadar informasi, nama Kapolda Kalsel Irjen Rosyanto Yudha Hermawan menjadi viral di media sosial lantaran putranya, Ghazyendha Aditya Pratama kedapatan flexing atau memamerkan kekayaan di media sosial.

Hal tersebut bermula saat Ghazyendha memberikan ucapan selamat ulang tahun untuk sang ayah melalui iklan berbayar di tengah gencarnya efisiensi oleh pemerintah sebagaimana instruksi Presiden Prabowo Subianto.

baca juga

Selain itu, Ghazyendha kedapatan sedang menaiki jet pribadi dan melakukan transaksi hingga senilai Rp1,2 miliar hanya dalam satu bulan sepanjang Desember 2024.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapolda Kalsel Mestinya Dicopot karena Tidak Patuh Isi LHKPN

Kapolda Kalsel Mestinya Dicopot karena Tidak Patuh Isi LHKPN

News | Sabtu, 01 Maret 2025 | 10:44 WIB

Rakyat jadi Korban BBM Oplosan, Eks Penyidik KPK Sebut Tersangka Riva Siahaan dkk Bisa Dihukum Mati

Rakyat jadi Korban BBM Oplosan, Eks Penyidik KPK Sebut Tersangka Riva Siahaan dkk Bisa Dihukum Mati

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 21:10 WIB

Jadi Tersangka KPK, Eks Pejabat Kemenag Wisnu Haryana Ngaku Dicecar Penyidik soal Aliran Duit SYL

Jadi Tersangka KPK, Eks Pejabat Kemenag Wisnu Haryana Ngaku Dicecar Penyidik soal Aliran Duit SYL

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 20:23 WIB

Terkini

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

AiMOGA Perkenalkan Robot Humanoid Mobo untuk Pendamping Keluarga di Ekosistem Pintar Chery

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

Menghidupkan Jiwa Kota Tua Jakarta Lewat Resep Bersejarah Asakusa dan Kagurazaka

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Mees Hilgers Akhiri Puasa Bermain 520 Hari

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka

Kaltim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:36 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

×