Komite Gereja Palestina Kecam Pembatasan Israel di Masjid Al-Aqsa Selama Ramadan

Bella

Sabtu, 01 Maret 2025 | 13:26 WIB
Komite Gereja Palestina Kecam Pembatasan Israel di Masjid Al-Aqsa Selama Ramadan
Ilustrasi Masjid Al-Aqsa (Unsplash)

Suara.com - Komite Kepresidenan Tinggi untuk Urusan Gereja di Palestina menyoroti langkah-langkah Israel yang dianggap sebagai upaya memberlakukan "realitas baru" di Masjid Al-Aqsa selama bulan Ramadan. Tindakan tersebut dinilai sebagai bagian dari proyek Yahudisasi Yerusalem yang semakin membatasi akses jamaah Muslim ke tempat suci tersebut.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Jumat (28/2), komite tersebut mengecam pengumuman Israel yang akan menggandakan tindakan represifnya selama bulan Ramadan, termasuk membatasi jumlah jamaah serta mengeluarkan perintah pengusiran. Menurut mereka, kebijakan ini bertujuan untuk mengosongkan Masjid Al-Aqsa dan memutus keterkaitannya dengan komunitas Palestina.

“Pengumuman pendudukan untuk menggandakan tindakan represifnya selama Ramadan, termasuk membatasi jumlah jamaah dan mengeluarkan perintah pengusiran, bertujuan untuk mengosongkan Masjid Al-Aqsa serta mengisolasinya dari lingkungan Palestina,” demikian pernyataan resmi dari komite tersebut.

Lebih lanjut, mereka menegaskan bahwa langkah-langkah Israel ini merupakan bagian dari proyek jangka panjang untuk mengubah status quo di Yerusalem dan melemahkan kehadiran Palestina di kota tersebut. Komite Kepresidenan Palestina pun menyerukan kepada negara-negara Arab dan Islam, lembaga internasional, serta gereja-gereja di seluruh dunia untuk bertindak guna menghentikan agresi, mengakhiri pendudukan, dan melindungi hak-hak rakyat Palestina atas tanah serta tempat suci mereka.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, otoritas Israel memberlakukan pembatasan ketat terhadap warga Palestina selama Ramadan. Menurut laporan lembaga penyiaran publik Israel, KAN, pada Minggu (23/2), pihak kepolisian telah mengumumkan kebijakan baru untuk membatasi akses ke Masjid Al-Aqsa bagi warga Palestina, terutama mereka yang baru saja dibebaskan dari penjara.

Selain itu, sekitar 3.000 personel keamanan akan ditempatkan setiap hari di pos pemeriksaan menuju Yerusalem Timur dan Masjid Al-Aqsa sepanjang bulan Ramadan. Polisi Israel juga hanya akan memberikan 10.000 izin bagi warga Palestina dari Tepi Barat untuk memasuki kompleks masjid, dengan kriteria yang ketat, yakni izin hanya diberikan kepada pria berusia di atas 55 tahun dan wanita di atas 50 tahun.

Pembatasan ini memicu kekhawatiran di kalangan warga Palestina dan komunitas internasional karena dianggap sebagai bagian dari upaya sistematis Israel untuk membatasi kebebasan beribadah di Masjid Al-Aqsa.

Masjid Al-Aqsa adalah situs suci yang memiliki makna besar bagi umat Islam di seluruh dunia, sekaligus menjadi titik ketegangan dalam konflik Israel-Palestina. Kaum Yahudi menyebut area tersebut sebagai Temple Mount, dengan klaim bahwa dua kuil Yahudi pernah berdiri di sana pada zaman kuno.

Israel merebut Yerusalem Timur dalam Perang Arab-Israel tahun 1967 dan mencaploknya secara sepihak pada tahun 1980, meskipun langkah tersebut tidak diakui oleh komunitas internasional. Banyak negara tetap menganggap Yerusalem Timur sebagai bagian dari wilayah Palestina yang diduduki.

baca juga

Mahkamah Internasional dalam putusan pada Juli lalu menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal dan menyerukan agar semua permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur dievakuasi. Namun, Israel terus memperluas permukiman Yahudi di daerah tersebut dan memperketat kontrol terhadap situs-situs suci, termasuk Masjid Al-Aqsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Setujui Penjualan Senjata Senilai Rp 49 Triliun ke Israel di Tengah Perang Gaza

AS Setujui Penjualan Senjata Senilai Rp 49 Triliun ke Israel di Tengah Perang Gaza

News | Sabtu, 01 Maret 2025 | 12:42 WIB

Gencatan Senjata Israel-Hamas di Ujung Tanduk: Nasib Sandera Masih Tak Pasti

Gencatan Senjata Israel-Hamas di Ujung Tanduk: Nasib Sandera Masih Tak Pasti

News | Sabtu, 01 Maret 2025 | 12:06 WIB

Masa Depan Gencatan Senjata Gaza Masih Tidak Pasti

Masa Depan Gencatan Senjata Gaza Masih Tidak Pasti

News | Sabtu, 01 Maret 2025 | 05:05 WIB

Iran Kecam Ancaman Militer Israel terhadap Program Nuklirnya

Iran Kecam Ancaman Militer Israel terhadap Program Nuklirnya

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 06:37 WIB

Negosiasi Gencatan Senjata Gaza Memanas: Nasib Sandera Israel Ditentukan di Kairo

Negosiasi Gencatan Senjata Gaza Memanas: Nasib Sandera Israel Ditentukan di Kairo

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 06:32 WIB

Pria Palestina Tabrakkan Mobil ke Halte Bus Israel, 13 Orang Terluka

Pria Palestina Tabrakkan Mobil ke Halte Bus Israel, 13 Orang Terluka

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 06:19 WIB

Ngaku Ingin ke Palestina Jika Jadi Presiden, Anies Kini Bagi Bantuan ke Sana: Contoh Orang Konsisten

Ngaku Ingin ke Palestina Jika Jadi Presiden, Anies Kini Bagi Bantuan ke Sana: Contoh Orang Konsisten

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2025 | 07:31 WIB

Israel Akan Hancurkan 11 Rumah di Kamp Pengungsi Tepi Barat, Gubernur Sebut 'Pembantaian'

Israel Akan Hancurkan 11 Rumah di Kamp Pengungsi Tepi Barat, Gubernur Sebut 'Pembantaian'

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 15:32 WIB

Tepi Barat Hadapi Dampak Serius dari Perang Gaza, Puluhan Warga Tewas

Tepi Barat Hadapi Dampak Serius dari Perang Gaza, Puluhan Warga Tewas

News | Jum'at, 28 Februari 2025 | 04:10 WIB

Hamas Serahkan Jenazah 4 Sandera Israel di Tengah Gencatan Senjata yang Rawan

Hamas Serahkan Jenazah 4 Sandera Israel di Tengah Gencatan Senjata yang Rawan

News | Kamis, 27 Februari 2025 | 12:33 WIB

Terkini

Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren

Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren

Banten | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih

Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:49 WIB

Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT

Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin

Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi

Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo

Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo

Surakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor

Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim

Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:39 WIB

×