Israel Akan Hancurkan 11 Rumah di Kamp Pengungsi Tepi Barat, Gubernur Sebut 'Pembantaian'

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Kamis, 27 Februari 2025 | 15:32 WIB
Israel Akan Hancurkan 11 Rumah di Kamp Pengungsi Tepi Barat, Gubernur Sebut 'Pembantaian'
Pasukan Israel membuldozer sebuah masjid di Tepi Barat.[Anadolu Agency]

Suara.com - Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini mengatakan pada hari Rabu bahwa Tepi Barat sedang mengalami dampak yang mengkhawatirkan dari perang Gaza.

“Lebih dari 50 orang, termasuk anak-anak, dilaporkan tewas sejak operasi pasukan Israel dimulai lima minggu lalu,” katanya.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di akun X miliknya, Lazzarini mengatakan bahwa penghancuran infrastruktur publik, penghancuran jalan, dan pembatasan akses adalah hal yang biasa terjadi.

Kehidupan orang-orang telah berubah drastis, membawa kembali trauma dan kehilangan, katanya, seraya menambahkan bahwa sekitar 40.000 orang telah dipaksa meninggalkan rumah mereka terutama di kamp-kamp pengungsi di utara.

“Ketakutan, ketidakpastian, dan kesedihan sekali lagi terjadi. Kamp-kamp yang terkena dampak hancur,” tulisnya.

Pejabat PBB tersebut menunjukkan bahwa lebih dari 5.000 anak yang biasanya bersekolah di sekolah-sekolah UNRWA telah kehilangan pendidikan, beberapa di antaranya telah kehilangan akses selama lebih dari 10 minggu sekarang.

Selain itu, pasien tidak dapat mengakses layanan kesehatan, keluarga terputus dari air, listrik, dan layanan dasar lainnya, katanya.

“Semakin banyak orang bergantung pada bantuan kemanusiaan di saat lembaga-lembaga bantuan kewalahan dan sangat kekurangan sumber daya,” kata Lazzarini.

“Tim UNRWA kami melacak orang-orang yang mengungsi dan terus menyediakan mereka makanan, perawatan kesehatan, dan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan untuk membuat mereka tetap hangat,” tambahnya.

Baca Juga: Mesir Tolak Usulan Israel untuk Mengelola Gaza: Tidak Dapat Diterima!

“Ini harus diakhiri,” pejabat PBB itu menyimpulkan.

Sementara itu, gubernur Palestina yang baru diangkat di Tulkarem, Abdallah Kmeil, mengatakan pada hari Rabu bahwa pasukan Israel telah memberi tahu penduduk tentang niat mereka untuk menghancurkan 11 rumah di kamp pengungsi Nur Shams di Tepi Barat utara, tempat tinggal lebih dari 5.000 orang.

“Pemberitahuan pendudukan Israel untuk menghancurkan 11 rumah dengan dalih membangun jalan yang membentang dari alun-alun kamp menuju lingkungan Al-Manshiya, dianggap sebagai pembantaian baru terhadap kamp ini melalui penghancuran dan sabotase sistematis,” katanya.

Kmeil menambahkan bahwa serangan Israel yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Tulkarem dan kampnya tidak akan mematahkan tekad rakyatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI