Di Tengah Efisiensi, Istana Buka Suara Alasan Penyerahan 700 Maung MV3 ke TNI-Polri

Andi Ahmad S, Novian Ardiansyah

Selasa, 04 Maret 2025 | 07:22 WIB
Di Tengah Efisiensi, Istana Buka Suara Alasan Penyerahan 700 Maung MV3 ke TNI-Polri
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin secara simbolis menyerahkan Maung MV3 ke Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Tonny Harjono di Pangkalan Udara (Lanud) Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/3/2025). (Foto: ANTARA)

Suara.com - Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi penyerahan 700 unit kendaraan taktis Maung MV3 produksi PT Pindad kepada TNI dan Polri merupakan penyerahan kendaraan taktis, bukan mobil dinas.

Hal itu ia tegaskan menanggapi pertanyaan perihal penyerahan kendaraan yang dilakukan di tengah kebijakan efisiensi.

"Bukan penyerahan mobil dinas itu itu kendaraan taktis untuk kerja mereka kan," kata Hasan di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/3/2025).

Hasan kembali menegaskan kendaraan taktis yang diserahkan untuk TNI-Polri bukan merupakan mobil dinas. Ia lantas menjelaskan mengenai peruntukan kendaraan taktis tersebut.

"Itu bukan mobil dinas. Mobil kebutuhan operasional TNI-Polri kan. Mereka harus gunakan itu untuk kebutuhan dasar pelayanan dasar. Memang tidak diberlakukan efisensi kan," kata Hasan.

"Untuk kebutuhan tugas dan fungsi mereka, pelayanan dasar, pelayanan pegawai, pelayanan masyarakat. Itu kan tidak dikenakan efisiensi. Jadi jangan semua dipukul rata," sambungnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin secara resmi menyerahkan 700 unit kendaraan taktis Maung MV3 produksi PT Pindad kepada TNI dan Polri dalam sebuah seremoni di Pangkalan Udara (Lanud) Husein Sastranegara, Kota Bandung, Sabtu (1/3).

Penyerahan ini menandai langkah maju dalam pemanfaatan produk industri pertahanan nasional untuk mendukung operasional keamanan dalam negeri.

Sjafrie menekankan bahwa penggunaan kendaraan buatan dalam negeri ini merupakan pencapaian penting bagi kemandirian industri pertahanan Indonesia.

baca juga

"Jumlahnya cukup banyak, kurang lebih 4.000 unit, tapi penyerahannya kita atur bertahap karena produksinya punya kapasitas tertentu," ujar Menhan dalam konferensi pers usai penyerahan kendaraan tersebut.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi. (Suara.com/Novian)
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi. (Suara.com/Novian)

Dari total 700 unit kendaraan taktis yang diserahkan, distribusi dilakukan dengan rincian sebagai berikut:

  • Markas Besar TNI: 50 unit
  • TNI Angkatan Darat: 400 unit
  • TNI Angkatan Laut: 100 unit
  • TNI Angkatan Udara: 100 unit
  • Polri: 50 unit

Masing-masing kendaraan disesuaikan dengan warna khas dari institusi yang menerimanya, memperkuat identitas operasional masing-masing kesatuan.

Menhan Sjafrie menegaskan bahwa kendaraan taktis ini akan digunakan secara intensif dalam operasi keamanan, baik di daerah perkotaan maupun di pelosok nusantara.

"Ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat operasional TNI dan Polri sebagai pengawal kedaulatan NKRI," tambahnya.

Keberadaan Maung MV3 diharapkan meningkatkan mobilitas pasukan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, termasuk operasi di wilayah perbatasan, pengamanan objek vital nasional, serta penugasan di daerah konflik atau rawan gangguan keamanan.

Seremoni penyerahan kendaraan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Tonny Harjono, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Sebelum prosesi penyerahan, para pejabat tinggi ini melakukan inspeksi langsung terhadap ratusan unit Maung MV3 yang telah dibariskan di Apron Lanud Husein Sastranegara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana Sore Ini, Fadli Zon: Buka Puasa Bersama

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Istana Sore Ini, Fadli Zon: Buka Puasa Bersama

News | Senin, 03 Maret 2025 | 18:01 WIB

Murah Operasional, Mahal Perawatan? Intip Studi Baru tentang Ongkos Perawatan Kendaraan Listrik

Murah Operasional, Mahal Perawatan? Intip Studi Baru tentang Ongkos Perawatan Kendaraan Listrik

Otomotif | Senin, 03 Maret 2025 | 17:37 WIB

Cuma AS yang Kebal: Deretan Wilayah Ini Sudah Dalam Cengkraman Mobil Listrik China

Cuma AS yang Kebal: Deretan Wilayah Ini Sudah Dalam Cengkraman Mobil Listrik China

Otomotif | Senin, 03 Maret 2025 | 16:39 WIB

Ikut Kena Pangkas Anggaran, Bakamla Ngeluh Tak Bisa Beli Speedboat: Tak Cukup Duitnya

Ikut Kena Pangkas Anggaran, Bakamla Ngeluh Tak Bisa Beli Speedboat: Tak Cukup Duitnya

News | Senin, 03 Maret 2025 | 14:27 WIB

Mudik Gratis Lebaran 2025 Terancam Ditiadakan Dampak Efisiensi

Mudik Gratis Lebaran 2025 Terancam Ditiadakan Dampak Efisiensi

Bisnis | Senin, 03 Maret 2025 | 13:46 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×