2025: Warga Jakarta Terpapar DBD Capai 1.416 Orang, Terbanyak Jakbar!

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 13 Maret 2025 | 14:21 WIB
2025: Warga Jakarta Terpapar DBD Capai 1.416  Orang, Terbanyak Jakbar!
2025: Warga Jakarta Terpapar DBD Capai 1.416 Orang, Terbanyak Jakbar! (Shutterstock)

Suara.com - apkan pada tahun 2025, telah tercatat 1.416 kasus demam berdarah dengue (DBD). Angkanya mengalami peningkatan sejak awal Januari hingga Maret 2025.

Ia menyebut saat ini angka kejadian atau incidence rate DBD di Jakarta per 100 ribu penduduk mencapai 12,48.

"Sejak 1 Januari hingga 9 Maret 2025, berdasarkan data laporan DBD melalui website surveilans dinkes Jakarta, total pasien 1.416 kasus," kata Ani kepada wartawan, Kamis (13/3/2025).

Menurut Ani, wilayah yang mencatatkan kasus DBD terbanyak adalah Jakarta Barat dengan 418 kasus. Tingkat kasus di wilayah ini tercatat mencapai 15,98 per 100 ribu penduduk.

"Jakarta memang merupakan daerah endemis DBD, yang artinya setiap tahun selalu ada kasus. Kondisi cuaca sangat memengaruhi penyebaran penyakit ini. Pada periode yang sama di 2024, kasus DBD tercatat mencapai 1.729 kasus," tambahnya.

Ani juga menjelaskan bahwa pada 2024, angka kasus DBD sempat melonjak tinggi karena siklus lima tahunan yang menyebabkan puncak kasus terjadi pada bulan April. Meski begitu, ia memastikan bahwa saat ini kondisi tersebut masih terkendali.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan menegaskan pentingnya langkah pencegahan untuk meminimalkan penularan DBD pascabanjir. Salah satu upaya yang paling efektif adalah dengan menghindari genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)
Pasien demam berdarah dirawat di rumah sakit. (Shutterstock)

"Menjaga kebersihan sangat penting, terutama mencuci tangan dan kaki menggunakan sabun serta air bersih setelah bersentuhan dengan air banjir. Hal yang lebih utama adalah mencegah terbentuknya genangan air," kata Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Ina Agustina Isturini.

Menurut Ina, langkah pertama yang harus dilakukan untuk mencegah DBD adalah memastikan lingkungan bebas dari genangan air, terutama di tempat-tempat yang dapat menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk.

"Jika ditemukan genangan air, segera lakukan pembersihan dengan cara menguras dan menutup wadah penyimpanan air guna mencegah nyamuk bertelur di dalamnya," ujarnya.

Untuk memperkuat upaya pencegahan, masyarakat juga bisa memanfaatkan tanaman seperti lavender sebagai pengusir nyamuk, serta ikan cupang yang dikenal efektif memangsa jentik nyamuk.

Selain itu, Ina juga mengingatkan pentingnya memastikan saluran air dan talang berfungsi dengan baik untuk menghindari tempat berkembang biaknya nyamuk. Upaya ini dapat diperkuat dengan kerja bakti secara rutin bersama warga sekitar.

"Demi perlindungan di dalam rumah, sebaiknya pasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi untuk mencegah nyamuk masuk. Jika ingin menggunakan obat nyamuk, pastikan memilih yang telah terdaftar di BPOM, baik dalam bentuk semprot maupun oles," tambahnya.

Ina juga menyarankan agar masyarakat mengenakan pakaian lengan panjang dan kaus kaki ketika berada di luar rumah untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk, serta menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi dan vitamin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus DBD di Jakarta Meningkat, Pramono Kumpulkan Jajaran Besok

Kasus DBD di Jakarta Meningkat, Pramono Kumpulkan Jajaran Besok

News | Minggu, 09 Maret 2025 | 11:57 WIB

Usut Kasus Bayi Meninggal Diduga Tertukar, Dinkes Ancang-ancang Beri Sanksi jika RSIJ Cempaka Putih Terbukti Lalai

Usut Kasus Bayi Meninggal Diduga Tertukar, Dinkes Ancang-ancang Beri Sanksi jika RSIJ Cempaka Putih Terbukti Lalai

News | Jum'at, 13 Desember 2024 | 13:30 WIB

Bahaya! Jadi Ancaman Nyata di Musim Hujan, Guru Besar FKUI Ungkap Cerita Cucunya Terkena DBD

Bahaya! Jadi Ancaman Nyata di Musim Hujan, Guru Besar FKUI Ungkap Cerita Cucunya Terkena DBD

News | Selasa, 10 Desember 2024 | 10:29 WIB

Waspada Demam Berdarah di Musim Hujan, Ini Tips dari Epidemiolog!

Waspada Demam Berdarah di Musim Hujan, Ini Tips dari Epidemiolog!

Health | Kamis, 21 November 2024 | 18:29 WIB

Terkini

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

Mendagri Apresiasi Inflasi 2,42 Persen, Minta Pemda Waspadai Dampak Geopolitik Global

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:42 WIB

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

Nama Hakim dan Dosen UGM Diduga Dicatut di Struktur Yayasan Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:39 WIB

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

Anggota DPR Sentil Prabowo: Orang Desa Bukan Hidup di Zaman Batu, Pasti Terasa Kalau Dolar Naik

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:37 WIB

KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024

KPK Akan Periksa Muhadjir Effendy soal Mekanisme Pembagian Kuota Haji 2023-2024

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:34 WIB

Babak Baru Kasus Jeffrey Epstein: 10 Korban Baru di Prancis dan Keterlibatan Agensi Model

Babak Baru Kasus Jeffrey Epstein: 10 Korban Baru di Prancis dan Keterlibatan Agensi Model

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:31 WIB

Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung

Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online

Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Viral Model Ansy Jan De Vries Dibacok Begal di Kebon Jeruk, Polisi: Data Pasien di RS Nihil

Viral Model Ansy Jan De Vries Dibacok Begal di Kebon Jeruk, Polisi: Data Pasien di RS Nihil

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Apresiasi Jurnalistik Shopee 2026 Dibuka: Dokumentasikan Kiprah UMKM di Era Baru Ekonomi Indonesia

Apresiasi Jurnalistik Shopee 2026 Dibuka: Dokumentasikan Kiprah UMKM di Era Baru Ekonomi Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:05 WIB

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:02 WIB