"Hanya Permulaan": Netanyahu Ancam Hamas dengan Penghancuran Total Jika Sandera Tidak Dibebaskan

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 19 Maret 2025 | 06:30 WIB
"Hanya Permulaan": Netanyahu Ancam Hamas dengan Penghancuran Total Jika Sandera Tidak Dibebaskan
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tersenyum ketika pemerintah baru Israel yang beraliran kanan dilantik di Knesset --parlemen Israel-- di Yerusalem, Kamis (29/12/2022). [Antara/Reuters/Amir Cohen/tm]
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tersenyum ketika pemerintah baru Israel yang beraliran kanan dilantik di Knesset --parlemen Israel-- di Yerusalem, Kamis (29/12/2022). [Antara/Reuters/Amir Cohen/tm]

Kantor Netanyahu mengatakan operasi hari Selasa diperintahkan setelah "Hamas berulang kali menolak untuk membebaskan sandera kami".

Hamas mengatakan Israel telah "memutuskan untuk membatalkan perjanjian gencatan senjata" yang ditengahi oleh mediator AS, Qatar, dan Mesir, dan memperingatkan bahwa dimulainya kembali kekerasan akan "menjatuhkan hukuman mati" pada sandera yang masih hidup.

Pemimpin kelompok itu, Sami Abu Zuhri, mengatakan kepada AFP bahwa tujuan serangan itu adalah "untuk memaksakan perjanjian penyerahan diri, menuliskannya dengan darah Gaza".

Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan bahwa "Hamas harus memahami bahwa aturan mainnya telah berubah", dan mengancam akan mengerahkan militer Israel hingga kelompok itu "hancur total" jika tidak segera membebaskan para sandera.

Hamas mengatakan kepala pemerintahannya di Gaza, Essam al-Dalis, termasuk di antara sejumlah pejabat yang tewas.

Di Jalur Gaza selatan, rekaman AFP memperlihatkan orang-orang bergegas membawa korban luka dengan tandu, termasuk anak-anak kecil, ke rumah sakit. Jenazah yang ditutupi kain kafan putih juga dibawa ke kamar mayat rumah sakit.

Mengejutkan

Warga Gaza korban serangan Israel pada Selasa (18/3/2025). (X)
Warga Gaza korban serangan Israel pada Selasa (18/3/2025). (X)

Kementerian kesehatan Gaza mengatakan jenazah 413 orang telah diterima oleh rumah sakit, dan menambahkan "sejumlah korban masih tertimbun reruntuhan".

Juru bicara UNICEF Rosalia Bollen, yang berbicara kepada AFP di Gaza selatan, mengatakan korban tewas termasuk "puluhan anak-anak, dan masih banyak lagi anak-anak yang terluka".

Fasilitas medis yang "telah hancur" oleh perang kini "kewalahan", tambahnya.

Keluarga sandera Israel berunjuk rasa di depan kantor Netanyahu di Yerusalem, dan sebuah kelompok kampanye menuduh pemerintah menyebabkan "ledakan gencatan senjata, yang dapat mengorbankan anggota keluarga mereka".

Pemerintah di Timur Tengah, Eropa, dan tempat lain menyerukan agar permusuhan yang baru terjadi itu diakhiri.

"Gambar-gambar tenda yang terbakar di kamp-kamp pengungsi sangat mengejutkan. Anak-anak yang melarikan diri dan orang-orang yang mengungsi secara internal tidak boleh digunakan sebagai daya ungkit dalam negosiasi," kata Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock.

Pendukung Hamas, Iran, mengecam gelombang serangan itu sebagai "kelanjutan genosida" di wilayah Palestina, sementara Rusia dan China memperingatkan agar tidak terjadi eskalasi.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengatakan serangan itu adalah bagian dari "upaya yang disengaja untuk membuat Jalur Gaza tidak dapat dihuni dan memaksa warga Palestina mengungsi".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel vs. Hizbullah: Eskalasi Mematikan di Perbatasan Lebanon, Perang Lebih Luas Akan Pecah?

Israel vs. Hizbullah: Eskalasi Mematikan di Perbatasan Lebanon, Perang Lebih Luas Akan Pecah?

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 06:18 WIB

Kecaman Dunia atas Serangan Israel ke Jalur Gaza Menggema, Genosida Makin Nyata?

Kecaman Dunia atas Serangan Israel ke Jalur Gaza Menggema, Genosida Makin Nyata?

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 06:06 WIB

Indonesia Kecam Keras Serangan Israel ke Gaza yang Tewaskan Ratusan Warga Sipil

Indonesia Kecam Keras Serangan Israel ke Gaza yang Tewaskan Ratusan Warga Sipil

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 05:50 WIB

Ramadan Berduka, Ratusan Warga Palestina Kembali Jadi Korban, Dunia Diminta Bertindak!

Ramadan Berduka, Ratusan Warga Palestina Kembali Jadi Korban, Dunia Diminta Bertindak!

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 00:47 WIB

Pesan Mendesak dari Presiden Palestina untuk Presiden Prabowo: Ada Apa?

Pesan Mendesak dari Presiden Palestina untuk Presiden Prabowo: Ada Apa?

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 21:02 WIB

Serangan Udara Terbaru Israel di Gaza Tewaskan Lebih dari 300 Orang Termasuk Anak-anak

Serangan Udara Terbaru Israel di Gaza Tewaskan Lebih dari 300 Orang Termasuk Anak-anak

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 15:05 WIB

Terkini

Kronologis Tewasnya Bocah Aborigin di Australia, Pelaku Diamuk Massa, Kerusuhan Pecah

Kronologis Tewasnya Bocah Aborigin di Australia, Pelaku Diamuk Massa, Kerusuhan Pecah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:20 WIB

Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas

Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 08:05 WIB

Zionis Israel Terus Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 12 Tewas, Anak-anak Jadi Korban

Zionis Israel Terus Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 12 Tewas, Anak-anak Jadi Korban

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:53 WIB

Tuduhan Amien Rais ke Prabowo Hoaks, Pemerintah Ancam Tempuh Jalur Hukum

Tuduhan Amien Rais ke Prabowo Hoaks, Pemerintah Ancam Tempuh Jalur Hukum

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:47 WIB

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB