Daftar 10 Prodi Paling Ketat di SNBP 2025: Ilmu Komunikasi UNJ dan Keperawatan UNS Urutan Pertama

Agung Sandy Lesmana, Lilis Varwati

Rabu, 19 Maret 2025 | 09:14 WIB
Daftar 10 Prodi Paling Ketat di SNBP 2025: Ilmu Komunikasi UNJ dan Keperawatan UNS Urutan Pertama
Ilustrasi cara pilih jurusan kuliah jalur SNBP (John Schnobrich/Unsplash)

Suara.com - Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 telah diumumkan oleh pemerintah sejak Selasa (18/3) sore kemarin. Dari total pendaftar sebanyak 776.515 siswa yang berhasil lolos seleksi jalur prestasi itu 22 persen di antaranya atau sebanyak 181.425 orang.

Para siswa itu tersebar di 76 perguruan tinggi negeri akademik dan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sebagai PTN Akademik serta 44 Politeknik Negeri sebagai PTN Vokasi. 

Siswa paling banyak mendaftar di program studi pada PTN Akademik, jumlahnya mencapai 745.579 peserta, yang memperebutkan 155.179 kursi daya tampung. 

Jumlah peserta yang dinyatakan lulus SNBP 2025 berdasarkan hasil seleksi masing-masing Rektor PTN Akademik ada sebanyak 150.547 peserta. Terdiri atas jumlah lulus pada Pilihan 1 sebanyak 136.990 peserta dan pada Pilihan 2 sebanyak 13.557 peserta, dengan keketatan 20,19 persen.

Ilustrasi mahasiswa - cara cek daya tampung SNBP 2025 seluruh kampus (Unsplash)
Ilustrasi mahasiswa - cara cek daya tampung SNBP 2025 seluruh kampus (Unsplash)

Dari jumlah peserta yang dinyatakan lulus tersebut, sebanyak 50.553 (20,82 persen) termasuk peserta dengan KIP Kuliah.

Sementara itu, jumlah pendaftar yang memilih program studi pada PTN Vokasi ada 73.792 peserta, yang memperebutkan 26.246 kursi daya tampung. 

Jumlah peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Jalur SNBP Tahun 2025 berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan oleh masing-masing Direktur PTN Vokasi adalah 22.481 peserta, terdiri atas jumlah lulus pada Pilihan 1 sebanyak 18.751 peserta dan pada Pilihan 2 sebanyak 3.730 peserta dengan keketatan 30,47 persen. 

Dari jumlah peserta yang dinyatakan lulus tersebut, sebanyak 9.467 (32,87 persen) adalah peserta dengan KIP Kuliah.

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) kemudian juga mengklasifikasi program studi (prodi) dengan yang paling ketat persaingannya pada SNBP tahun ini. Berikut daftarnya.

baca juga

10 Prodi Akademik Terketat

  1. Ilmu komunikasi - Universitas Negeri Jakarta
    (1.429 pendaftar, 16 diterima, persentase diterima 1,12 persen)
  2. Farmasi - Universitas Nusa Cendana
    (1.051 pendaftar, 13 diterima, persentase diterima 1,24 persen)
  3. Keperawatan - Universitas Negeri Malang
    (797 pendaftar, 10 diterima, persentase diterima 1,25 persen)
  4. Ilmu Komunikasi - Universitas Pendidikan Indonesia 
    (1.465 pendaftar, 20 diterima, persentase diterima 1,37 persen)
  5. PGSD - Universitas Sriwijaya 
    (1.744 pendaftar, 24 diterima, persentase diterima 1,38 persen)
  6. Keperawatan - Universitas Negeri Surabaya 
    (850 pendaftar, 12 diterima, persentase diterima 1,41 persen)
  7. Farmasi - Universitas Mataram 
    (1.256 pendaftar, 18 diterima, persentase diterima 1,43 persen)
  8. Keperawatan - Universitas Mulawarman
    (692 pendaftar, 10 diterima, persentase diterima 1,45 persen)
  9. Teknik Pertambangan - Universitas Hasanuddin 
    (1.242 pendaftar, 18 diterima, persentase diterima 1,45 persen)
  10. Farmasi - UPN "Veteran" Jakarta 
    (828 pendaftar, 12 diterima, persentase diterima 1,45 persen)

10 Prodi Vokasi Terketat

  1. Keperawatan Anestesiologi - Universitas Sebelas Maret 
    (1.279 pendaftar, 12 diterima, persentase diterima 0,94 persen)
  2. Kebidanan - Universitas Padjadjaran 
    (558 pendaftar, 8 diterima, persentase diterima 1,43 persen)
  3. Administrasi Bisnis - Politeknik Negeri Bandung 
    (775 pendaftar, 13 diterima, persentase diterima 1,68 persen)
  4. Farmasi - Universitas Sebelas Maret 
    (702 pendaftar, 14 diterima, persentase diterima 1,99 persen)
  5. Teknik Informatika Politeknik Negeri Bandung 
    (1.250 pendaftar, 26 diterima, persentase diterima 2,08 persen)
  6. Seni Kuliner dan Pengolahan Jasa Makanan – Universitas Negeri Jakarta 
    (571 pendaftar, 12 diterima, persentase diterima 2,10 persen)
  7. Akuntansi – Politeknik Negeri Bandung 
    (617 pendaftar, 13 diterima, persentase diterima 2,11 persen)
  8. Keselamatan dan Kesehatan Kerja – Universitas Sebelas Maret 
    (988 pendaftar, 24 diterima, persentase diterima 2,43 persen)
  9. Tata Boga – Universitas Negeri Yogyakarta 
    (837 pendaftar, 22 diterima, persentase diterima 2,63 persen)
  10. Teknik Informatika – Politeknik Negeri Jakarta 
    (1.008 pendaftar, 27 diterima, persentase diterima 2,68 persen)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip UU Ciptaker, Alissa Wahid Curiga RUU TNI Digeber Jelang Lebaran: Kalau Diam-diam, Itikad Apa?

Mirip UU Ciptaker, Alissa Wahid Curiga RUU TNI Digeber Jelang Lebaran: Kalau Diam-diam, Itikad Apa?

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 08:59 WIB

Panglima TNI Didesak Ikut Usut Kasus 3 Polisi Ditembak Mati: Kenapa Ada Tentara di Judi Sabung Ayam?

Panglima TNI Didesak Ikut Usut Kasus 3 Polisi Ditembak Mati: Kenapa Ada Tentara di Judi Sabung Ayam?

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 06:33 WIB

Kouta SNBP 2025 Cuma 22 Persen, Mendiktisaintek: Siswa Wajib Ambil Kesempatan Ini

Kouta SNBP 2025 Cuma 22 Persen, Mendiktisaintek: Siswa Wajib Ambil Kesempatan Ini

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 16:36 WIB

Hasil Autopsi 3 Polisi di Lampung Didor Tentara: 1 Tewas Peluru Tembus Dada, 2 Nyangkut di Kepala

Hasil Autopsi 3 Polisi di Lampung Didor Tentara: 1 Tewas Peluru Tembus Dada, 2 Nyangkut di Kepala

News | Selasa, 18 Maret 2025 | 15:31 WIB

Terkini

Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana

Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:26 WIB

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:25 WIB

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI

Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI

Jatim | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:23 WIB

Amerika Serikat: Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81

Amerika Serikat: Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Cara Ampuh Membersihkan Keran Kamar Mandi Agar Kinclong, Cuma Pakai Bahan Ini

Cara Ampuh Membersihkan Keran Kamar Mandi Agar Kinclong, Cuma Pakai Bahan Ini

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now

Kimpul Bu Tin: Ketika Umbi Lokal Bertemu Kreativitas Zaman Now

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:20 WIB

Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme

Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:18 WIB

Bukan 2 Jam, Keluarga Tahanan KPK Dapat 'Bonus' Waktu Kunjungan di Hari Kemerdekaan

Bukan 2 Jam, Keluarga Tahanan KPK Dapat 'Bonus' Waktu Kunjungan di Hari Kemerdekaan

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:13 WIB

Cara Mematikan Watermark Gemini di Pengaturan Google Terbaru

Cara Mematikan Watermark Gemini di Pengaturan Google Terbaru

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 12:12 WIB

×