Israel Akan Bangun Bandara Internasional Baru di Dekat Perbatasan Gaza

Bella

Senin, 24 Maret 2025 | 10:09 WIB
Israel Akan Bangun Bandara Internasional Baru di Dekat Perbatasan Gaza
Ilustrasi bandara (pixabay)

Suara.com - Komite Urusan Ekonomi Israel pada Minggu (23/3) memberikan persetujuan akhir untuk membangun bandara internasional baru di selatan negara tersebut.

Bandara ini akan berlokasi di kota Nevatim, sekitar 65 kilometer dari perbatasan Gaza, tempat Hamas melancarkan serangan pada 7 Oktober 2023.

Menurut rancangan undang-undang yang sedang menunggu persetujuan di parlemen, bandara ini akan dibangun di dekat pangkalan udara militer Nevatim di Gurun Negev, yang merupakan markas bagi jet tempur F-35 milik Israel. Pangkalan tersebut sempat menjadi target serangan rudal Iran pada Oktober lalu.

Proyek Raksasa yang Ditargetkan Rampung dalam 7 Tahun

Bandara baru ini akan berjarak sekitar 132 kilometer dari Tel Aviv dan diperkirakan memerlukan waktu pembangunan selama tujuh tahun. Setelah selesai, bandara ini akan mampu menangani hingga 15 juta penumpang per tahun.

Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (Dok. Reuters)
Sejumla tentara Israel selama operasi militer di Qabatiya, dekat Jenin, di Tepi Barat (Dok. Reuters)

Proyek ini dirancang untuk mengurangi kemacetan di Bandara Ben Gurion di Tel Aviv, yang saat ini menjadi gerbang udara utama Israel dengan kapasitas 40 juta penumpang per tahun.

Komite Urusan Ekonomi Israel menyebutkan bahwa Ben Gurion hampir mencapai batas kapasitasnya, dengan proyeksi 80 juta penumpang pada tahun 2050.

Selain untuk mengatasi kepadatan lalu lintas udara, proyek ini juga bertujuan untuk memperkuat perekonomian wilayah selatan dengan menciptakan sekitar 50.000 lapangan kerja. Komunitas Badui, yang tinggal di sekitar wilayah Negev, diperkirakan akan mendapat manfaat besar dari peluang kerja ini.

Penolakan dari Pihak Militer dan Keamanan

Meski disetujui oleh Komite Urusan Ekonomi, proyek bandara ini mendapat tentangan keras dari pihak militer dan keamanan Israel.

Alasannya adalah kedekatan lokasi bandara dengan pangkalan udara militer, yang dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko keamanan, terutama di tengah ancaman konflik yang terus berlangsung di Gaza.

baca juga

Bandara Ramon: Proyek Sebelumnya di Selatan

Sebelumnya, pada tahun 2019, Israel telah membuka Bandara Ramon di dekat kota resor Laut Merah, Eilat, yang berbatasan dengan Yordania dan Mesir.

Bandara ini dirancang untuk menjadi pintu gerbang pariwisata di wilayah selatan dan sempat melayani maskapai asing seperti Ryanair, yang mengoperasikan penerbangan dari Eropa.

Namun, setelah pecahnya perang dengan Hamas, sebagian besar maskapai internasional menghentikan penerbangan ke Israel. Seiring meredanya situasi, beberapa maskapai kini telah mulai melanjutkan penerbangan mereka.

Langkah Strategis untuk Masa Depan

Pembangunan bandara internasional di Nevatim dianggap sebagai langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur transportasi udara Israel.

Selain untuk mengurangi beban Bandara Ben Gurion, proyek ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan negara tersebut.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan pada Minggu (24/3) bahwa jumlah korban tewas akibat agresi Israel telah mencapai 50.021 orang, sementara 113.274 lainnya terluka sejak perang meletus pada 7 Oktober 2023.

“Jumlah korban agresi Israel telah mencapai 50.021 martir, dan 113.274 orang terluka sejak serangan dimulai,” bunyi pernyataan resmi Kementerian Kesehatan Gaza.

Badan Pertahanan Sipil di wilayah tersebut, yang menggunakan data independen, juga melaporkan angka serupa, dengan korban tewas menembus 50.000 jiwa.

Serangan Intensif Pasca Gagalnya Gencatan Senjata

Jumlah korban meningkat drastis dalam beberapa hari terakhir setelah gagalnya gencatan senjata yang telah berlangsung sejak 19 Januari 2024. Israel melancarkan serangan udara besar-besaran dan operasi darat baru di berbagai wilayah Gaza.

Dalam 24 jam terakhir, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan sedikitnya 39 orang tewas, menjadikan total korban mencapai 673 jiwa hanya dalam lima hari sejak Israel melanjutkan serangannya pada Selasa lalu.

Studi: Jumlah Korban Bisa Lebih Tinggi

Sebuah studi yang diterbitkan di jurnal medis Inggris The Lancet pada Januari 2024 memperkirakan bahwa angka kematian di Gaza bisa 40 persen lebih tinggi dari yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan.

Selain itu, kementerian juga mengonfirmasi bahwa 233 orang yang sebelumnya dinyatakan hilang kini telah dipastikan meninggal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Palestina Kecam Keputusan Israel Akui 13 Permukiman Baru di Tepi Barat

Palestina Kecam Keputusan Israel Akui 13 Permukiman Baru di Tepi Barat

News | Senin, 24 Maret 2025 | 09:45 WIB

Massa Gelar Aksi Bela Palestina, Serukan Boikot Penjualan Produk-produk Israel

Massa Gelar Aksi Bela Palestina, Serukan Boikot Penjualan Produk-produk Israel

News | Minggu, 23 Maret 2025 | 14:35 WIB

Israel Sebarkan Hoax? Mesir Tegas soal Rekonstruksi Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina ke Sinai

Israel Sebarkan Hoax? Mesir Tegas soal Rekonstruksi Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina ke Sinai

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 18:54 WIB

PBB Meradang: Keselamatan Staf Terancam, Bantuan ke Gaza Diblokir Israel

PBB Meradang: Keselamatan Staf Terancam, Bantuan ke Gaza Diblokir Israel

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 18:21 WIB

Lebanon Selatan Memanas! Israel Serang Balik Setelah Roket Ditembakkan

Lebanon Selatan Memanas! Israel Serang Balik Setelah Roket Ditembakkan

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 17:42 WIB

ICC Bisa Batalkan Penangkapan Netanyahu? Mantan Hakim Agung Israel Ungkap Syaratnya

ICC Bisa Batalkan Penangkapan Netanyahu? Mantan Hakim Agung Israel Ungkap Syaratnya

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 16:10 WIB

Dirasa Sudah Gawat, Jerman, Prancis, Inggris Kompak Desak Israel Lakukan Ini di Gaza

Dirasa Sudah Gawat, Jerman, Prancis, Inggris Kompak Desak Israel Lakukan Ini di Gaza

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 15:29 WIB

"Penggembalaan Mematikan", Bagaimana Pemukim Israel Merebut Tepi Barat dengan Kedok Ternak

"Penggembalaan Mematikan", Bagaimana Pemukim Israel Merebut Tepi Barat dengan Kedok Ternak

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 14:05 WIB

Israel Habisi Kepala Intelijen Hamas di Gaza Selatan: Eskalasi Perang Tak Terhindarkan?

Israel Habisi Kepala Intelijen Hamas di Gaza Selatan: Eskalasi Perang Tak Terhindarkan?

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:54 WIB

Ratusan Massa Bela Palestina Demo di Kedubes AS

Ratusan Massa Bela Palestina Demo di Kedubes AS

Foto | Jum'at, 21 Maret 2025 | 23:05 WIB

Terkini

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×