Israel Sebarkan Hoax? Mesir Tegas soal Rekonstruksi Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina ke Sinai

Aprilo Ade Wismoyo

Sabtu, 22 Maret 2025 | 18:54 WIB
Israel Sebarkan Hoax? Mesir Tegas soal Rekonstruksi Gaza, Tolak Relokasi Warga Palestina ke Sinai
Serangan terbaru Israel di Gaza (X)

Suara.com - Mesir pada hari Jumat menepis klaim "tak berdasar" oleh media Israel bahwa mereka berencana untuk merelokasi 500.000 warga Palestina dari Gaza ke provinsi Sinai Utara yang berbatasan dengan daerah kantong itu, dan menegaskan komitmennya terhadap rencana rekonstruksi untuk wilayah yang dilanda perang itu.

Mantan kepala Departemen Urusan Moral Angkatan Darat Mesir Mayjen Samir Farag menggambarkan tuduhan itu sebagai upaya untuk "mengalihkan perhatian dari krisis internal Israel dan menguji respons Kairo."

"Mesir bertekad untuk melaksanakan rencana rekonstruksi Gaza, dan upaya semacam itu tidak akan menghalanginya untuk melanjutkan atau mendapatkan dukungan internasional," kata Farag kepada Asharq Al-Awsat.

Sejumlah Warga Palestina menunggu pasokan makanan di kota Rafah di Jalur Gaza selatan, baru-baru ini. (ANTARA/Xinhua/Yasser Qudih.)
Sejumlah Warga Palestina menunggu pasokan makanan di kota Rafah di Jalur Gaza selatan, baru-baru ini. (ANTARA/Xinhua/Yasser Qudih.)

Mesir pada hari Jumat dengan tegas membantah laporan media yang mengklaim bahwa mereka siap untuk merelokasi sementara 500.000 warga Palestina dari Gaza ke kota yang ditunjuk di Sinai Utara sebagai bagian dari upaya rekonstruksi, kata Layanan Informasi Negara (SIS) dalam sebuah pernyataan.

SIS menepis tuduhan tersebut sebagai "salah dan tidak berdasar," dan menekankan bahwa tuduhan tersebut "sepenuhnya bertentangan dengan sikap tegas dan berprinsip Mesir," yang telah dipertahankannya sejak pecahnya perang Gaza pada Oktober 2023.

"Kairo dengan tegas dan tegas menolak segala upaya untuk secara paksa atau sukarela memindahkan warga Palestina dari Gaza, khususnya ke Mesir, karena hal itu akan merusak perjuangan Palestina dan menimbulkan ancaman serius bagi keamanan nasional," tambah pernyataan itu.

Sikap tegas Mesir terhadap pemindahan warga Palestina dari Gaza mendukung rencana rekonstruksi yang diusulkannya pada KTT Darurat Arab Kairo baru-baru ini, yang disetujui dengan suara bulat, tegas SIS.

Rencana tersebut bertujuan untuk membangun kembali Jalur Gaza tanpa memaksa seorang pun warga Palestina untuk pergi, tegas pernyataan itu.

Peta dan Bendera Mesir.(Unsplash.com/MarkRubens)
Peta dan Bendera Mesir.(Unsplash.com/MarkRubens)

Pada hari Jumat, i24 News Israel mengutip laporan dari surat kabar Al-Akhbar Lebanon yang menuduh adanya diskusi tentang Mesir yang menerima 500.000 warga Gaza di Sinai Utara. Namun, surat kabar itu mengaitkan klaim tersebut dengan media Israel tanpa mengutip sumber resmi.

baca juga

Farag menegaskan kembali bahwa Mesir telah menentang pemindahan warga Palestina "sejak hari pertama perang Gaza" dan tetap berkomitmen pada rencana rekonstruksinya.

"Klaim ini hanyalah ujian tekad Mesir, taktik perang psikologis, dan upaya untuk mengalihkan krisis ke Mesir," katanya, seraya menambahkan bahwa klaim ini muncul saat Israel menghadapi kekacauan internal dan saat Kairo terus berupaya mendorong gencatan senjata dan kembali ke perundingan.

Mesir Inisiasi Rekonstruksi Gaza

Perdana Menteri Mesir, Mostafa Madbouly, menyatakan bahwa Mesir dan negara-negara Arab lainnya dapat menyelesaikan rekonstruksi Jalur Gaza yang rusak akibat agresi Israel dalam waktu tiga tahun.

"Proses rekonstruksi Jalur Gaza dapat berlangsung selama tiga tahun, dan Mesir bersama negara-negara Arab memiliki kemampuan untuk menyelesaikannya dalam waktu tersebut," kata Madbouly dalam konferensi pers rutin Pemerintah Mesir pada Rabu (19/2).

Mesir sebelumnya juga menekankan bahwa mereka akan segera menginformasikan publik mengenai rencana rekonstruksi Gaza yang bertujuan untuk memastikan wilayah tersebut tetap berada di tangan rakyat Palestina.

Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, mengungkapkan bahwa pihaknya telah merumuskan rencana yang komprehensif dan detail untuk rekonstruksi Jalur Gaza.

Gencatan senjata yang berlaku di Jalur Gaza sejak 19 Januari 2025 menjamin adanya pertukaran sandera Israel yang ada di Gaza dengan tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel.

Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas dicapai melalui mediasi Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat pada 15 Januari 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PBB Meradang: Keselamatan Staf Terancam, Bantuan ke Gaza Diblokir Israel

PBB Meradang: Keselamatan Staf Terancam, Bantuan ke Gaza Diblokir Israel

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 18:21 WIB

Lebanon Selatan Memanas! Israel Serang Balik Setelah Roket Ditembakkan

Lebanon Selatan Memanas! Israel Serang Balik Setelah Roket Ditembakkan

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 17:42 WIB

ICC Bisa Batalkan Penangkapan Netanyahu? Mantan Hakim Agung Israel Ungkap Syaratnya

ICC Bisa Batalkan Penangkapan Netanyahu? Mantan Hakim Agung Israel Ungkap Syaratnya

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 16:10 WIB

Dirasa Sudah Gawat, Jerman, Prancis, Inggris Kompak Desak Israel Lakukan Ini di Gaza

Dirasa Sudah Gawat, Jerman, Prancis, Inggris Kompak Desak Israel Lakukan Ini di Gaza

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 15:29 WIB

"Penggembalaan Mematikan", Bagaimana Pemukim Israel Merebut Tepi Barat dengan Kedok Ternak

"Penggembalaan Mematikan", Bagaimana Pemukim Israel Merebut Tepi Barat dengan Kedok Ternak

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 14:05 WIB

Israel Habisi Kepala Intelijen Hamas di Gaza Selatan: Eskalasi Perang Tak Terhindarkan?

Israel Habisi Kepala Intelijen Hamas di Gaza Selatan: Eskalasi Perang Tak Terhindarkan?

News | Sabtu, 22 Maret 2025 | 13:54 WIB

Terkini

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

Gerindra Tegaskan Survei Cuma Instrumen Evaluasi, Bukan Penentu Kebijakan Pemerintah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:16 WIB

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Misteri Tewasnya Satpam di Waduk Jatiluhur, Polda Jabar Turunkan Tim Gabungan

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

5 Film dan Serial Netflix Agustus 2026, Komedi hingga Horor

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:15 WIB

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

Ngeri! Aksi Calon Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Jalan di Atas Api Viral di Medsos

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:13 WIB

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Kasus Bocah Tersiram Air Panas, Puskesmas Waluran Perketat Pengawasan Pasien ODGJ

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB

Madura United Pulangkan Hugo Gomes, Perkuat Lini Tengah Hadapi Super League 2026/2027

Madura United Pulangkan Hugo Gomes, Perkuat Lini Tengah Hadapi Super League 2026/2027

Jatim | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:05 WIB

Kenapa Muka Jadi Abu-Abu setelah Pakai Cushion? Begini Cara Mengatasinya

Kenapa Muka Jadi Abu-Abu setelah Pakai Cushion? Begini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:05 WIB

2 Mobil Listrik Bekas Diprediksi Turun Harga Gegara Wuling Aira EV: Mending Mana?

2 Mobil Listrik Bekas Diprediksi Turun Harga Gegara Wuling Aira EV: Mending Mana?

Otomotif | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:04 WIB

Gus Ipul Buka MPLS Sekolah Rakyat Gelombang Kedua Serentak di 65 Titik

Gus Ipul Buka MPLS Sekolah Rakyat Gelombang Kedua Serentak di 65 Titik

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:03 WIB

×