Catat! Jadwal Lengkap Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

M. Reza Sulaiman

Kamis, 03 April 2025 | 14:27 WIB
Catat! Jadwal Lengkap Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025
Rekayasa lalu lintas contraflow di KM 36 hingga KM 70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek. [ANTARA/HO-Jasa Marga]

Suara.com - Lebaran telah berlalu, kini saatnya kembali ke kota. Arus balik dimulai pada Kamis, 3 April 2025, dan diperkirakan akan terjadi lonjakan kendaraan menuju Jakarta melalui jalur darat. Untuk mengantisipasi kepadatan, Korlantas Polri menerapkan kebijakan contraflow, yang jadwalnya akan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan.

Selain contraflow, Korlantas Polri juga menerapkan rekayasa lalu lintas one way dan sistem ganjil-genap guna mengatur arus kendaraan selama arus balik. Pemberlakuan contraflow dimulai hari ini, Kamis, 3 April 2025, di jalan Tol Trans Jawa.

Jadwal dan Titik Pemberlakuan Contraflow

  • 3-7 April 2025: Tol Jakarta-Cikampek KM 70 hingga KM 47. Mulai pukul 14.00 WIB (3 April) hingga 24.00 WIB (7 April).

Jika lonjakan kendaraan masih tinggi, contraflow akan diperpanjang hingga KM 36.

Rencana Skema Lanjutan

  • 4 April 2025 – Jika kepadatan meningkat, contraflow akan diperluas dari KM 246 hingga KM 188.
  • 5 April 2025 – Jika lonjakan kendaraan semakin deras, skema one way akan diterapkan dari Batang KM 414.

Bagi Anda yang belum familiar, contraflow adalah rekayasa lalu lintas yang memungkinkan kendaraan melawan arah secara terbatas di jalur tertentu guna mengurangi kepadatan. Pemberlakuan contraflow bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan diskresi kepolisian.

Pastikan Anda mempersiapkan perjalanan dengan baik, selalu memantau informasi terkini, dan tetap berhati-hati di jalan.

Selain Contra flow, Korlantas Polri juga akan memperlakukan penutupan dan normalisasi sistem one way dengan jadwal dan skema sebagai berikut:

Kamis, 3 April 2025, Pukul 12.00-14.00 WIB

baca juga

Penutupan jalan masuk, pembersihan jalur dan rest area mulai dari km 70 Japek hingga km 414 A Tol Semarang-Batang. Tujuannya adalah untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama arus balik lebaran 2025.

Selasa, 8 April 2025, Pukul 00.00-02.00 WIB

Normalisasi kondisi lalu lintas dan pembukaan jalan masuk mulai dari km 70 tol Jakarta-Cikampek sampai dengan 414 Tol Semarang-Batang.

Penerapan one way dibagi dua tahap, yakni:

  • Tahap 1, Kamis, 3 April 2025, one way lokal diberlakukan dari km 188 Palimanan - km 70 GT Cikampek Utama, mulai Pukul 14.00 WIB.
  • Tahap 2, Jumat, 4 April 2025, Perpanjangan hingga km 246, diberlakukan jika terjadi lonjakan kendaraan.
  • Tahap perpanjangan hingga Sabtu, 5 April 2025, berlaku hingga Batang, km 414.

Selain one way lokal, Korlantas akan mempersiapkan one way nasional mulai 6 April 2025. Ruas jalan tol yang masuk ke dalam kebijakan One Way Nasional ialah jalur dari Batang km 414 hingga km 70 Tol Jakarta-Cikampek.

Persiapan Arus Balik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik Bisa Kena Pasal Korupsi

Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik Bisa Kena Pasal Korupsi

Otomotif | Kamis, 03 April 2025 | 14:18 WIB

Sejumlah 3.872.675 Tiket Kereta Api Terjual untuk Arus Mudik dan Balik

Sejumlah 3.872.675 Tiket Kereta Api Terjual untuk Arus Mudik dan Balik

News | Kamis, 03 April 2025 | 13:43 WIB

Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Mudik Lebaran Gunakan Kereta pada Minggu H+6

Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Mudik Lebaran Gunakan Kereta pada Minggu H+6

News | Kamis, 03 April 2025 | 13:15 WIB

Terkini

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×