Serangan Udara Israel Tewaskan Puluhan Orang di Sekolah Gaza: Hamas Jadikan Warga Sipil Tameng?

Aprilo Ade Wismoyo

Jum'at, 04 April 2025 | 17:08 WIB
Serangan Udara Israel Tewaskan Puluhan Orang di Sekolah Gaza: Hamas Jadikan Warga Sipil Tameng?
Serangan terbaru Israel di Gaza (X)

Suara.com - Pasukan Israel bergerak ke wilayah Gaza utara untuk memperluas apa yang mereka sebut zona keamanan di sekitar tepian daerah kantong itu, kata militer pada hari Jumat, beberapa hari setelah pemerintah mengumumkan rencana untuk merebut wilayah yang luas dengan operasi di selatan.

Tentara yang melaksanakan operasi di Shejaia, pinggiran timur Kota Gaza di utara, membiarkan warga sipil keluar melalui rute yang terorganisasi, kata militer dalam sebuah pernyataan.

Israel mengeluarkan peringatan evakuasi di wilayah itu pada hari Kamis, dan ratusan penduduk mengalir keluar, beberapa membawa barang-barang mereka sambil berjalan, yang lain dengan kereta keledai dan sepeda atau dalam mobil van, lapor Reuters.

Situasi di Gaza, Palestina beberapa waktu lalu. [ANTARA/Anadolu/py]
Situasi di Gaza, Palestina beberapa waktu lalu. [ANTARA/Anadolu/py]

Otoritas kesehatan Gaza mengatakan pasukan Israel menewaskan sedikitnya 27 orang, termasuk wanita dan anak-anak, dalam serangan udara di sebuah gedung sekolah di Kota Gaza tempat keluarga-keluarga yang mengungsi berlindung.

Militer mengatakan gedung sekolah Dar Al-Arqam di lingkungan Tuffah di Kota Gaza telah digunakan sebagai pusat komando dan kendali oleh militan Hamas dan menuduh para pejuang itu sengaja menggunakan infrastruktur sipil sebagai pangkalan. Hamas membantah bahwa mereka beroperasi di antara warga sipil.

Ratusan ribu warga Palestina telah meninggalkan rumah mereka dalam beberapa hari terakhir dalam salah satu eksodus massal terbesar dalam perang tersebut, karena pasukan Israel telah bergerak untuk memperluas wilayah yang berada di bawah kendali mereka.

Di tepi selatan Gaza, pasukan Israel telah berkonsolidasi di sekitar reruntuhan kota Rafah.

Israel belum sepenuhnya menjelaskan tujuan jangka panjangnya untuk wilayah yang sekarang direbutnya sebagai zona keamanan. Penduduk Gaza mengatakan mereka yakin tujuannya adalah untuk secara permanen mengosongkan sebagian besar wilayah, termasuk beberapa lahan pertanian dan infrastruktur air terakhir di Gaza.

Militer mengatakan telah membunuh banyak militan dan membongkar infrastruktur, termasuk apa yang dikatakannya sebagai pusat komando dan kendali Hamas.

baca juga
Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py)
Ilustrasi Kelompok Hamas di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu/py)

Warga Palestina mengatakan tujuan akhir Israel adalah untuk menggusur penduduk Gaza secara permanen, sejalan dengan rencana yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump untuk mengubah daerah kantong itu menjadi resor tepi laut di bawah kendali AS. Israel mengatakan akan mendorong warga Palestina yang ingin pergi secara sukarela.

Pasukan Israel melanjutkan operasi mereka di Gaza pada 18 Maret, setelah gencatan senjata selama dua bulan. Para menteri mengatakan operasi akan terus berlanjut hingga 59 sandera yang masih ditawan di Gaza dikembalikan. Hamas mengatakan mereka akan membebaskan mereka hanya jika ada kesepakatan yang mengakhiri perang secara permanen.

Perang dimulai ketika pejuang Hamas menyerbu komunitas Israel pada 7 Oktober 2023, menewaskan 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang, menurut hitungan Israel. Sejak itu, Israel telah menghancurkan sebagian besar Gaza dan menewaskan lebih dari 50.000 warga Palestina, menurut otoritas kesehatan daerah kantong itu.

Protes warga Gaza terhadap Hamas

Hamas telah menghadapi ketidakpuasan yang semakin meningkat dari penduduk Gaza atas serangan roket yang terus-menerus, yang memicu pembalasan Israel, yang menyebabkan pengungsian massal.

Banyak juga yang menuntut agar Hamas melepaskan kekuasaan dengan harapan dapat mengamankan gencatan senjata yang akan meringankan penderitaan mereka di tengah pemboman Israel yang tiada henti.

Tidak seperti demonstrasi sebelumnya, protes baru-baru ini tidak memicu tindakan keras dari pasukan Hamas, yang menyebabkan beberapa orang berspekulasi bahwa kekuatan kelompok tersebut telah berkurang karena serangan Israel yang terus-menerus.

Seorang pemuda yang membantu mengorganisasi protes di lingkungan Shuja'iyya di Gaza pada tanggal 27 Maret mengatakan kepada Asharq Al-Awsat bahwa para demonstran telah memperkirakan akan ditindas tetapi terkejut dengan kurangnya respons Hamas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Tewaskan Komandan Hamas dalam Serangan Drone di Lebanon

Israel Tewaskan Komandan Hamas dalam Serangan Drone di Lebanon

News | Jum'at, 04 April 2025 | 17:03 WIB

Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial

Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial

News | Kamis, 03 April 2025 | 18:16 WIB

Gaza: Ladang Ranjau Tak Terlihat, Anak-Anak Jadi Korban Utama Setelah Gencatan Senjata

Gaza: Ladang Ranjau Tak Terlihat, Anak-Anak Jadi Korban Utama Setelah Gencatan Senjata

News | Kamis, 03 April 2025 | 16:10 WIB

Subhanallah, Ragnar Oratmangoen Kasih Bantuan ke Anak-anak Gaza saat Idul Fitri 1446 H

Subhanallah, Ragnar Oratmangoen Kasih Bantuan ke Anak-anak Gaza saat Idul Fitri 1446 H

Bola | Rabu, 02 April 2025 | 11:22 WIB

BKSAP DPR RI Desak Junta Myanmar Hentikan Pengeboman Warga Sipil Pasca Gempa 7,7 SR

BKSAP DPR RI Desak Junta Myanmar Hentikan Pengeboman Warga Sipil Pasca Gempa 7,7 SR

News | Selasa, 01 April 2025 | 15:34 WIB

Pihak Academy Minta Maaf atas Respons Serangan Israel terhadap Hamdan Ballal

Pihak Academy Minta Maaf atas Respons Serangan Israel terhadap Hamdan Ballal

Your Say | Selasa, 01 April 2025 | 13:38 WIB

Terkini

Gempa Bumi NTT di Mbay Robohkan Tembok Rumah dan Rusak Pelabuhan Maumere

Gempa Bumi NTT di Mbay Robohkan Tembok Rumah dan Rusak Pelabuhan Maumere

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:24 WIB

Huawei MatePad Pro Max (2026): Tablet Super Tipis yang Serius Mengajak Laptop Pensiun

Huawei MatePad Pro Max (2026): Tablet Super Tipis yang Serius Mengajak Laptop Pensiun

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio

Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Mensesneg Nyatakan Kesiagaan Penuh Pascagempa Bumi NTT

Mensesneg Nyatakan Kesiagaan Penuh Pascagempa Bumi NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere

Basarnas Evakuasi 3 Korban Reruntuhan Bangunan Akibat Gempa Bumi NTT di Maumere

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga

Bukannya Jarah Isi Rumah, Pria di Bandar Lampung Ini Malah Angkut Pagar Milik Warga

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus

Chiikawa The Movie Sukses Raup 6 Miliar Yen, Tayang di Indonesia 28 Agustus

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 09:00 WIB

HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!

HUT ke-81 RI dan Merdeka dari FOMO: Saatnya Berhenti Mengikuti Semua Tren!

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026

Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:54 WIB

Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut

Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:53 WIB

×