Perjalanan Thudong ke Borobudur, 38 Bhikkhu Mancanegara Bakal Kunjungi Jakarta Sabtu Ini

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 15 April 2025 | 19:19 WIB
Perjalanan Thudong ke Borobudur, 38 Bhikkhu Mancanegara Bakal Kunjungi Jakarta Sabtu Ini
ILUSTRAS. Para Bhikkhu berjalan sambil membawa lentera saat prosesi Walking Meditation di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Selasa (14/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Sebanyak 38 Bhikkhu dari berbagai negara akan mengunjungi Jakarta pada Sabtu (19/4/2025). Hal ini merupakan bagian dari perjalanan Thudong mereka menuju Candi Borobudur menyambut Waisak 2569 BE.

Nantinya mereka akan disambut dalam acara Doa Kebangsaan menyambut Waisak di kawasan Riverwalk Island, Pantai Indah Kapuk (PIK).

Thudong merupakan praktik spiritual umat Buddha berupa perjalanan panjang dengan berjalan kaki dari satu tempat suci ke tempat lainnya. Tahun ini, para Bhikkhu menempuh rute sepanjang lebih dari 2.500 km dari Bangkok, Thailand, melintasi Malaysia, Singapura, dan Batam, sebelum akhirnya tiba di Jakarta.

Acara penyambutan yang digelar di Riverwalk Island PIK menjadi momentum penting, tidak hanya bagi komunitas Buddha, tetapi juga sebagai simbol toleransi dan perdamaian. Kegiatan ini difasilitasi oleh Agung Sedayu Group dan Salim Group, bekerja sama dengan Thudong International serta pengelola kawasan Si Mian Fo Riverwalk Island PIK.

Diperkirakan lebih dari 10.000 umat Buddha akan hadir dalam rangkaian acara yang berlangsung dari pukul 06.00 hingga 11.00 WIB. 

  • Kegiatan yang terbuka untuk umum ini meliputi:
    Doa Bersama: Melibatkan Bhikkhu, tokoh lintas agama, dan umat dari berbagai daerah untuk mendoakan kedamaian dan keberkahan.
  • Pindapata: Tradisi mempersembahkan dana langsung kepada para Bhikkhu saat mereka tiba di lokasi.
  • Sanghadana: Kesempatan lanjutan bagi umat untuk memberikan persembahan setelah para Bhikkhu masuk ke dalam area utama.
  • Pemberkahan: Sesi akhir di mana para Bhikkhu memberikan doa dan berkah kepada seluruh peserta.

Advertising and Promotion ASG, Miranda DWK menjelaskan bahwa tema kegiatan tahun ini adalah “Toleransi untuk Perdamaian Dunia” yang mencerminkan semangat persaudaraan dan keberagaman di Indonesia.

"Di acara ini, nanti akan terdapat Doa Kebangsaan menyambut Waisak, pindapata, sanghadana, dan pemberkahan oleh Bhikkhu, yang akan diadakan pada Sabtu, 19 April 2025, jam 06.00 hingga 11.00 WIB, serta terbuka untuk umum,” jelas Miranda.

Para Bhikkhu Thudong  juga pernah mendatangi Candi Borobudur dalam memperingati Waisak 2024 lalu. Kehadiran para Bhikkhu ke Taman Wisata Candi tersebut, setelah mereka melakukan perjalanan dari Semarang. 

General Menejer Unit Borobudur Jamaludin Mawardi, menyampaikan hari ini melakukan penyambutan para Bhikkhu sebagai bentuk apresiasi pada mereka yang telah melakukan perjalanan dari Semarang sampai Candi Borobudur.

baca juga

"Siang ini kita sambut bersama-sama Bhikkhu Thudong memasuki Taman Wisata Candi Borobudur," katanya dikutip dari ANTARA di Magelang, Senin (20/5/2024). 

Sebenarnya konsep awal penerimaan Bhikkhu Thudong di Candi Borobudur seperti tahun lalu, konsentrasi di Lapangan Kalpataru, tetapi tadi ada perubahan karena faktor cuaca panas maka mereka diminta untuk transit dulu di Manohara. 

Kemudian mereka baru naik ke Candi Borobudur untuk berdoa, karena mereka melakukan perjalanan sampai Candi Borobudur untuk spiritualnya, berdoa di tempat yang mereka sucikan di Candi Borobudur.

Ketua Bhikkhu Thudong 2024 Kamsai Sumano Mahathera menyampaikan para Bhikkhu berjalan dari Semarang sampai Candi Borobudur berjarak kurang lebih 60 kilometer.

"Kami dari Thailand, Malaysia, Singapura, kemudian tambah Indonesia dan Korea," katanya.

Ia menyampaikan selama Thudong ini merasa banyak hal baru, yakni berjalan 60 kilometer, kemudian diundang untuk mampir sekolah, kecamatan, semua tahu thudong tahun ini.

"Mereka tahu Thudong dan memberikan semangat. Kemarin kami mulai jalan jam 05.00 WIB, kami kaget ada masyarakat semua agama ikut tabur bunga sehingga mereka bangun sebelum jam 05.00 WIB," katanya.

Menurut dia, semua memberikan minuman buah-buahan, semua bergotong-royong.

"Saya tidak tahu siapa yang ngasih itu, merasa kasihan pada kita , mereka kasih sandal, kasih buah-buahan , obat-obatan untuk mendukung Bhikkhu Thudong sampai Borobudur," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digeruduk Dokter Tifa dkk, UGM Akui soal Ijazah Jokowi: Kami Siap jadi Saksi di Pengadilan

Digeruduk Dokter Tifa dkk, UGM Akui soal Ijazah Jokowi: Kami Siap jadi Saksi di Pengadilan

News | Selasa, 15 April 2025 | 18:48 WIB

Akui Kerap Bermasalah, Pramono Perintahkan Bank DKI Masuk Bursa Saham: Biar Gak Ada Titipan Lagi

Akui Kerap Bermasalah, Pramono Perintahkan Bank DKI Masuk Bursa Saham: Biar Gak Ada Titipan Lagi

News | Selasa, 15 April 2025 | 16:20 WIB

Sebut Jokowi Tak Punya Kewajiban Pamer Ijazah UGM, Pengacara: Lho Kok jadi Kayak Adu Tinju?

Sebut Jokowi Tak Punya Kewajiban Pamer Ijazah UGM, Pengacara: Lho Kok jadi Kayak Adu Tinju?

News | Senin, 14 April 2025 | 18:44 WIB

Sebut Pegawai Luhut Sosok Asli di Foto Ijazah UGM, Roy Suryo: Saya Pastikan 99,9 Persen Bukan Jokowi

Sebut Pegawai Luhut Sosok Asli di Foto Ijazah UGM, Roy Suryo: Saya Pastikan 99,9 Persen Bukan Jokowi

News | Senin, 14 April 2025 | 18:22 WIB

Roy Suryo Uji Ijazah Jokowi Pakai Program ELA: Gambarnya Kotor, Banyak Bercak Kayak Kotoran Burung

Roy Suryo Uji Ijazah Jokowi Pakai Program ELA: Gambarnya Kotor, Banyak Bercak Kayak Kotoran Burung

News | Senin, 14 April 2025 | 15:17 WIB

Dongkol Anak Buah Bubarkan Demonstran Tolak UU TNI di DPR, Pramono Habis-habisan Marahi Satpol PP

Dongkol Anak Buah Bubarkan Demonstran Tolak UU TNI di DPR, Pramono Habis-habisan Marahi Satpol PP

News | Jum'at, 11 April 2025 | 06:48 WIB

Terkini

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

×