Ratusan Dosen ASN Mundur: Salah Sistem atau Minimnya Persiapan Mental ASN Baru?

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Rabu, 16 April 2025 | 15:30 WIB
Ratusan Dosen ASN Mundur: Salah Sistem atau Minimnya Persiapan Mental ASN Baru?
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini. [Dok Kementerian PANRB]

Suara.com - Fenomena mengejutkan tengah menjadi sorotan publik, ratusan calon dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) memilih mundur sebelum resmi bertugas.

Kabar yang beredar menyebutkan ada sebanyak 714 calon dosen dari formasi CPNS tahun 2024 di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) yang menyatakan pengunduran diri.

Dari jumlah itu, 653 orang mengundurkan diri secara resmi, sementara 61 lainnya dianggap mengundurkan diri karena tidak mengisi riwayat hidup digital dalam sistem pendaftaran nasional.

Menanggapi hal ini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengonfirmasi adanya pengunduran diri massal tersebut, meski pihaknya masih memverifikasi angka pastinya.

"Calon dosen ASN yang mengundurkan diri sedang kami cek terlebih dahulu berapa jumlahnya. Saya memang pernah mendengar sekitar 700, tapi kami tentunya akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu," kata Rini.

Lebih lanjut, Rini menjelaskan bahwa alasan utama pengunduran diri adalah terkait penempatan kerja.

Banyak dari mereka, menurut Rini, keberatan dengan lokasi tugas yang jauh dari domisili atau tidak sesuai ekspektasi.

"Ini rata-rata karena memang masalah penempatan atau penugasan yang akan mereka dapatkan," ujarnya.

Rini juga menegaskan bahwa sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), semestinya para pelamar sudah siap ditempatkan di mana pun, sebagaimana prinsip dasar ASN.

baca juga

"Memang sebagai CPNS tentunya, kita memang harus siap untuk ditempatkan di mana saja. Nah, ini yang mungkin perlu kami lakukan pengecekan, karena pengisian data ASN ini itu masih berlangsung di seluruh instansi pemerintahan," katanya.

Persoalan Sistemik

Fenomena pengunduran diri massal ini bukan sekadar insiden administratif, melainkan indikasi dari persoalan struktural dalam rekrutmen dan manajemen SDM pendidikan tinggi.

Menurut laporan dari Indonesia Corruption Watch (ICW) pada 2022, sistem rekrutmen ASN, terutama dosen, masih belum sepenuhnya transparan dalam memberi informasi soal lokasi tugas, jenjang karier, hingga tunjangan.

Banyak pelamar hanya mengetahui tempat penempatan setelah dinyatakan lulus seleksi, tanpa punya kesempatan untuk memilih atau bahkan berdiskusi.

Selain itu, riset dari Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) pada 2023 mencatat bahwa sekitar 41 persen lulusan perguruan tinggi di Indonesia lebih memilih bekerja di kota besar karena faktor infrastruktur, peluang riset, serta akses terhadap jaringan akademik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Tebar "Durian Runtuh" Kepada Dosen ASN

Sri Mulyani Tebar "Durian Runtuh" Kepada Dosen ASN

Bisnis | Selasa, 15 April 2025 | 14:17 WIB

Cair Juli, Sri Mulyani Sebut Pembayaran Tukin Dosen Sedot APBN Rp2,66 Triliun

Cair Juli, Sri Mulyani Sebut Pembayaran Tukin Dosen Sedot APBN Rp2,66 Triliun

News | Selasa, 15 April 2025 | 13:48 WIB

Akhirnya! Menteri Diktisaintek Umumkan Tukin Dosen ASN Cair Juli 2025

Akhirnya! Menteri Diktisaintek Umumkan Tukin Dosen ASN Cair Juli 2025

News | Selasa, 15 April 2025 | 13:14 WIB

Terkini

Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!

Tak Melulu Merek Luar, ini 6 Sepatu Lokal yang Gak Kalah Keren!

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an

Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:07 WIB

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun

Video | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim

Sumut | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:52 WIB

×