Ollanta Humala Dipenjara 15 Tahun, Terbukti Mencuci Uang dari Odebrecht

Denada S Putri

Kamis, 17 April 2025 | 19:47 WIB
Ollanta Humala Dipenjara 15 Tahun, Terbukti Mencuci Uang dari Odebrecht
Mantan Presiden Peru, Ollanta Humala. [Ist]

Suara.com - Mantan Presiden Peru, Ollanta Humala dan istrinya, Nadine Heredia, dijatuhi hukuman 15 tahun penjara atas kasus pencucian uang, Selasa (15/04/2025).

Humala dihukum karena mencuci dana yang diterima dari raksasa konstruksi Brasil Odebrecht untuk membiayai kampanyenya pada 2006 dan 2011 lalu.

Para hakim Pengadilan Tinggi Nasional Peru menemukan bahwa Humala dan Heredia menerima beberapa juta dolar dalam sumbangan ilegal untuk kampanye ini dari Odebrecht dan pemerintah presiden Venezuela saat itu, Hugo Chávez.

Putusan tersebut menjadikan Humala sebagai mantan presiden Peru ketiga yang dipenjara karena korupsi dalam dua dekade terakhir.

Ia bergabung bersama Alejandro Toledo, yang dijatuhi hukuman 20 tahun penjara pada tahun 2024 atas kejahatan terkait Odebrecht.

Juga Alberto Fujimori, eks Presiden Peru yang menerima beberapa hukuman atas korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia.

Dalam kasusnya, Humala memulai sidang pada tahun 2022, bersama mantan perwira militer berusia 62 tahun dan istrinya yang berusia 48 tahun. Kemudian, pengadilan menjatuhkan hukuman kepada delapan orang lainnya.

Humala dan Heredia ditahan dalam tahanan praperadilan dari tahun 2017 hingga 2018 atas permintaan jaksa untuk mencegah mereka kabur.

Pengakuan Odebrecht tahun 2016 tentang 'penyuapan' di Amerika Latin lebih dulu terungkap dari penyelidikan awal terhadap Humala.

baca juga

Adapun sebagian besar presiden yang memerintah Peru sejak 2001 menghadapi masalah hukum yang sama karena hubungan mereka dengan Odebrecht.

Alejandro Toledo yang menjabat presiden dari 2001 hingga 2006 saat ini dipenjara, sementara mantan presiden Pedro Pablo Kuczynski berada dalam tahanan rumah.

Alan García, yang menjabat dua periode yang tidak berturut-turut, meninggal karena bunuh diri pada tahun 2019 saat pihak berwenang bergerak untuk menangkapnya terkait dengan suap Odebrecht .

Selain mantan presiden, tokoh terkemuka seperti mantan kandidat presiden Keiko Fujimori dan sejumlah mantan gubernur juga turut diselidiki.

Odebrecht raksasa Konstruksi Brasil. [Ist]
Odebrecht raksasa Konstruksi Brasil. [Ist]

Odebrecht: Lebih dari Sekadar Raksasa Konstruksi Brasil

Odebrecht (kini bernama Novonor) adalah sebuah konglomerat Brasil yang memiliki jejak global dalam berbagai sektor, terutama teknik dan konstruksi.

Didirikan pada tahun 1944 oleh Norberto Odebrecht, perusahaan ini tumbuh menjadi salah satu raksasa konstruksi terbesar di Amerika Latin, dengan proyek-proyek infrastruktur skala besar yang membentang di berbagai negara dan benua.

Jejak Konstruksi yang Luas

Selama beberapa dekade, Odebrecht terlibat dalam pembangunan berbagai proyek infrastruktur vital, termasuk:

  • Pembangkit Listrik: Mulai dari hidroelektrik, termal, hingga nuklir, Odebrecht telah membangun puluhan pembangkit listrik dengan total kapasitas yang signifikan.
  • Transportasi: Ribuan kilometer jalan raya, jalan tol, rel kereta api, terowongan, jembatan, dan jalan layang telah dibangun oleh Odebrecht, menghubungkan wilayah dan memfasilitasi mobilitas.
  • Transportasi Massal: Odebrecht memiliki pengalaman luas dalam pembangunan sistem metro dan kereta api perkotaan di berbagai kota besar.
  • Pelabuhan dan Bandara: Pembangunan dan modernisasi pelabuhan dan bandara juga menjadi bagian dari portofolio proyek Odebrecht.
  • Sanitasi dan Pengairan: Perusahaan ini juga terlibat dalam proyek-proyek pengolahan air dan limbah, jaringan pipa sanitasi, kanal irigasi, dan bendungan.
  • Proyek Industri: Odebrecht juga membangun berbagai fasilitas industri, termasuk pabrik, kilang minyak dan gas, serta fasilitas pertambangan.
  • Bangunan dan Pengembangan Urban: Selain infrastruktur, Odebrecht juga memiliki divisi yang bergerak di bidang pembangunan gedung komersial, perumahan, dan pengembangan urban.

Ekspansi Global

Odebrecht tidak hanya beroperasi di Brasil, tetapi juga melakukan ekspansi internasional yang signifikan sejak akhir abad ke-20.

Perusahaan ini memiliki proyek dan kantor di berbagai negara di Amerika Latin, Afrika, Amerika Utara, dan bahkan Timur Tengah.

Ekspansi ini menunjukkan kemampuan Odebrecht dalam beradaptasi dengan berbagai lingkungan dan regulasi internasional.

Filosofi Bisnis dan Teknologi

Odebrecht dikenal dengan filosofi bisnisnya yang unik, yang disebut Odebrecht Entrepreneurial Technology (TEO). Filosofi ini menekankan pada desentralisasi, kemitraan, dan pengembangan talenta muda.

Perusahaan ini juga dikenal karena kemampuannya dalam inovasi dan penerapan teknologi konstruksi terkini dalam proyek-proyeknya.

Skandal Korupsi dan Dampaknya

Sayangnya, reputasi gemilang Odebrecht tercoreng oleh skandal korupsi besar-besaran yang terungkap dalam Operasi Car Wash (Lava Jato) di Brasil pada tahun 2014.

Investigasi mengungkapkan bahwa Odebrecht secara sistematis menyuap pejabat pemerintah dan politisi di berbagai negara untuk mendapatkan kontrak proyek.

Skandal ini memiliki dampak yang sangat besar

  • Penangkapan dan Penuntutan: Sejumlah eksekutif senior Odebrecht, termasuk CEO Marcelo Odebrecht, ditangkap dan dihukum atas keterlibatan mereka dalam praktik korupsi.
  • Kerugian Finansial: Perusahaan menghadapi denda miliaran dolar dan kehilangan banyak kontrak proyek.
  • Kerusakan Reputasi: Skandal ini merusak citra Odebrecht secara global dan menyebabkan hilangnya kepercayaan dari klien dan pemangku kepentingan.
  • Dampak Politik: Skandal Odebrecht mengguncang politik di berbagai negara, menjatuhkan sejumlah politisi dan mantan presiden.
  • Restrukturisasi Perusahaan: Akibat skandal tersebut, Odebrecht melakukan restrukturisasi besar-besaran, termasuk mengganti nama menjadi Novonor pada tahun 2020, sebagai upaya untuk membangun kembali citra perusahaan.

Masa Depan Odebrecht (Novonor)

Setelah melalui masa sulit akibat skandal korupsi, Novonor kini berfokus pada pemulihan dan pembangunan kembali bisnisnya dengan menjunjung tinggi integritas dan transparansi.

Perusahaan ini masih memiliki keahlian dan pengalaman yang luas dalam konstruksi dan infrastruktur, dan berpotensi untuk kembali menjadi pemain penting di pasar global dengan pendekatan yang lebih etis.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nikita Mirzani Dirindukan Sekaligus Didoakan Mendekam di Dalam Penjara

Nikita Mirzani Dirindukan Sekaligus Didoakan Mendekam di Dalam Penjara

Entertainment | Selasa, 08 April 2025 | 23:29 WIB

Makmurnya ART Kala Nikita Mirzani Lebaran di Dalam Penjara Curi Atensi

Makmurnya ART Kala Nikita Mirzani Lebaran di Dalam Penjara Curi Atensi

Entertainment | Jum'at, 04 April 2025 | 15:26 WIB

Viral di TikTok! Tren Mencuci Uang THR agar Tampak Baru, Boleh Dicoba atau Justru Berisiko?

Viral di TikTok! Tren Mencuci Uang THR agar Tampak Baru, Boleh Dicoba atau Justru Berisiko?

Lifestyle | Senin, 24 Maret 2025 | 15:55 WIB

Terkini

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

×