Kang Dedi Mulyadi Ngomel Lihat Jemuran CD di Pinggir Jalan, Ya Allah Enggak Kira-kira

Eviera Paramita Sandi

Sabtu, 19 April 2025 | 10:08 WIB
Kang Dedi Mulyadi Ngomel Lihat Jemuran CD di Pinggir Jalan, Ya Allah Enggak Kira-kira
Tangkap Layar Instagram @dedimulyadi71

Suara.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) dibuat syok dengan adanya jemuran dipinggir jalan.

Pria yang beken dengan nama Kang Dedi Mulyadi ini awalnya tengah melakukan penertiban di sejumlah tempat bersama Satpol PP mendadak terhenti di pinggir jalan.

Bukan bermaksud menertibkan pedagang kaki lima maupun bangunan yang melanggar, langkah kaki Kang Dedi Mulyadi dihentikan karena adanya jemuran yang berjejer.

Dedi Mulyadi dibuat heran dengan berbagai macam pakaian ada di atas jemuran tersebut, mulai dari pakaian Wanita hingga pakaian pria.

Semuanya bergelantungan di pinggir jalan besar, sehingga semua mata terpusat melihat pemandangan tersebut.

Tak habis pikirnya lagi, di antara baju - baju tersebut banyak juga celana dalam yang dijemur. Hal inilah yang membuat KDM geleng-geleng kepala.

Ia sontak berusaha mencari siapa pemilik jemuran tersebut. Rupanya adalah warga yang mengontrak di dekat lokasi itu.

Pria berkaos kuning ini sontak menghampiri Kang Dedi Mulyadi bermaksud untuk menyapa.

Ia kemudian mengakui bahwa jemuran itu adalah miliknya.

baca juga

“Mana yang punya jemuran, ini jemuran milik siapa?” ucap KDM, dikutip dari instagramnya, Kamis (17/4/25).

“Kalau jemuran milik saya, pak Haji,” jawab pria tersebut.

“Kamu ini gak kira-kira, kamu jemur celana dalam di sini. Gak kira-kira ya Allah,” ujar KDM dengan nada sedikit tinggi.

“Ya kalau gak dijemur, bau dong pak Haji,” sahut pria itu.

KDM sontak mengatakan pada pria itu bahwa apa yang dilakukan dengan menjemur pakaian di pinggir jalan besar sangat tidak pantas.

“ya gak pantas dong dipinggir jalan bergelantungan begini,” ucap KDM.

“duh ini pemerintah, negara, aduh, gak boleh di sini lah, masa ini jemuran, Allah Maha Besar,” tambahnya.

Mendengar omelan dari pak Gubernur, pria ini sontak menjelaskan alasannya menjemur di pinggir jalan, lantaran di rumahnya tidak ada tempat untuk menjemur.

“Ya gak kira-kira, jemur celana dalam di pinggir jalan, gak kira-kira banget,” kata KDM.

“Di sana (rumah) gak ada jemuran,” sahut pria itu.

“Ya jangan, gak gini juga. Gak kira-kira, ini pinggir jalan besar ini,” tandas KDM.

Tanpa meninggalkan Kesan buruk, KDM selalu berusaha mencari solusi, ia sontak memberikan sejumlah uang untuk pria tersebut sebagai pengganti jemurannya yang dirusak petugas Satpol PP.

“berapa harga jemuran? Beli jemuran, yang jauh gak boleh disini. Saya kasih ini,” ucap KDM sembari menyodorkan beberapa lembar uang seratus ribuan.

“iya siap pak haji,” jawab pria itu.

“mulai besok kalau jemur di sini lagi saya semprot,” perintah KDM.

“iya pak, terima kasih pak,” sahut pria itu.

Gusur Puluhan Bangunan Tanpa Drama

Kang Dedi Mulyadi (KDM) juga sempat melakukan pembongkaran bangunan di bantaran kali Kabupaten Bekasi tepatnya di Babelan guna menormalisasi kali.

Meskipun puluhan bangunan yang digusur, namun penggusuran ini tidak memunculkan drama.

Tidak ada teriakan histeris, tidak ada tangisan warga yang tergusur, bahkan cacian pun juga tidak ada.

Seperti diketahui, pembongkaran ataupun penggusuran biasanya identik dengan caci maki.

Hal ini rupanya karena KDM tidak merugikan para pihak terutama rakyat kecil atas kebijakannya.

Setiap bangunan yang dibongkar akan dihitung per meter, apa saja jenis material yang digunakan.

Selanjutnya akan dihitung modal pembelian material bangunan tersebut. Sehingga masyarakat yang membangun tidak akan dirugikan.

Masyarakat yang rumahnya dibongkar dan digusur tersebut secara tidak langsung mendapatkan konfensasi penggusuran.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tukang Parkir SMP Beri Pesan Menohok ke Dedi Mulyadi: Jangan Cuma Ingin Terpilih

Tukang Parkir SMP Beri Pesan Menohok ke Dedi Mulyadi: Jangan Cuma Ingin Terpilih

News | Kamis, 17 April 2025 | 21:41 WIB

Didatangi Nenek Berhijab Pink dari Jauh, Dedi Mulyadi Syok : Cari Duda Sampai Sini?

Didatangi Nenek Berhijab Pink dari Jauh, Dedi Mulyadi Syok : Cari Duda Sampai Sini?

News | Kamis, 17 April 2025 | 07:39 WIB

Siapkan Rp 20 triliun, Kang Dedi Mulyadi Akan Aktifkan 11 Jalur Kereta Api di Jabar

Siapkan Rp 20 triliun, Kang Dedi Mulyadi Akan Aktifkan 11 Jalur Kereta Api di Jabar

News | Kamis, 17 April 2025 | 07:29 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×