Fakta Mengerikan Konsulen Diduga Tendang Testis Dokter Muda Unsri Sampai IGD

Tasmalinda

Rabu, 23 April 2025 | 13:08 WIB
Fakta Mengerikan Konsulen Diduga Tendang Testis Dokter Muda Unsri Sampai IGD
Fakta mengerikan dokter muda FK Unsri menjadi korban kekerasan konsulen

Suara.com - Kasus kekerasan yang menyeret dunia pendidikan kedokteran kembali mencuat ke permukaan, kali ini dengan latar belakang yang mengejutkan dan memprihatinkan.

Seorang mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sriwijaya (Unsri) diduga menjadi korban kekerasan fisik yang terjadi di lingkungan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Mohammad Hoesin Palembang, Sumatra Selatan.

Berbeda dari beberapa kasus sebelumnya di mana PPDS kerap disorot sebagai pelaku pelanggaran etik atau profesional, kali ini justru posisi mereka sebagai korban yang menjadi sorotan tajam.

Dugaan kekerasan ini pertama kali diungkap oleh akun Instagram @ppdsgramm, yang memposting laporan mengejutkan bahwa seorang peserta PPDS bagian anestesi telah mengalami kekerasan serius yang dilakukan oleh seorang konsulen, yakni dokter senior yang bertugas sebagai pembimbing klinis.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa kekerasan yang terjadi begitu parah hingga korban harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) P2 bedah RSUP Mohammad Hoesin.

Yang lebih mencengangkan, tindakan kekerasan itu menyebabkan hematom pada alat vital korban — suatu kondisi medis di mana terjadi pengumpulan darah di luar pembuluh akibat trauma fisik, yang dalam dunia medis kerap diidentifikasi melalui pembengkakan atau lebam yang menyakitkan.

Fakta ini bukan hanya mengguncang komunitas medis dan akademik, tetapi juga mengundang keprihatinan publik luas karena mengindikasikan adanya dinamika kekuasaan yang menyimpang dalam proses pendidikan spesialisasi kedokteran.

“Masalah awalnya gak ada min saat visite pasien kejadiannya. Saat ini korban sedang di SPI RSMH min perihal kejadiannya,” tulis dalam postingan Instagram @ppdsgramm.

Kasus ini kembali menegaskan perlunya reformasi menyeluruh dalam sistem pendidikan kedokteran yang lebih berorientasi pada etika, keamanan peserta didik, serta pengawasan ketat terhadap interaksi antara senior dan junior di ruang-ruang pendidikan klinis.

baca juga

Dalam pernyataan resminya, pihak rumah sakit membenarkan adanya insiden kekerasan fisik yang dialami oleh peserta PPDS tersebut, yang saat itu sedang mengikuti program spesialisasi di bagian anestesi.

Direktur Utama RSUP Mohammad Hoesin Palembang, Siti Khalimah, menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap fakta sebenarnya di balik dugaan kekerasan terhadap salah satu peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sriwijaya.

Siti menegaskan bahwa tim internal rumah sakit telah dikerahkan untuk menelusuri setiap informasi yang beredar, termasuk memeriksa kronologi kejadian, mendalami keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan pihak fakultas kedokteran dan manajemen pendidikan spesialis.

“Tunggu nanti kami kabari jika selesai,” ujar Siti dikonfrimasi Rabu (23/4/2025).

Pernyataannya menjadi penanda bahwa rumah sakit tidak akan tinggal diam, dan berkomitmen menjaga integritas serta keselamatan lingkungan pendidikan dan pelayanan medis yang selama ini menjadi fondasi utama rumah sakit rujukan nasional tersebut.

Di tengah riuhnya perhatian publik dan media, langkah investigasi ini menjadi krusial untuk menjawab tanda tanya besar masyarakat—apakah benar telah terjadi pelanggaran etik dan kekerasan yang seharusnya tidak memiliki tempat dalam dunia kedokteran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsulen Diduga Tendang Testis Dokter Muda FK Unsri, Korban Dilarikan ke IGD

Konsulen Diduga Tendang Testis Dokter Muda FK Unsri, Korban Dilarikan ke IGD

News | Rabu, 23 April 2025 | 11:59 WIB

Terbang ke Sumsel, Prabowo Mau Luncurkan Gerina hingga Tanam Raya di Banyuasin

Terbang ke Sumsel, Prabowo Mau Luncurkan Gerina hingga Tanam Raya di Banyuasin

News | Rabu, 23 April 2025 | 11:02 WIB

Ngaku Titisan Eyang Putri, Dukun Setubuhi Mahasiswi 7 Bulan Hingga Hamil

Ngaku Titisan Eyang Putri, Dukun Setubuhi Mahasiswi 7 Bulan Hingga Hamil

News | Sabtu, 19 April 2025 | 16:54 WIB

Mitra Makan Bergizi Gratis di Palembang Ungkap Fakta Berbeda Soal Pembayaran

Mitra Makan Bergizi Gratis di Palembang Ungkap Fakta Berbeda Soal Pembayaran

News | Sabtu, 19 April 2025 | 16:10 WIB

Fakta Polisi Aniaya Mantan dan Todongkan Pistol Ternyata Positif Narkoba

Fakta Polisi Aniaya Mantan dan Todongkan Pistol Ternyata Positif Narkoba

News | Kamis, 17 April 2025 | 19:17 WIB

3 Inspirasi Outfit Dokter Muda ala Choo Young Woo, Smart dan Professional!

3 Inspirasi Outfit Dokter Muda ala Choo Young Woo, Smart dan Professional!

Your Say | Rabu, 16 April 2025 | 18:55 WIB

Demi Konten Ekstrem, 5 Fakta Aksi Berbahaya Bule Rusia Naiki KA Batu Bara

Demi Konten Ekstrem, 5 Fakta Aksi Berbahaya Bule Rusia Naiki KA Batu Bara

News | Selasa, 15 April 2025 | 21:23 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×