Digembleng Tentara, Dedi Mulyadi Sebut Para Siswa Sehat dan Bahagia: Mereka Bukan Anak Nakal Lagi

Agung Sandy Lesmana

Minggu, 04 Mei 2025 | 12:21 WIB
Digembleng Tentara, Dedi Mulyadi Sebut Para Siswa Sehat dan Bahagia: Mereka Bukan Anak Nakal Lagi
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi saat merekam aktivitas para siswa yang digembleng ke barak militer. Dalam video itu, tampak puluhan siswa 'bermasalah' itu sedang mengikuti latihan baris-berbaris yang dipandu oleh sejumlah prajurit TNI. (tangkapan layar/X)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi turut memamerkan langsung kegiatan para siswa yang telah dikirim untuk 'digembleng' di barak militer.

Dalam video yang diunggah lewat akun X pribadinya, @DediMulyadi71 pada Sabtu (3/5/2025), Dedi Mulyadi tampak merekam langsung kegiatan para siswa dengan menggunakan gawainya. Terlihat puluhan siswa yang menggunakan seragam loreng sedang menjalani pelatihan baris-berbaris.

"Ini anak-anak lagi mengikuti kegiatan baris-berbaris. Sebentar lagi makan siang," ujar Dedi Mulyadi dilihat Suara.com pada Minggu (4/5/2025).

Dalam kesempatan itu, politisi Partai Gerindra itu pun meminta agar para siswa itu untuk menyanyikan lagu Garuda Pancasila. Tampak sejumlah prajurit TNI ikut mengawal para siswa itu yang dikirim ke barak militer.

"Ayo mana nyanyinya," seru Dedi Mulyadi.

"Garuda Pancasila, Akulah pendukungmu," kompak para siswa bernyanyi sembari latihan baris-berbaris.

Setelah proses latihan fisik selesai, Dedi Mulyadi juga kembali memamerkan puluhan siswa yang sedang berbaris untuk mengikuti makan siang.

"Ini anak-anak baru selesai latihan, menuju makan siang. Mereka sehat dan bahagia dan dalam waktu dua hari PBB (peraturan baris- berbaris)-nya udah keren banget," beber Dedi Mulyadi.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi saat merekam aktivitas para siswa yang digembleng ke barak militer. Dalam video itu, tampak puluhan siswa 'bermasalah' itu sedang mengikuti latihan baris-berbaris yang dipandu oleh sejumlah prajurit TNI. (tangkapan layar/X)
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi saat merekam aktivitas para siswa yang digembleng ke barak militer. Dalam video itu, tampak puluhan siswa 'bermasalah' itu sedang mengikuti latihan baris-berbaris yang dipandu oleh sejumlah prajurit TNI. (tangkapan layar/X)

Saat merekam kegiatan para siswa di barak militer, Dedi Mulyadi tampak terharu hingga sempat terdiam sejenak ketika sedang berbicara di belakang para siswa yang sedang berbaris.

Dalam video berdurasi 1 menit, 21 detik itu, Dedi Mulyadi pun meminta dukungan masyarakat khususnya di Jabar terkait programnya untuk mengirim 'anak-anak bermasalah ke barak militer. Dia pun menjamin para siswa yang sudah 'digembleng' di barak tentara itu tidak akan lagi menjadi anak-anak nakal.

"Mohon ini semua demi kebaikan bangsa. Mohon beri ruang untuk kami memperbaiki anak-anak Jawa Barat. Memberi ruang untuk menciptakan mereka (menjadi) orang hebat, mohon beri ruang bagi kami untuk melahirkan orang-orang istimewa dari provinsi, dari tanah yang kami cintai. Salam untuk semuanya. Ini anak-anak hebat masa depan, bukan anak-anak nakal lagi," beber Dedi Mulyadi.

baca juga

Hingga berita ini ditulis, postingan Dedi Mulyadi saat memamerkan kegiatan puluhan siswa di barak militer itu viraldan menuai beragam reaksi dari netizen. Dari pantauan Suara.com hingga pukul 12.10 WIB, video Dedi Mulyadi yang telah disebar pada Sabtu kemarin telah mendapatkan 549 komentar, 770 posting ulang, 3 ribu sukai dan 125 markah.

Tuai Pro-Kontra

Diketahui, program Dedi Mulyadi yang mengirim siswa 'bermasalah' ke barak TNI menuai pro-kontra. Di tengah polemik itu, Ketua Dewan Pakar Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) Itje Chodidjah justru menyarankan agar Dedi Mulyadi membenahi kualitas guru dan sistem pengajaran ketimbang mengirim siswa nakal ke barak militer. 

Ilustrasi TNI (Pexels/chaikong2511)
Ilustrasi TNI (Pexels/chaikong2511)

Dia beranggapan kalau hal itu lebih efektif menjadi solusi atas pendidikan karakter anak. Menurut Itje, mengirimkan siswa ke barak militer berpotensi tidak mampu mendeteksi penyebab buruknya karakter siswa. 

"Sekolah benahi, guru benahi. Itu kan lagi beredar data dari KPK, berapa banyak, berapa persen guru yang sering meninggalkan kelas tanpa alasan, jam kosong. Itu yang diperbaiki. Jangan yang rusak fondasinya yang diperbaiki jendelanya  kalau ibaratnya itu rumah," kata Itje kepada Suara.com saat dihubungi pada Senin (28/4/2025).

Itje menekankan, pemerintah seharusnya memperbaiki akar masalahnya yang sebenarnya ada di sekolah. Dia berpandangan kalau sekolah yang bertanggungjawab sebagai lingkungan terdekat yang membentuk karakter siswa, di luar keluarganya.  

Sekolah juga menjadi tempat berkumpulnya anak-anak dari berbagai latar belakang keluarga yang kemudian dibangun kualitas spiritualnya, kualitas intelektual, kualitas emosional, hingga kualitas fisiknya.

"Padahal ketika berbicara karakter, kalau sudah SMA itu sudah jadi. Dan penguatan karakter itu ada di SD, mulai dari Paud sampai SMP itu adalah usia perkembangan psikologis anak yang kenceng-kenceng-nya. Ketika sudah SMA itu sudah menuai hasil dari apa yang dilakukan sebelumnya selama 12 tahun, dari Paud sampai SMP," ujar Itje.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rapat soal MBG di Hambalang, Prabowo ke Jajaran BGN: Jangan Ada Lagi Kasus Keracunan Siswa!

Rapat soal MBG di Hambalang, Prabowo ke Jajaran BGN: Jangan Ada Lagi Kasus Keracunan Siswa!

News | Minggu, 04 Mei 2025 | 09:38 WIB

Soal Ancaman Dibawa ke Barak Militer, Dedi Mulyadi Disoal Psikolog: Kenapa Cuma Anak Bermasalah?

Soal Ancaman Dibawa ke Barak Militer, Dedi Mulyadi Disoal Psikolog: Kenapa Cuma Anak Bermasalah?

News | Senin, 28 April 2025 | 21:15 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Bawa Siswa Nakal ke Barak,Mayjen TB Hasannudin: Tujuannya Baik, asal...

Dedi Mulyadi Ancam Bawa Siswa Nakal ke Barak,Mayjen TB Hasannudin: Tujuannya Baik, asal...

News | Senin, 28 April 2025 | 20:34 WIB

Ketimbang Kirim Siswa ke Barak TNI, Mestinya Dedi Mulyadi Dibenahi Kualitas Guru dan Sistem Sekolah

Ketimbang Kirim Siswa ke Barak TNI, Mestinya Dedi Mulyadi Dibenahi Kualitas Guru dan Sistem Sekolah

News | Senin, 28 April 2025 | 15:04 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×