Sengaja Singgung Visi Misi saat Pilpres 2024 soal Kemiskinan, Anies: Kan Sudah Pernah Ditawarkan

Lintang Siltya Utami | Suara.com

Senin, 05 Mei 2025 | 13:31 WIB
Sengaja Singgung Visi Misi saat Pilpres 2024 soal Kemiskinan, Anies: Kan Sudah Pernah Ditawarkan
Potret Anies Baswedan. [Instagram/aniesbaswedan]

Suara.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru-baru ini membicarakan perihal alasan mengapa orang miskin cenderung memiliki banyak anak. Pendapat itu dikemukakan Anies Baswedan melalui akun X resmi miliknya.

"Kenapa orang miskin punya banyak anak? Pertanyaan itu sering muncul, kadang dengan nada sinis. Tapi mari jeda sejenak dan coba memahami dari sudut pandang mereka. Saat dunia tidak memberi jaminan, tak ada pensiun, tak ada tabungan, tak ada negara yang hadir, anak menjadi satu-satunya 'aset' yang bisa diandalkan. Mereka adalah harapan terakhir, yang bisa merawat, membantu pekerjaan dan ekonomi keluarga, atau sekadar menemani di usia senja," tulis Anies Baswedan dalam sebuah utas pada 30 April 2025.

Namun, cuitan tersebut rupanya mendapat tanggapan dari warganet di media sosial. Beberapa melayangkan kritik, namun sejumlah warganet lainnya memuji jalan pemikiran Anies Baswedan.

Mendapat respons sedemikian rupa, Anies Baswedan kemudian mengunggah cuitan lainnya.

"Izinkan saya memberi beberapa tanggapan lanjutan, semoga bisa memperjelas maksud dan membuka ruang pikir kita bersama. Pertama, banyak yang berkisah lahir dari keluarga miskin dan dituntut ikut menopang keluarga. Untuk semua yang pernah mengalami, terima kasih telah bertahan dan jangan pernah merasa sendiri," tulis Anies Baswedan.

Ia lantas menyuarakan kembali kegelisahan warganet yang mengkritik pendapatnya.

"Lalu ada yang tanya, 'Kok mewajarkan orang miskin banyak anak?' Tidak. Empati itu bukan membenarkan, mewajarkan, apalagi romantisasi. Empati itu memahami alih-alih menghakimi. Supaya kita tahu apa yang terlihat 'masalah' seringkali adalah respons terhadap sistem yang lebih dulu bermasalah," lanjut Anies Baswedan.

Tak hanya itu, ia juga menuliskan kembali keluhan warganet yang menanyakan solusi padanya.

"Pertanyaan lain, 'Mana solusinya?' Ya utas kemarin memang bukan sedang bicara sebagai pemerintah ataupun kepada pemerintah, tapi sedang bicara kepada sesama warga biasa tentang empati. Pesannya, memahami lebih dulu sering jauh lebih penting daripada merasa harus langsung memberi solusi," timpalnya.

Lebih lanjut, Anies Baswedan menyinggung kembali visi misi yang ia beberkan selama Pilpres 2024. Anies mengatakan bahwa dirinya dahulu sudah pernah menawarkan solusi kepada masyarakat Indonesia untuk mengurangi angka kemiskinan.

"Tapi, kalau mau bicara soal solusi kemiskinan secara lebih konkret, kami kan sudah pernah menawarkannya dalam visi-misi AMIN yang lalu. Silakan ditinjau kembali. Banyak hal yang dirancang di sana, dari ekonomi keluarga hingga keadilan antargenerasi," sambungnya.

Guna memberikan contoh nyata, Anies Baswedan mengatakan bahwa dirinya menerapkan pendekatan serupa saat masih bertugas di Jakarta.

"Di Jakarta, pendekatannya adalah, mulai dari cari akar masalah, dituntun oleh empati, lalu diselesaikan lewat sistem. Bukan sekadar karitatif atau performatif. Karena kemiskinan itu struktural, maka solusinya tentu juga harus sistemik," jelas Anies Baswedan.

Anies menyebut bahwa jika alasan orang miskin memiliki banyak anak untuk mencari jaminan hari tua, maka Pemprov akan hadir untuk memberi kepastian. Mulai dari perluasan kepersetaan BPJS hingga program Kartu Lansia Jakarta.

Tak hanya itu, program lainnya yang ditawarkan Anies Baswedan saat menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta juga mencakup pasar murah, Jaklingko gratis, Jakpreneur, hingga subsisi Pendidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BPS Buka-bukaan Standar Miskin Orang Indonesia

Bos BPS Buka-bukaan Standar Miskin Orang Indonesia

Bisnis | Sabtu, 03 Mei 2025 | 16:41 WIB

Bukan AHY Jagoan Pilpres 2029, Demokrat: Kami Hanya Punya Nama Pak Prabowo yang Akan Diusung Kembali

Bukan AHY Jagoan Pilpres 2029, Demokrat: Kami Hanya Punya Nama Pak Prabowo yang Akan Diusung Kembali

News | Sabtu, 03 Mei 2025 | 08:15 WIB

Langkah Nyata PNM Atasi Kemiskinan Antargenerasi Lewat Bantuan Pendidikan

Langkah Nyata PNM Atasi Kemiskinan Antargenerasi Lewat Bantuan Pendidikan

Bisnis | Jum'at, 02 Mei 2025 | 16:20 WIB

Terkini

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:51 WIB

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:43 WIB

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:27 WIB

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:50 WIB

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:55 WIB

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:28 WIB

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:12 WIB

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:02 WIB

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:51 WIB

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina

News | Sabtu, 23 Mei 2026 | 13:46 WIB