Usulkan Nama-nama Pimpinan SKPD Baru, Gubernur Pramono Klaim Tak Ada Pertimbangan Personal

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 05 Mei 2025 | 15:37 WIB
Usulkan Nama-nama Pimpinan SKPD Baru, Gubernur Pramono Klaim Tak Ada Pertimbangan Personal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dalam waktu dekat Pemprov DKI Jakarta akan melakukan perombakan pejabat di tingkat wali kota dan bupati. [Suara.com/Fakhri Fuadi]

Suara.com - Gubernur Pramono Anung mengusulkan sejumlah nama untuk mengisi posisi Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ke DPRD DKI. Mereka juga telah menjalani uji kepatutan dan kelayakan pekan lalu.

Nama-nama yang diusulkan di antaranya, yakni M Fadjar Churmiawan sebagai Bupati Kepulauan Seribu, Hendra Hidayat sebagai Wali Kota Jakarta Utara, Munjirin sebagai Wali Kota Jakarta Timur, M Anwar sebagai Wali Kota Jakarta Selatan, dan Augustinus sebagai Sekretaris DPRD.

Pramono menyatakan bahwa nama-nama tersebut merupakan sosok profesional yang mampu menjalankan tugas dengan baik karena kompetensi dan pengalamannya.

"Jadi dalam memilih terus terang orang-orang yang akan bertugas sebagai wali kota, kepala dinas, kepala biro, saya memilih secara profesional," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/4/2025).

Ia juga memastikan pengusulan nama ini melibatkan sejumlah pihak seperti Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Biro Kepegawaian, dan DPRD.

"Seperti yang saya katakan, saya memang orang yang bisa bekerja dengan siapapun. Maka kenapa kemudian di dalam memilih itu tentunya melibatkan institusi yang berwarna di dalam sendiri maupun di luar balai kota," jelasnya.

Pramono pun memastikan pertimbangan nama-nama itu bukan karena urusan personal atau kepentingan politik.

Ia menegaskan bahwa dirinya mengutamakan penilaian terhadap kompetensi dan pengalaman yang dimiliki.

"Hampir semua yang kita pilih, kita akan tetapkan, mudah-mudahan tidak ada persoalan yang bersifat personal," ungkapnya.

baca juga

Selain itu, ia juga menyatakan bahwa orang-orang yang dipilih sudah berdasarkan pada pendalaman, bukan terkait dengan politik.

"Karena hal yang menyangkut pendalaman secara perorangan itu juga kami lakukan. Pendalaman secara perorangan bukan orang yang secara politik pilihannya apa nggak," katanya.

Uji Kelayakan

Sementara itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat menilai bahwa proses seleksi calon wali kota di Jakarta telah melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan di DPRD DKI.

Meski begitu, ia mengemukakan bahwa nantinya keputusan akhir tetap bergantung pada kewenangan Gubernur Pramono Anung.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. [Suara.com/Bagaskara]
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. [Suara.com/Bagaskara]

"Uji kelayakan itu penting, tapi jangan lupa bahwa keputusan final tetap ada di tangan gubernur," ujar Djarot dalam keterangannya pada Minggu, 4 Mei 2025.

Ketua DPP PDIP itu kemudian menekankan, meski DPRD DKI Jakarta turut memberikan pertimbangan, kepala daerah provinsi memiliki hak penuh dalam menentukan siapa yang paling tepat mengisi posisi wali kota.

Lebih lanjut, ia berharap kepada Gubernur Pramono untuk mempertimbangkan berbagai aspek.

Menurutnya yang perlu diperhatikan tidak hanya sekedar dari sisi administratif, tetapi juga dari rekam jejak dan kapabilitas kepemimpinan.

"Gubernur harus jeli melihat mana yang paling cocok memimpin wilayah tertentu. Tidak bisa asal pilih, apalagi Jakarta punya karakter wilayah yang berbeda-beda," katanya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam kebijakan pembangunan lintas wilayah.

“Kalau pejabatnya paham medan dan punya pengalaman di Jakarta, itu jadi modal besar,” ujarnya.

Djarot menyatakan optimisme terhadap nama-nama yang diajukan, namun menegaskan kembali hal utama ialah ketegasan keputusan dari Gubernur DKI Jakarta.

Sebelumnya, Ketua DPRD Jakarta Khoirudin menyatakan bahwa nama-nama yang diusulkan Gubernrur Pramono Anung tersebut mengikuti fit and proper test di DPRD Jakarta.

"Gubernur sudah bersurat kepada saya berisi nama-nama yang masuk kandidasi calon wali kota. Nah, nama-nama itu baru calon. Kalau nama-namanya diusulkan oleh Pak Gubernur," katanya kepada awak media Sabtu 3 Mei 2025.

Khoirudin menjelaskan, DPRD hanya bertugas menilai dan memberikan evaluasi terhadap nama-nama calon. Keputusan akhir tetap berada di tangan gubernur.

“Saya hanya memberikan hasil, kalau keputusan akhirnya ada di Pak Gubernur,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pramono Mau Bikin Daycare untuk Warga Tak Mampu di Tiap Kelurahan, Bisa Main hingga Makan Gratis

Pramono Mau Bikin Daycare untuk Warga Tak Mampu di Tiap Kelurahan, Bisa Main hingga Makan Gratis

News | Senin, 05 Mei 2025 | 13:12 WIB

Klaim Siap Pelototi Rekrutmen PPSU, Pramono: Saya buat Transparan Agar Tak Ada Rumor Ordal!

Klaim Siap Pelototi Rekrutmen PPSU, Pramono: Saya buat Transparan Agar Tak Ada Rumor Ordal!

News | Minggu, 04 Mei 2025 | 15:00 WIB

Setelah Taman, Pramono Kini Mau Perpanjang Jam Operasional Museum dan Perpustakaan hingga Malam Hari

Setelah Taman, Pramono Kini Mau Perpanjang Jam Operasional Museum dan Perpustakaan hingga Malam Hari

News | Jum'at, 02 Mei 2025 | 19:29 WIB

Terkini

Tokoh Salafi Yaman Ancam Kelompok Houthi: Jangan Berani Bergerak ke Selatan

Tokoh Salafi Yaman Ancam Kelompok Houthi: Jangan Berani Bergerak ke Selatan

News | Senin, 21 September 2026 | 10:05 WIB

6 Tips Memilih Sepatu Recovery Run agar Kaki Tetap Nyaman setelah Lari Berat

6 Tips Memilih Sepatu Recovery Run agar Kaki Tetap Nyaman setelah Lari Berat

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:02 WIB

Cushion Korea yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan yang Tahan Lama dan Bikin Glowing

Cushion Korea yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan yang Tahan Lama dan Bikin Glowing

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:01 WIB

Bansos Bukan Barang Gratis: Ada Amanah yang Harus Dijaga

Bansos Bukan Barang Gratis: Ada Amanah yang Harus Dijaga

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:00 WIB

Gara-gara Gadget, Budaya Baca Terancam? Ini Peringatan Tegas Wakil Ketua DPRD Jateng

Gara-gara Gadget, Budaya Baca Terancam? Ini Peringatan Tegas Wakil Ketua DPRD Jateng

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 09:51 WIB

Nusron Wahid Jadi 'Gelandangan Politik' saat Diterpa Badai Korupsi?

Nusron Wahid Jadi 'Gelandangan Politik' saat Diterpa Badai Korupsi?

News | Senin, 21 September 2026 | 09:50 WIB

GPU dan Motherboard AMD Bakal Naik Harga, Apakah Ryzen Ikut Terdampak?

GPU dan Motherboard AMD Bakal Naik Harga, Apakah Ryzen Ikut Terdampak?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 09:50 WIB

Pertamina Mandalika Racing Series Dorong Ekosistem Motorsport Indonesia Tembus Panggung Dunia

Pertamina Mandalika Racing Series Dorong Ekosistem Motorsport Indonesia Tembus Panggung Dunia

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 09:47 WIB

Barang Mewah Tak Lagi Sekadar Gaya Hidup, Kini Bisa Jadi Aset yang Lebih Fleksibel

Barang Mewah Tak Lagi Sekadar Gaya Hidup, Kini Bisa Jadi Aset yang Lebih Fleksibel

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 09:44 WIB

Jejak Kontroversi Jule sebelum Terseret Kasus Narkoba: Perselingkuhan hingga Lepas Hijab

Jejak Kontroversi Jule sebelum Terseret Kasus Narkoba: Perselingkuhan hingga Lepas Hijab

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 09:44 WIB

×