Ledakan Amunisi di Garut Masalah Profesionalisme TNI, Imparsial: Karena Sibuk Jabatan Sipil

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Senin, 12 Mei 2025 | 20:20 WIB
Ledakan Amunisi di Garut Masalah Profesionalisme TNI, Imparsial: Karena Sibuk Jabatan Sipil
Ilustrasi ledakan. (Pixabay)

Suara.com - Kecelakaan saat pemusnahan amunisi milik TNI AD di Garut, Jawa Barat yang merenggut 13 nyawa menyisakan duka mendalam. Ledakan maut itu juga menjadi peringatan keras atas persoalan mendasar di tubuh TNI, terutama terkait dengan profesionalisme institusi tersebut.

Peneliti senior Imparsial, Bhatara Ibnu Reza, menyebut bahwa kecelakaan ini menunjukkan adanya masalah serius dalam prosedur dan pelaksanaan teknis pemusnahan amunisi.

"Di situ ada komandan (yang jadi korban), ada orang perwira yang pangkatnya lumayan tinggi, kolonel, dan itu korbannya itu CPL, korps peledak. Artinya kan ada kesalahan dalam prosedur, sehingga tidak diperhitungkan," kata Bhatara kepada Suara.com, Senin (12/5/2025).

Menurut Bhatara, kehadiran perwira tinggi dalam kegiatan itu seharusnya menjamin pelaksanaan yang sesuai standar operasional. Namun kenyataannya, peledakan amunisi yang seharusnya sangat terukur justru berujung bencana.

Ia menegaskan bahwa disposal amunisi bukan perkara sembarangan. Ada aturan yang seharusnya dipatuhi secara ketat.

Namun, ketika masih terjadi ledakan susulan yang menimbulkan korban, itu menjadi indikasi kuat adanya pelanggaran atau kelalaian prosedural.

Bhatara mempertanyakan profesionalisme aparat TNI yang seharusnya sudah handal dalam memusnahkan amunisi.

Dia mengkritisi latar belakang dari menurunnya standar profesionalisme tersebut akibat keterlibatan TNI yang kian intens di ranah sipil.

"Peledakan amunisi itu kan nggak sembarangan, seharusnya mereka bisa diperhitungkan. Ini menunjukkan bahwa kita punya problem profesionalitas kan di tubuh TNI, sibuk aja sama jabatan sipil, beginilah jadi," kritiknya.

baca juga

Bhatara mengajak publik dan pemerintah untuk tidak menutup mata terhadap krisis profesionalisme ini. Ia menilai kecelakaan di Garut harus dibaca sebagai gejala sistemik, bukan sekadar insiden teknis.

"Bagaimana profesionalitas itu sekarang bergeser. Tapi ya kita punya problem dalam konteks profesional, itu kan udah ada aturan ya berkaitan disposal. Tapi kenapa kemudian ada korban, itu kan seharusnya kan kita bisa kemudian melihat bagaimana udah bisa menganalisis bahwa ini ada kesalahan," tuturnya.

Kronologi Ledakan Amunisi 

Sebelumnya, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen Wahyu Yudhayana membeberkan kronologi ledakan yang terjadi saat Jajaran Gudang Pusat Munisi III Pusat Peralatan TNI AD melakukan pemusnahan amunisi afkir atau tidak layak pakai di Desa Sagara Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Wahyu menyampaikan peristiwa yang mengakibatkan korban jiwa di kalangan TNI AD dan masyarakat sipil itu terjadi pada Senin, 12 Mei 2025, pukul 09.30 WIB. Berikut kronologis kejadiannya:

Sudah Pengecekan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tewaskan 13 Orang, TNI AD Investigasi Ledakan Amunisi di Garut

Tewaskan 13 Orang, TNI AD Investigasi Ledakan Amunisi di Garut

News | Senin, 12 Mei 2025 | 18:45 WIB

Ledakan Garut, Komisi I DPR Duga Ada Kesalahan Predisi Peledakan Amunisi Kadaluarsa

Ledakan Garut, Komisi I DPR Duga Ada Kesalahan Predisi Peledakan Amunisi Kadaluarsa

News | Senin, 12 Mei 2025 | 18:00 WIB

Kronologi Lengkap Ledakan Amunisi di Garut Tewaskan 4 Anggota TNI dan 9 Warga Sipil

Kronologi Lengkap Ledakan Amunisi di Garut Tewaskan 4 Anggota TNI dan 9 Warga Sipil

News | Senin, 12 Mei 2025 | 17:59 WIB

Terkini

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Apa itu Tinted Sunscreen? Mengenal Kandungan dan Cara Kerjanya

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:40 WIB

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Berlatih 2 Kali Sehari, Shin Tae-yong Pakai Metode Timnas Indonesia di Persija

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Mikroplastik dalam Kosmetik: Bagaimana Produk Kecantikan Bisa Mencemari Lingkungan?

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

Isu Gerakan Massa Agustus Ramai di Medsos, Murni Keresahan Ekonomi atau Ada Kepentingan Politik?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Sungai Cihaur Diduga Dicemari Limbah, DLH Bandung Barat Kantongi Nama Pelakunya

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!

Mau Debut Marathon Internasional? Program Ini Siap Dampingi Pelari Indonesia dari Nol Sampai Finish!

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Periksa Pengacara dan Pihak Swasta Terkait Aset

Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Periksa Pengacara dan Pihak Swasta Terkait Aset

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Viral, Fasilitas Perusahaan Sawit PT Bumi Sentosa Abadi Dibakar Massa

Viral, Fasilitas Perusahaan Sawit PT Bumi Sentosa Abadi Dibakar Massa

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat

Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:20 WIB

×