Pramono Anung Ingin Menata 55 RW Kumuh Tahun Ini, Janji Tidak akan Gusur Rumah warga

Chandra Iswinarno, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 16 Mei 2025 | 15:15 WIB
Pramono Anung Ingin Menata 55 RW Kumuh Tahun Ini, Janji Tidak akan Gusur Rumah warga
Ilustrasi pemukiman di wilayah Jakarta. Dalam waktu dekat pemerintah DKI Jakarta akan menata lingkungan kumuh di Jakarta.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan ingin menata kampung-kampung kumuh yang ada di Jakarta

Rencananya, pada tahun ini sejumlah 55 Rukun Warga (RW) masuk dalam program prioritas penataan yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Jadi memang RW yang perlu diselesaikan masih cukup banyak. Tetapi itu menjadi program prioritas saya," ujar Pramono usai meninjau kawasan RW 01, Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 15 Mei 2025.

Menurut Pramono, penataan kampung kumuh akan dilakukan secara proaktif oleh jajarannya dengan tetap memperhatikan kehidupan sosial dan ekonomi warga yang tinggal di kawasan tersebut.

Tak hanya itu, ia juga meminta agar kegiatan ekonomi warga tidak diganggu oleh pelaksananaan program ini dengan tidak menggusur rumah warga.

"Jadi intinya kita akan proaktif. Saya sudah minta untuk Dinas Perumahan untuk proaktif melayani warga. Dan termasuk ada pembangunan RW yang kiri-kanannya itu tempat orang untuk berjualan," jelas Pramono.

"Saya minta yang seperti ini dirapikan, tidak digusur. Karena apapun itu kan mata pencariannya yang bersangkutan," lanjutnya.

Selain penataan fisik, revitalisasi fasilitas umum seperti sanitasi komunal, MCK, hingga saluran irigasi juga akan menjadi bagian dari program di 55 RW tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta, Kelik Indrianto, menyebut bahwa jumlah kawasan kumuh masih cukup signifikan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

baca juga

"Jadi untuk RW kumuh di DKI Jakarta, berdasarkan dari evaluasi BPS tahun 2017, ada 445 RW kumuh. Yang 55 di tahun 2025 kita laksanakan," katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Rano Karno menganggap bahwa rumah susun (rusun) sebagai solusi atas persoalan tata ruang yang ada di Jakarta.

Ia menilai apabila semakin banyak warga yang tinggal di rusun, maka jumlah kampung kumuh di Jakarta juga akan semakin berkurang.

Hal tersebut disampaikan Rano saat meninjau Rusun Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat, beberapa Waktu silam.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (istimewa)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung akan menata lingkungan kampung kumuh yang ada di Jakarta. (istimewa)

Menurutnya, kondisi Rusun Pesakih cukup baik dan layak huni karena dalam kondisi terawat.

Lantaran itu, ia berharap warga di wilayah kumuh bisa segera direlokasi ke rusun agar mendapatkan tempat yang lebih layak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Revitalisasi RPTRA Kalijodo yang Ditinggal Anies, Pramono: Nanti Bisa Buat Jogging hingga Teater

Mau Revitalisasi RPTRA Kalijodo yang Ditinggal Anies, Pramono: Nanti Bisa Buat Jogging hingga Teater

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 13:38 WIB

Pramono Irit Bicara Soal Sekda DKI Marullah Matali Dilaporkan ke KPK Kasus Nepotisme

Pramono Irit Bicara Soal Sekda DKI Marullah Matali Dilaporkan ke KPK Kasus Nepotisme

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 12:52 WIB

Ogah Beli Baru, Pramono Mau Sewa CCTV buat Pantau Permukiman Warga Jakarta: Jauh Lebih Murah

Ogah Beli Baru, Pramono Mau Sewa CCTV buat Pantau Permukiman Warga Jakarta: Jauh Lebih Murah

News | Jum'at, 16 Mei 2025 | 12:40 WIB

Terkini

BGN Ubah Sistem Insentif Dapur MBG, dari Rp6 Juta per Hari Menjadi Rp2.000 per Porsi

BGN Ubah Sistem Insentif Dapur MBG, dari Rp6 Juta per Hari Menjadi Rp2.000 per Porsi

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Puan Maharani Ungkap Alasan Pemberhentian Kapolri Listyo Sigit Prabowo

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:06 WIB

5 HP Kamera Terbaik Harga Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Layaknya Profesional

5 HP Kamera Terbaik Harga Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Layaknya Profesional

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Butuh Menang Besar, Rizky Ridho Minta Timnas Indonesia Tetap Tenang Hadapi Bangladesh

Butuh Menang Besar, Rizky Ridho Minta Timnas Indonesia Tetap Tenang Hadapi Bangladesh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:01 WIB

Jangan Dibiarkan, Ini 7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Memerah dan Terbakar Matahari

Jangan Dibiarkan, Ini 7 Cara Mengatasi Kulit Wajah Memerah dan Terbakar Matahari

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:01 WIB

2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim

2 Orang Utan Keluar Habitat Cari Makan Imbas Kemarau Ekstrem di Kaltim

Kaltim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Drakor New Recruit 5 Resmi Diproduksi Usai Musim ke-4 Raih Rating Tertinggi

Drakor New Recruit 5 Resmi Diproduksi Usai Musim ke-4 Raih Rating Tertinggi

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Nongkrong Cuma Ngopi tapi Bayar Ratusan Ribu? Waspada Jebakan Teman yang Doyan Gaslighting!

Nongkrong Cuma Ngopi tapi Bayar Ratusan Ribu? Waspada Jebakan Teman yang Doyan Gaslighting!

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:59 WIB

ISESS Ingatkan Kapolri Baru: Tantangan Terbesar Mengubah Kultur, Bukan Mengganti Struktur

ISESS Ingatkan Kapolri Baru: Tantangan Terbesar Mengubah Kultur, Bukan Mengganti Struktur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Produksi Jagung Jateng Sudah Capai 2,68 juta ton, Kukuhkan Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Produksi Jagung Jateng Sudah Capai 2,68 juta ton, Kukuhkan Sebagai Lumbung Pangan Nasional

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:56 WIB

×